Kau melihat teman-teman dan mereka sudah mendapatkan impian,
sementara kau masih termangu menggenggam harapan. Pelan, dalam hati kau berujar, “Kapan mimpiku terwujud?”
Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa
Selama perjalanan mencapai tujuan, adakalanya kau melihat sekeliling… menakar jauh jangkauan. Atau, kau malah membandingkannya dengan orang lain. Lalu, lupa melanjutkan perjalanan.
Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa
Benarkah segala usaha dan upayamu selama ini lebur bersama kecewa yang kau bangun sendiri? Sungguhkah sesuatu yang hanya kau lihat dalam dunia maya menjadikanmu merasa bukan apa-apa?
Jika Kita Tak Pernah Jadi Apa-Apa akan menemanimu selama
perjalanan. Buku ini untukmu yang khawatir tentang masa depan. Tenang saja, kau tidak sedang diburu waktu. Bacalah tiap lembarnya dengan penuh kesadaran bahwa hidup adalah tentang sebaik-baiknya berusaha, jatuh lalu bangun lagi, dan tidak berhenti percaya bahwa segala perjuanganmu tidak akan sia-sia. Bukankah sebaiknya apa-apa yang fana tidak selayaknya membuatmu kecewa?
Membaca buku ini seperti menyalami kembali ke masa-masa sekolah, dan ingin menentukan kuliah dimana dan jurusan apa. Sehingga menemukan titik dimana kamu bisa menemekan dirimu sendiri "ingin menjadi apa?" dan ingin sukses yang seperti apa. tanpa memperdulikan stigma dan standart dari khalayak publik. Satu hal yang kupelajari dari buku ini adalah "Kesuksesan di dunia ini adalah ketika kita merasa cukup". Jadi, jika kamu di dunia ini belum menjadi apa-apa. Siapa tau, di kehidupan berikutnya (akhirat) kamu akan menjadi apa-apa.