Kiamat adalah hari kehancuran alam semesta dan segala kehidupan yang ada di dalamnya. Peristiwa ini merupakan sebuah keniscayaan, namun tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan terjadinya, kecuali Allah Sang Pencipta alam semesta. Sebagai bentuk kasih sayang-Nya, Allah mengajarkan tanda-tanda kiamat itu kepada Rasul-Nya untuk disampaikan kepada umatnya.
Informasi tentang tanda-tanda kiamat tersebut termuat dalam sejumlah hadis mutasyabihat yang multi takwil dan mengandung arti kiasan. Hal itu merupakan tuntutan dari taklif agama agar "tanda-tanda kiamat" menjadi objek kompetisi di negeri ujian ini. Dajjal adalah salah satu tanda kiamat yang masih menjadi tanda tanya bagi sebagian besar orang, siapa dan kapan munculnya?
Berdasarkan riwayat hadis tentang sosok Dajjal berikut tanda-tanda kiamat lainnya seperti Imam Mandi, Nabi Isa, Ya'juj-Ma'juj dan Dabbatul Ardh, Badiuzzaman Said Nursi menjelaskan maksud dan makna tersirat di balik ungkapan hadis yang mengandung arti kiasan tersebut. Dengan penjelasannya yang rasional, akal kita akan tercerahkan dan hatipun turut bertambah keyakinan.