Sebagai putri tunggal keluarga konglomerat ternama, Misha Celina Adinata menikmati hidup bergelimang harta. Ia bisa membeli hand bag desainer terkenal seharga ratusan juta, mengganti mobil semudah mengganti baju, bahkan berlibur ke ujung dunia kalau sedang luang dan bosan. Satu-satunya hal yang tidak bisa dibelinya adalah kebebasan.