Quasi-Qualitative sebagai prosedur penelitian menawarkan alternatif yang menarik dan kompleks dalam dunia metodologi penelitian. Pendekatan ini menggabungkan elemen-elemen teoretis dari penelitian kuantitatif dan elemen-elemen data dan analisis kualitatif, meskipun tidak sepenuhnya mencampurkan keduanya. Quasi-Qualitative berfungsi sebagai jembatan yang memungkinkan peneliti untuk memulai dari kerangka teori yang ada dan kemudian menggali data fenomena secara mendalam, tanpa sepenuhnya mengabaikan aspek kuantitatif yang relevan.
Buku ini memandu pembaca menyusuri lanskap filsafat ilmu yang kompleks, penuh dengan perdebatan dan dinamika intelektual antara paradigma positivisme, postpositivisme, fenomenologi, hingga naturalisme. Dari bagian ke bagian, penulis merajut narasi yang tidak hanya menjelaskan konsep-konsep tersebut secara teoretis, tetapi juga mengontekstualisasikannya dalam praktik penelitian ilmiah kontemporer dan pengalaman di lapangan. Buku merupakan sumbangan penting dalam literatur metodologi, khususnya dalam menjawab kebutuhan akan pendekatan lintas metode yang tidak hanya pragmatis, tetapi juga berbasis teori dan refleksi epistemologis.