Apa yang kemudian membuatmu betah berlama-lama dengannya. Dengan kepastiannya yang tak kunjung tiba. Ia membuatmu menunggu lama.
Sudahilah. Walaupun rindu ialah tentang hati, namun kamu harus tetap menggunakan logika. Tak ada lagi yang harus didekati, kecuali kamu yang harus segera memutar haluan. Membiarkan ia terbang sendiri dalam pengembaraannya adalah keputusan terbaik saat ini.
Ikrom Mustofa lahir di Kampar, 6 Oktober 1993. Adalah alumni Institut pertanian Bogor, jurusan Geofsika Meteorologi. Saat ini tengah menempuh pendidikan Master di Wageningen University, Belanda dengan jurusan Ilmu Lingkungan. Cita-citanya adalah menjadi Profesor dalam bidang bencana alam yang juga memiliki hobi menulis sastra. Buku-buku sastra yang sudah ditulis di antaranya adalah Sebuah Warna (2014), Sajak-sajak Bianglala (2016). Karya-karyanya juga dapat ditemui di www.ikrommustofa.com.