Pencarian

Brand
Noktah
Penulis
Dwi Suwiknyo
Bahasa
Indonesia
Format
Soft Cover
Kategori
Buku

Hasil: 1 - 7 dari 7
GRIDLIST
1.
Panduan Menulis True Story oleh Dwi Suwiknyo
Soft Cover, Desember 2019 Rp. 55.000 Rp. 44.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Semua pengalaman hidup yang kita alami tampak biasa-biasa saja, tetapi bisa menginspirasi orang lain ketika kita mau menuliskannya. Jadi, sayang sekali kalau pengalaman tersebut hanya kita simpan di dalam pikiran. Maka, tuliskanlah. Hanya saja, bagaimana cara menulis kisah nyata yang menarik? Apa saja perbedaan tulisan curhat dengan tulisan kisah inspiratif? Apa yang perlu dipersiapkan sebelum menulis? Bagaimana cara menentukan plot dan konflik yang bagus? Bagaimana menulis dengan penuh ...
2.
No Image Available
Tolonglah Orang Lain, Maka Allah Akan Menolongmu oleh Dwi Suwiknyo, Dan Penulis Lainnya
Soft Cover, April 2018 Rp. 70.000 Rp. 56.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula).” (QS Ar-Rahman [55]:60. Yakin! Sebab itulah janji Allah SWT kepada kita. Bisa jadi ketika kita menolong orang lain, orang tersebut tidak mau menolong kita. Tidak apa-apa, tidak masalah. Karena Allah SWT mboten sare, tidak tidur. Semua kebaikan yang kita kerjakan telah Allah SWT saksikan dan malaikat telah mencatatnya.   Jadi jangan takut merugi bila kita menolong orang lain. Insya Allah, bila kita sendiri nantinya dalam ...
3.
Hapus Sedihmu Nikmati Hidupmu oleh Dwi Suwiknyo, Dan Penulis Lainnya
Soft Cover, April 2018 Rp. 70.000 Rp. 56.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Jika kita melihat seseorang yang begitu tangguh, kuat, dan mandiri, maka jangan lihat dia sekarang berdiri tegak di sana begitu mengagumkan. Tapi tanyakan seberapa banyak hal, orang, dan peristiwa menyakitkan yang telah ia lewati – yang membuatnya menjadi semakin kuat.” (Tere Liye)   Sungguh, hidup ini hanyalah perjalanan dari satu masalah menuju masalah lainnya. Maka yang terpenting dari hidup ini ialah kemampuan kita saat menghadapi dan menyelesaikan masalah. ...
4.
No Image Available
Soft Cover, Januari 2018 Rp. 70.000 Rp. 56.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Bisa jadi karena terlalu berorientasi pada goal (target), maka kita pun sering melupakan cara menikmati prosesnya. Kita lupa untuk bahagia. Sebab kita kurang menikmati apa yang kita kerjakan, memaksakan diri dan terlalu menguras energi. Apakah kondisi seperti itu terjadi setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, atau bahkan akan seumur hidup? Atau, apakah kita telah terjebak dalam pusaran arus modern yang selalu menuntut untuk tampil sempurna? Kita memang tidak bisa memilih ...
5.
No Image Available
JALANI, NIKMATI, SYUKURI oleh Dwi Suwiknyo
Bisa jadi karena terlalu berorientasi pada goal (target), maka kita pun sering melupakan cara menikmati prosesnya. Kita lupa untuk bahagia. Sebab kita kurang menikmati apa yang kita kerjakan, memaksakan diri dan terlalu menguras energi. Apakah kondisi seperti itu terjadi setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, setiap tahun, atau bahkan akan seumur hidup? Atau, apakah kita telah terjebak dalam pusaran arus modern yang selalu menuntut untuk tampil sempurna? Kita memang tidak bisa memilih ...
6.
Sekali Hijrah, Selamanya Istiqamah oleh Dwi Suwiknyo, dkk.
Soft Cover Rp. 60.000 Rp. 48.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sungguh Allah sangat merindukan taubat kita, meskipun kita masih bersuka ria dalam kekhilafan yang nyata. Dalam kubangan kekhilafan itu, Allah menyapa kita dengan begitu santun dan penuh kasih sayang. Sama sekali tegurannya tidak menyakiti hati. Yang terjadi justru kita menangisi keburukan yang telah kita lalui. Sekaligus kita bersyukur tersebab di hati kita masih ada iman--walaupun ukurannya sangat kecil. Namun, ternyata, tidak semua orang bisa mendapatkan jalan yang begitu nikmat itu. ...
7.
Lillah Sebelum Lelah oleh Dwi Suwiknyo
Soft Cover Rp. 100.000 Rp. 80.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kenapa kita sering gelisah dan mudah lelah? Tak lain dan tak bukan karena sedari awal kita memang tidak melakukan segala sesuatunya karena Allah Swt. Tidak adanya ketersambungan hati dan pikiran kita kepada-Nya. Sehingga, kita lebih memilih jalan pintas yang menurut nalar kita lebih mudah ditempuh karena hasilnya riil. Atau, bisa jadi hati kita sudah yakin, tetapi pikiran kita tidak mampu menangkap janji-janji-Nya yang masih gaib. Alhasil, kita menjalani aktivitas sehari-hari tanpa nila-nilai ...