Nafas Ekor KudaBunga yang tumbuh di balik nadimenarik nafasku mengarungi belantaramenggelitiki hidungku gelidan bersin menyebarkan salamnafasku yang turun naik memegangi ekor kudabertanya-tanya apa maksud sebenarnyapertikaian membelenggu langkah ubur-uburmencari sosok akar kata di pinggir perkampunganpagiku beranjak sendiri, dengan tanpa basa-basiberlalu meninggalkan kepulan asap rokokmenggelitik hidung alam rayanafas terbelenggu di bawah tempurungekor kuda yang menepuk-nepuk mukakumenjadi tangah kekasih yang lincahmengelus seluruh sudut kelemahankudan terengah-engah memburu bulan bulat di langitlalu di manakah kini kekasihku?Jakarta, 8 Mei 2001