| Soft Cover, September 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dum! Dum! Dum! Saat hujan, Ardha dan Adi iseng menabuh tifa tua yang mereka temukan di gudang rumah Ardha. Mendadak tangan dan kaki Ardha bergerak sendiri, menari-nari mengikuti tabuhan tifa. Adi pun tak bisa mengendalikan tabuhannya. Tiba-tiba kabut putih menyelimuti dan kedua anak itu mendapati diri mereka berada di antara belukar hutan Papua tahun 1800-an. Mereka mengikuti sebuah tim ekspedisi Belanda. Situasi menjadi gawat ketika salah satu anggota ekspedisi ketahuan mencuri sebuah tifa ...




Keranjang






