Dee Lestari, yang telah lama dikenal dengan estetika bahasa nan puitis baik dalam karya buku dan lirik lagunya, kini bercerita penuh lewat format puisi. Buku puisi perdana Dee Lestari ini merekam kisah-kisah sunyi dari “alam antara"—sebuah ruang hampa tempat cinta melayang tanpa kepastian, tetapi menolak untuk mati.
Dengan kepiawaiannya meramu bahasa, Dee Lestari mengajak kita menyelami kerapuhan sekaligus kekuatan hati; cinta yang pecah, gema sepi di hubungan yang tinggal cangkang, hingga keberanian memecah siklus toksik demi sebuah babak baru.
Di Antara adalah ode tentang resiliensi. Antologi ini pengingat bahwa semesta selalu bersekongkol memelihara yang paling terkucil sekalipun, bahwa setiap luka adalah celah untuk bertumbuh, dan pada akhirnya, mekar berbunga.
***
Pernahkah Anda terpikir betapa menariknya dunia yang terbuka lebar lewat lembaran buku? Membaca bukan hanya kegiatan rutin, tetapi juga petualangan tak terbatas ke dalam imajinasi dan pengetahuan.
Membaca mengasah pikiran, membuka wawasan, dan memperkaya kosakata. Ini adalah pintu menuju dunia di luar kita yang tak terbatas.
Tetapkan waktu khusus untuk membaca setiap hari. Dari membaca sebelum tidur hingga menyempatkan waktu di pagi hari, kebiasaan membaca dapat dibentuk dengan konsistensi.
Pilih buku sesuai minat dan level literasi. Mulailah dengan buku yang sesuai dengan keinginan dan kemampuan membaca.
Temukan tempat yang tenang dan nyaman untuk membaca. Lampu yang cukup, kursi yang nyaman, dan sedikit musik pelataran bisa menciptakan pengalaman membaca yang lebih baik.
Buat catatan atau jurnal tentang buku yang telah Anda baca. Tuliskan pemikiran, kesan, dan pelajaran yang Anda dapatkan.