Mantilla atau kerudung misa merupakan salah satu kekayaan tradisi Gereja Katolik.
Belakangan ini di Indonesia mulai banyak umat mengenal dan memasyarakatkan kembali
mantilla.Selain sebagai bagian dari tradisi ,mantilla juga diterima sebagai bentuk devosi
Ekaristi pribadi.Hal ini nampaknya tidak lepas dari kebangkitan secara umum dari tradisi
Gereja yang sejati,seperti penggunaan bahasa Latin dan lagu-lagu Gregorian dalam Misa
Kudus, serta hadirnya Misa Latin Tradisional di Tanah Air.
Meskipun demikian,belum banyak yang mengetahui betapa dan indahnya makna
kerudung khususnya mantilla dalam tradisi Kekristenan.Buku "Mantilla; Kerudung
Mempelai Kristus" ditulis untuk menjawab kebutuhan akan katekese serta apologetika
tentang mantilla. Harapannya,kita semua,terutama para wanita yang mengenakan
mantilla,semakin memahami tradisi ini dan kian mencintainya,serta mampu
menjelakannya kepada mereka yang meminta pertanggungjawaban atas pengharapan
yang ada pada kita (bdk.1 Petrus 3:15).