Seorang preman tua buruk rupa jatuh cinta pada seorang gadis muda jelita, anak almarhum kawannya yang kini menjadi tanggung jawabnya. Cintanya terbentur tanggung jawab dan rasa rendah dirinya.Cinta yang begitu besar tak menemukan wadahnya. Luapannya mengalir dari kedua mata.Sialnya lagi, dambaan hatinya dipinang oleh seseorang yang lebih tua dan lebih buruk rupa ketimbang dirinya.Pria perkasa dan singa jalanan itu, yang biasanya tegar tak kenal kompromi, kini tersungkur bersama harga dirinya, meratapi nasib dan cintanya. Remuk redam sudah hatinya.Lalu, apa yang kemudian dilakukannya? Akankah ia berterus terang dan berusaha untuk menggagalkan pernikahan pujaan hatinya? Atau akankah ia terus memendam cintanya? Bagaimanakah akhir dari cinta bisunya?