Di era politik yang penuh drama dan media sosial yang serba viral, satu kata bisa mengubah segalanya. Dari ruang parlemen hingga timeline X. komunikasi sering kali jadi pemicu riuh rendah yang tak jarang berujung gaduh. Buku Riah-Riuh Komunikasi mengajak kita menelusuri bagaimana pesan adisampaikan, diterima, dan dibelokkan dalam percaturan Subk maupun kehidupan sehari-hari.
Dengan gaya kritis, usil, sekaligus reflektif, Hendri Satrio membongkar kasus-kasus komunikasi publik dari komentar aval bunyi anggota DPR, strategi komunikasi Presiden, hingga ritra Shin Tae-yong di sepak bola. Riah-Riuh Komunikasi adalah cermin bagi siapa saja: pejabat, tokoh publik, hingga kita yang aktif di media sosial. Buku ini mengingatkan bahwa komunikasi bukan sekadar bicara, tapi juga soal empati. strategi, dan tanggung jawab. Membacanya akan membuat Anda lebih peka, lebih cerdas, dan lebih siap menghadapi riuh rendah komunikasi zaman sekarang.