Mamad, adalah pemuda kemarin sore yang baru lulus dari pondok pesantren. Ketika kembali ke kampungnya, rasa-rasanya berat berdakwah di tengah-tengah masyarakat yang masih menganut kepercayaan lama. Mamad pun mengambil cara dakwah dengan metode gado-gado....
"Yang namanya masyarakat, kalau diingatkan itu banyak yang kemudian mutung. Oleh karena itu, Mamad tidak bisa semena-mena dalam mengajarkan Islam yang baik..."
Buku ini berisi potongan-potongan kisah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat yang masih setengah-setengah dalam memahami ilmu agama. Insya Allah, akan menginspirasi siapa saja yang tergugah hatinya untuk "berdakwah" di tengah-tengah masyarakat.