Ranking paralel, olimpiade, dan sosok yang dingin.
Tiga hal yang melekat dalam diri seorang Javier Gauriel Alexander. Hidup Javier
dipenuhi dengan tuntutan untuk menjadi sosok yang sempurna dan diharuskan untuk
menjadi yang nomor satu oleh papanya. Hal inilah yang membuat Javier menjadi sosok
yang dingin, bahkan enggan untuk peduli dengan sekitarnya.
Javier yang menikmati kesendirian dan ketenangan hidupnya justru harus bertemu
dengan sosok Kayra Anggia Jocelyn yang ceria dan begitu aktif berbicara yang menjadi
partner olimpiade matematika bersamanya. Javier yang awalnya selalu bersikap dingin
pada Kayra perlahan mulai menunjukkan perhatian-perhatian kecil dari tingkah
lakunya.
Namun kehidupan mereka berdua begitu berbanding terbalik. Javier dengan
kesendirian dan tuntutan hidupnya, sedangkan Kayra dengan keluarga cemara yang
begitu hangat tanpa adanya tuntutan seperti yang dirasakan Javier.
Lantas, apakah Javier dan Kayra bisa menghadapi banyaknya perbedaan dalam diri
mereka untuk menjadi “satu”?