*Kak Kay, Kak Kay." panggil seorang gadis berseragam SMA
bernama Sasa.
"Ya? Кепара, Sa?"
"Kenapa Kak Bara?* pertanyaan Sasa yang dilempar tiba-tiba
membuat Kayna terdiam sesaat. "Kenapa kakak aku? Kamu kan
tahu apa kata orang tentang Kak Bara? Dia anak nakal, sukanya
balap liar, terus pakai piercing, bad boy banget deh udah
kelihatannya! Kakak nggak takut kakak aku akan matahin hati
Kakak?"
Kali ini, Kayna langsung menggelengkan kepala. "Sasa mau aku
bisikin rahasia nggak?"
"Apa, apa?" Sasa mendekat ke arah Kayna dan gadis berambut
cokelat kemerahan itu pun berbisik.
"Kakaknya Sasa adalah satu-satunya orang yang mau beli ponsel
baru buat bikinin aku hotline pribadi yang bisa aku telepon kapan
aja aku merasa perlu. Kakaknya Sasa juga satu-satunya orang yang
rela ikut jongkok sama aku di tengah kampus yang ramai karena
aku sakit perut dan nggak bisa lanjut jalan lagi. Dan kakaknya Sasa
juga satu-satunya orang yang sayang sama aku bahkan di saat aku
ngerasa diriku bener-bener nggak pantas disayang."
Sasa mendongak menatap Kayna yang kini tersenyum manis
pada adik kecil kekasihnya. "Ditambah lagi, kakaknya Sasa ganteng
banget. Masa aku tolak?"
Tentang Penulis
A yy, atau yang juga yang senang jika dipanggil Yaya adalah di balik akun @pinkxxskies di Twitter. Anak paling muda di antara tiga anak yang dimiliki orangtuanya. Jatuh cinta dengan buku sejak kelas tiga SD, dan beberapa tahun kemudian mulai belajar menulis untuk orang banyak.
Kesibukannya saat ini adalah menjalankan usaha sembari tetap melakukan hobi untuk membaca dan menulis, lalu berakhir jatuh cinta dengan para karakter fiksi yang dibaca atau dibuat sendiri, sembari mencari-cari waktu yang tepat untuk kembali memesan tiket pesawat paling malam untuk bisa terbangun di negeri orang keesokan paginya, sekaligus curi-curi kesempatan untuk datang ke konser idol-nya.