Kita dituntut untuk berhati-hati dalam berkomunikasi karena perbedaan karakter manusia bisa menimbulkan kesalahpahaman. Selain harus memperhatikan setiap kata yang diucapkan, kita juga harus jeli melihat "perkataan" tubuh partner bicara kita. Untuk apa? Tentu untuk menyesuaikan diri dan menghindari missed communication.
Bagaimana agar tidak misscom? Ya, dengan memahami gesture lawan bicara saat kita berinteraksi. Sederhananya, misal kita bisa melihat partner bicara kita mengatakan "iya", tapi bahasa tubuhnya berkata "tidak", dan keraguan ucapan atau tubuh yang kaku. Simpel bukan?