Tiga belas tahun setelah peristiwa pembunuhan keji Maharani Myeongseong, Hosokawa Ichiro, kurator ahli dari Kantor Residen-Jenderal Jepang di Korea menemukan dua kerangka perempuan di bawah reruntuhan Istana Geoncheong. Salah satu dari kerangka itu memeluk sebuah buku catatan harian milik Maharani Myeongseong. Namun, kerangka siapa itu? Bukankah Maharani tewas dalam serangan istana pada 1895?