Buku ini merupakan lanjutan dari seri "Buku Penuntun Membuat Pola Busana". Buku pertama yang telah lebih dahulu terbit sendiri berisikan pola-pola dasar busana serta pecah pola pada busana yang sifatnya relatif sederhana. Nah, di buku kedua ini, disajikanlah pola-pola yang sedikit lebih rumit dan tentunya berbeda dengan pola-pola yang ada dalam buku seri pertama. Materi yang dipaparkan di dalam buku ini meliputi aneka pecah model busana yang dapat dipelajari oleh mereka yang telah menguasai pembuatan pola dasar untuk mengembangkan keterampilan mereka ke fase yang lebih lanjut. Di dalamnya juga memuat berbagai macam busana berlipit, bersyabo, draperi, blazer, hingga pakaian daerah.
Buku ini sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan referensi tentang pola busana yang baik dan pas di badan dengan teknik pembuatan yang mudah. Materi dalam buku ini merupakan kumpulan materi kursusnya selama bertahun-tahun. Di dalamnya terdapat banyak informasi berharga tentang pola dasar aneka metode (Dressmaking, SO-EN, Cuppens Geurs, Charmant, Danckaerts, Leew van Rees, serta metode pengarang sendiri), pola rok, kulot, badan, lengan, kerah, gaun, kebaya, busana anak-anak, hingga pola celana. Berbagai macam informasi berharga mengenai pola busana bisa diperoleh melalui buku ini, diantaranya: 1. Cara pengambilan ukuran, 2. Pembuatan pola dasar aneka metode, 3. Pembuatan pola dari bermacam-macam busana seperti, rok, blus, celana panjang, kulot, gaun, hingga kebaya, 4. Perubahan Model, 5. Perencanaan bahan, 6. Pembuatan pola busana anak-anak, 7. Pengenalan teknik pembuatan sketsa busana.
Selain itu, buku ini juga memuat latihan membuat sketsa tingkat terampil. Buku ini dapat digunakan oleh mereka yang ingin meningkatkan keterampilan membuat pola dan menjahit setelah menamatkan materi yang ada di buku tingkat dasar. Meskipun demikian, mereka yang masih awam pun dapat memanfaatkan informasi dalam buku ini. Dengan bantuan pola dasar yang selalu disertakan dalam buku untuk setiap tingkat, para pemula pun dapat memanfaatkan isi buku dengan maksimal.
Soekarno lahir di Surakarta pada tanggal 17 April 1941. Ia menyelesaikan sekolah mode Vak And Kler Maker Indonesia dalam waktu lima tahun dan setelah itu diangkat menjadi guru di STM bagian busana dan mode. Pada tahun 1967 Soekarno pindah ke jakarta dan bekerja sebagai guru di Pusat Kursus Negeri Jakarta Selatan.Mulai tahun 1969 ia mendapatkan tugas sebagai Kepala Menjahit Pakaian, yang sering bertugas ke daerah-daerah di Indonesia, memberikan penataran bagi guru-guru menjahit pakaian pada pendidikan luar sekolah/pendidikan non formal. Soekarno suka berorganisasi kemasyarakatan, karena dalam organisasilah dia dapat mengembangkan bakat dan sumber idenya. Organisasi yang diikutinya sebagai pengurus Ikatan Penulis Indonesia(IPINDO). Beliau juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Ahli menjahit Busana Indonesia(IAMBI). Saat ini beliau bertugas sebagai Ketua Sub Konsorsium Menjahit Pakaian di Direktorat Pendidikan Masyarakat. Sudah hampir 40 tahun Soekarno menekuni dunia mode dan mengabdi sebagai guru/tenaga pendidik non formal dan formal di SMKK,PPPGK(Pusat Pengembangan Penataran Guru Keterampilan),dan IKIP Jakarta. Disamping itu ia juga rajin menulis buku, terutama yang membahas bidang keterampilan/mode studi penunjang, dan ilmu keguruan. Hingga saat ini tidak kurang dari 45 judul buku dan karya tulis telah terwujud,yang ditujukan untuk berbagai jenjang pendidikan: Warga Belajar, Keguruan,Penguji Praktek sampai tingkat penatar.Buku ini adalah buku pertama yang bekerja ...