Manusia sejak lahir di dunia ini membutuhkan bantuan orang lain. Bantuan itu baik berupa kegiatan kasat mata yang tampak oleh pancaindra, maupun bantuan yang tidak kasat mata, atau yang tidak tampak oleh panca indra. Kedua bentuk bantuan itu secara terus menerus diterima oleh manusia sampai akhir hayat, dan proses penerimaan bantuan ini disebut dengan Proses Sosial.
Pada saat menerima bantuan orang lain manusia dihubungkan melalui suatu kegiatan yaitu interaksi sosial. Pada kegiatan ini posisi pelaku bisa atas-bawah, sejajar, atau lainnya, ; perubahan posisi ini sangat tergantung pada situasi yang sedang dibangun saat itu. Salah satu bentuk bangunan sosial tadi adalah dalam Pendidikan.
Buku ini mencoba melakukan eksplorasi berkaitan dengan perjalanan Proses Sosial melalui Interaksi Sosial yang dialami oleh manusia, khususnya dalam koridor Pendidikan. Guna mendapatkan gambaran menyeluruh, maka wawasan kita dibuka dengan belantara teori agar supaya kita tidak tersesat dalam memahaminya. Kemudian pada bahasan akhir buku ini mencoba mengkaitkannya dengan persoalan-persoalan kekinian dalam dunia pendidikan sebagai wahana interaksi sosial bagi pelaku pendidikan.
Membaca buku ini bukanlah segalanya, akan tetapi paling tidak merupakan pintu masuk untuk memahami manusia dengan segala macam dimensinya, salah satunya adalah melalui pendidikan. Untuk itu guna melengkapi pemahaman dan membumikan teori yang makro ini, dianjurkan kepada para pembaca untuk juga menemukenali persoalan lapangan pada tataran praksis.