normal
10%
OFF
Tambah ke Keranjang Belanja
Atau
Tambah ke Daftar Keinginan

Gagalnya Sistem Kanal: Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa (Soft Cover)
oleh Gunawan, Restu

Harga Resmi : Rp. 179.000
Harga : Rp. 161.100 (10% OFF)

Ketersediaan : Stock di Gudang Supplier

Format : Soft Cover
ISBN13 : 9786235234649
Tanggal Terbit : 26 Maret 2025
Bahasa : Indonesia
Penerbit : Penerbit Buku Kompas



Deskripsi:
Dapatkah Banjir Kanal Timur atau Kanal Banjir Timur (KBT) jadi solusi pamungkas bagi persoalan banjir Jakarta? Jawabnya masih perlu ditunggu sampai pengerjaannya benar-benar usai dan kanal yang dibangun di sepanjang sisi timur Ibu Kota itu berfungsi sepenuhnya. Sejak lama diyakini, masalah banjir Jakarta dapat diatasi dengan membangun kanal-kanal, terusan, sudetan, dan saluran (drain). Pada belahan pertama abad ke 20, pemerintah kolonial Belanda menggali kanal Kali Malang, antara daerah Manggarai-Karet. Kanal tersebut kemudian dikenal sebagai Kanal Banjir Barat. Setelah Indonesia merdeka, sebelum membangun KBT, pemerintah juga telah menggali Cengkareng Drain, Cakung Drain, serta Sudetan Kali Sekretaris (1983-1985). Namun, masalah geografis Jakarta kerap dilupakan masyarakat. Jakarta adalah kota yang terletak di daerah dataran yang sangat rendah, bahkan di beberapa tempat, ketinggian permukaan tanahnya hanya 0-7 meter dpl, bahkan sebagian di bawah permukaan laut dalam bentuk rawa-rawa. Sehingga tingkat sedimentasi yang tinggi di sungai-sungainya membuat air tidak dapat mengalir sesuai hukum gravitasi. Kanal-kanal yang diharapkan dapat membantu menggelontorkan air hujan dengan cepat ke Teluk Jakarta pun tak dapat berfungsi maksimal. Dalam buku ini, sejarawan Restu Gunawan membahas soal banjir di Jakarta melalui pendekatan struktural yang melihat aspek sejarah perkotaan, sosial, budaya, dan geografis. Selama kurun waktu sekitar tiga perempat abad (1911-1985), bermacam usaha pemerintah untuk mengendalikan banjir, termasuk dengan membangun berbagai kanal, terbukti tak mampu membebaskan warga Jakarta dari ancaman banjir pada setiap musim penghujan. Menurut Restu, diperlukan perubahan paradigma dalam pengendalian banjir Ibu Kota. Di samping pendekatan teknis, juga diperlukan pendekatan sosial dan budaya. Apabila ancaman banjir tak kunjung bisa diatasi, bukan tidak mungkin siklus banjir 200 tahunan akan terjadi dengan berpindahnya pusat kota ke tempat yang lebih tinggi. Inilah buku yang mengupas masalah banjir Jakarta secara komprehensif dan tuntas!

Kategori dan Rangking Bestseller:

Review Konsumen:
5 -
4 -
3 -
2 -
1 -
Jadilah yang Pertama untuk Review
Tulis Review Anda
Tulis Review Anda