| Harga Resmi | : | Rp. 89.000 |
| Harga | : | Rp. 71.200 (20% OFF) |
| Ketersediaan | : | Stock di Gudang Supplier |
| Format | : | Soft Cover |
| ISBN | : | 6231630692 |
| ISBN13 | : | 9786231630698 |
| Tanggal Terbit | : | September 2026 |
| Bahasa | : | Indonesia |
| Penerbit | : | TransMedia Pustaka |
Katanya usia 30 itu harusnya sudah stabil. Karier jelas. Finansial aman. Hubungan
serius. Mental matang.
Ternyata... tidak ada yang benar-benar siap.
Di usia kepala tiga, hidup teras seperti aplikasi yang sudah di-update, tetapi masih
sering crash. Gaji naik, tetapi rasa cemas ikut naik. Akun medsos semakin rapi,
tetapi isi kepala makin berisik. Tuntutan jadi ‘laki-laki dewasa’ datang dari segala
arah—keluarga, pasangan, teman, bahkan diri sendiri.
Dan, tidak ada tutorialnya.
Buku ini bukan tentang menjadi sempurna di usia 30. Bukan pula tentang cara cepat
sukses atau checklist menikah sebelum terlambat.
Ini tentang: belajar mengelola ekspektasi yang terlalu tinggi, menerima bahwa tidak
semua orang punya timelime yang sama, berdamai dengan rasa tertinggal, dan
pelan-pelan membangun versi diri yang lebih stabil—bukan hanya di rekening, tetap
juga di kepala dan hati.
Dengan gaya yang jujur, ringan, dan terasa ‘ini gue banget’, USIA 30: Bukan tentang
Sudah Jadi tapi Terus Bertumbuh adalah cerita tentang laki-laki yang akhirnya
sadar: menjadi dewasa bukan soal terlihat kuat melainkan berani bertumbuh walau
sering merasa tidak cukup.
Karena ternyata, adulting itu bukan tentang sudah jadi. Tapi, tentang terus
belajar—meski versi hidup kita masih trial.
*
Kelebihan:
1. Mengangkat pengalaman nyata usia 30: karier, finansial, hubungan, orangtua,
hingga kesehatan mental.
2. Bahasa yang digunakan akrab dengan keseharian. Penulis seperti mengajak
ngobrol teman dan tidak menggurui
3. Self-growth yang realistis dengan tidak menjanjikan hidup sederhana, tetapi
mengajak berdamai dengan proses.