Menulis sebuah buku, tidak jauh dari seperti layaknya menyajikan makanan kepada (calon) konsumen. Soal apa dan bagaimana nantinya wujud makanan dan rasanya tergantung pada bahan, bumbu dan cara mengolahnya oleh koki yang bertugas. Untuk makanan dengan bahan yang sama dan bumbu yang sama serta apabila kokinya sama, dapat dipastikan bahwa rasanya makanan kurang lebih akan sama.
Sebaliknya, apabila bahan makanan, bumbu berbeda rasa serta diracik dengan cara yang berbeda, tentu hidangan rasa yang tersaji juga akan beda. Salah satu cara agar penulis mampu menghadirkan makanan dengan cita rasa yang berbeda dari buku tentang PT yang terlebih dipublikasikan adalah perlu dan harus menyediakan bahan makanan, bumbu serta dengan cara memasak (racikan) yang berbeda. Bahan yang berbeda, bumbu yang berbeda dengan cara masak yang berbeda, dapat dipastikan bahwa rasa yang tersaji juga tidak akan sama.
Buku dengan topik yang secara spesifik mengenai peranan pengadilan untuk mengadili perkara di dalam lingkungan Perseroan Terbatas, sepengetahuan saya belum banyak referensinya di Indonesia. Untuk mengisi celah keterbatasan itulah karya ini saya coba sajikan dengan segala kekurangannya. Terlebih di tengah semakin terbatasnya peluang untuk merebut pasar secara konvensional karena harus bersaing dengan media sosial yang menyajikan sumber informasi dalam bentuk cepat saji kepada publik, kemungkinan menjadikan buku ini tidak secara otomatis diterima oleh khalayak luas dengan sejumlah alasan dan pertimbangan. Bisa terjadi penolakan dari pihak tertentu karena yang dibahas adalah putusan pengadilan yang mengadili soal kepentingan yang saling berhadapan dalam lingkungan Perseroan Terbatas.
Sekalipun demikian, saya ingin mengakhiri kata pengantar ini dengan menyitir pendapat salah seorang penulis kenamaan Salman Rusdhie, yang mengatakan: "A book is a version of the world. If you do not like it, ignore it; or offer your own version in return".
Tahun Terbit : Cetakan Pertama, 2024
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.
Kategori dan Rangking Bestseller:
Buku Lainnya oleh Dr. Binoto Nadapdap, S.H., M.H.: