Lili suka sekali dibacakan buku oleh Ayah. Tapi, malam itu, Ayah tidak bisa membacakan buku untuk Lili. Ayah batuk tidak henti-henti. Keesokan harinya, Ayah tidak ada di rumah. Lili pun bertanya, “Bu, Ayah mana?” Pertanyaan itu membawa Lili pada percakapan penuh pelukan, air mata, dan kenangan indah tentang Ayah.