Code Context }
if ($quota['quota']['quota_person'] != 0)
$viewFile = '/home/store3/public/www3.bukabuku.com/app/View/Browses/product_book.ctp'
$dataForView = array(
'browse_view' => 'grid',
'system' => array(
'store' => array(
'id' => '3',
'name' => 'Bukabuku.com',
'name_label' => 'Bukabuku.com',
'url' => 'www.bukabuku.com',
'email_name' => 'Bukabuku.com',
'key' => '83be148a0563b4bebcb391917485dcc2',
'logo' => 'logo.gif',
'email_order' => 'cs@bukabuku.com',
'email_order_amazon' => 'cs@emails.bukabuku.com',
'address1' => 'Ruko Cempaka Mas Blok M/50',
'address2' => 'Jln. Letjen Suprapto',
'address3' => 'Jakarta Pusat',
'zip' => '10640',
'phone1' => '0896-7269-1122',
'phone2' => '',
'show_language_picker' => 'no',
'show_department_picker' => 'no',
'maintenance_mode' => 'no',
'readonly_mode' => 'no',
'show_banners' => 'yes',
'show_top_20' => 'yes',
'social_media_login' => 'yes',
'email_partnership' => 'partnership@bukabuku.com',
'allow_cod' => 'yes',
'sphinx_host' => 'sphinx2.bukabuku.net',
'sphinx_product_index_local' => 'product_bukabuku',
'sphinx_product_index' => 'product_bukabuku_rt'
),
'cart_content' => array(
'products' => array([maximum depth reached]),
'count' => (int) 0
),
'language' => array(
'ind' => 'Indonesia'
),
'depts' => array(
'all' => 'Semua Departemen',
'book' => 'Books'
),
'store_depts' => array(
(int) 0 => array(
[maximum depth reached]
)
),
'menu_categories' => array(
'Books' => array(
[maximum depth reached]
)
),
'wishlists' => array()
),
'show_edit' => false,
'products_by_author' => array(),
'current_author' => array(
'People' => array(
'id' => '97599',
'name' => 'Lee Pyeong',
'description' => '',
'email' => '',
'website' => '',
'facebook' => '',
'twitter' => '',
'instagram' => '',
'google+' => ''
),
'PeopleImage' => array()
),
'products_bought_relation' => array(),
'availability' => array(
'text' => 'Stock di Gudang Supplier',
'color' => 'product_status_orange',
'qty' => '0'
),
'promo_combined' => array(),
'result' => array(
'ProductBook' => array(
'id' => '2010001334910',
'EAN' => '9786237100959',
'code' => '',
'name' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone',
'subname' => '',
'brand' => 'Trans Pustaka',
'brand_id' => '2401',
'brand_discount_id' => null,
'dimension_x' => '0',
'dimension_y' => '0',
'dimension_z' => '0',
'shipping_weight' => '205',
'weight_flag' => 'scaled',
'price' => '99000',
'price_dollar' => '99000',
'currency' => 'IDR',
'description' => '<p><span style="color:rgb(21, 21, 21); font-family:nunito,serif; font-size:14px">Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,</span></p>
',
'eol' => 'no',
'product_group_id' => null,
'department_id' => '1',
'review_rating' => '0',
'review_count' => '0',
'review_count_1' => '0',
'review_count_2' => '0',
'review_count_3' => '0',
'review_count_4' => '0',
'review_count_5' => '0',
'sold' => '0',
'status' => 'active',
'isbn' => '6237100954',
'isbn13' => '9786237100959',
'date_release' => 'Januari 2023',
'date_available' => '2023-01-00',
'serie_id' => '0',
'serie' => null,
'edition' => '',
'pages' => '0',
'tax' => 'include',
'status_available' => 'normal',
'redirect_ean' => '',
'data_source' => null,
'data_source_id' => null,
'data_source_updated' => null,
'created' => '2023-06-12 13:38:08',
'modified' => '2023-06-12 13:39:41',
'price_discount' => (int) 74250,
'discount_percent' => '25'
),
'Brand' => array(
'id' => '2401',
'name' => 'Trans Pustaka',
'name_web' => 'Trans Pustaka',
'website' => '',
'phone' => '',
'fax' => '',
'email' => '',
'facebook' => '',
'twitter' => '',
'cash_status' => null,
'cash_value' => null,
'credit_status' => null,
'credit_value' => null,
'consign_status' => null,
'consign_value' => null,
'status' => 'active',
'created' => '2014-06-23 10:46:36',
'modified' => '2014-06-23 10:46:41',
'department_id' => '1'
),
'SearchCache' => array(
'id' => '1177020',
'product_id' => '2010001334910',
'product_id_old' => null,
'serie' => '',
'serie_id' => '0',
'name' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone',
'subname' => '',
'edition' => '',
'date_release' => '2023-01-00',
'date_calc' => '2023-01-01',
'date_available' => '2023-01-00',
'ean' => '9786237100959',
'string_x1' => 'Lee Pyeong',
'string_x2' => 'Soft Cover',
'string_x3' => null,
'code' => '',
'code_x1' => '6237100954',
'code_x2' => '9786237100959',
'code_x3' => null,
'code_x4' => null,
'code_x5' => null,
'brand' => 'Trans Pustaka',
'brand_id' => '2401',
'price_min' => '99000',
'price_max' => '0',
'price_dollar' => '99000',
'currency' => 'IDR',
'rating' => '0',
'reviewer' => '0',
'department' => 'Books',
'department_code' => 'book',
'department_id' => '1',
'picture' => 'a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg',
'picture_old' => null,
'product_group_id' => '0',
'parent_group_id' => null,
'dimension_x' => '0',
'dimension_y' => '0',
'dimension_z' => '0',
'weight' => '205',
'qty' => '0',
'qty_supplier' => '0',
'sold' => '0',
'safety_stock' => '0',
'status' => 'normal',
'tax' => 'include',
'description_small' => 'Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah ',
'preorder' => 'no',
'status_available' => 'normal',
'input_reset_status' => 'yes',
'redirect_ean' => '',
'created' => '2023-06-12 13:39:41',
'modified' => '2023-06-12 13:39:41',
'data_fetch' => 'no',
'data_fetch_date' => null,
'data_compare_ignore' => 'no'
),
'ProductCategory' => array(
(int) 0 => array(
[maximum depth reached]
)
),
'ProductImage' => array(
(int) 0 => array(
[maximum depth reached]
)
),
'Detail' => array(
'language' => array(
[maximum depth reached]
),
'format' => array(
[maximum depth reached]
),
'author' => array(
[maximum depth reached]
)
)
),
'rating' => array(
'count' => (int) 0,
'rating' => (int) 0,
'count1' => (int) 0,
'count2' => (int) 0,
'count3' => (int) 0,
'count4' => (int) 0,
'count5' => (int) 0
),
'reviews' => array(),
'first_image' => array(
'id' => '846269',
'l1' => 'a',
'l2' => '2',
'image' => 'a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg'
),
'promo' => array(),
'unavailable' => false,
'meta' => array(
'description' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - Oleh: Lee Pyeong - Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,
',
'og:title' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - Oleh: Lee Pyeong',
'og:type' => 'book',
'og:image' => 'https://img.bukabuku.net/product/a/2/a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg',
'og:url' => 'https://www.bukabuku.com/browses/product/9786237100959/you-dont-need-to-be-loved-by-everyone.html',
'og:description' => 'Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,
',
'twitter:title' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - Oleh: Lee Pyeong',
'twitter:description' => 'Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,
',
'twitter:image' => 'https://img.bukabuku.net/product/a/2/a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg'
),
'title_for_layout' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - BukaBuku.com - Toko Buku Online',
'url' => 'browses/product/9786237100959/you-dont-need-to-be-loved-by-everyone.html'
)
$browse_view = 'grid'
$system = array(
'store' => array(
'id' => '3',
'name' => 'Bukabuku.com',
'name_label' => 'Bukabuku.com',
'url' => 'www.bukabuku.com',
'email_name' => 'Bukabuku.com',
'key' => '83be148a0563b4bebcb391917485dcc2',
'logo' => 'logo.gif',
'email_order' => 'cs@bukabuku.com',
'email_order_amazon' => 'cs@emails.bukabuku.com',
'address1' => 'Ruko Cempaka Mas Blok M/50',
'address2' => 'Jln. Letjen Suprapto',
'address3' => 'Jakarta Pusat',
'zip' => '10640',
'phone1' => '0896-7269-1122',
'phone2' => '',
'show_language_picker' => 'no',
'show_department_picker' => 'no',
'maintenance_mode' => 'no',
'readonly_mode' => 'no',
'show_banners' => 'yes',
'show_top_20' => 'yes',
'social_media_login' => 'yes',
'email_partnership' => 'partnership@bukabuku.com',
'allow_cod' => 'yes',
'sphinx_host' => 'sphinx2.bukabuku.net',
'sphinx_product_index_local' => 'product_bukabuku',
'sphinx_product_index' => 'product_bukabuku_rt'
),
'cart_content' => array(
'products' => array(),
'count' => (int) 0
),
'language' => array(
'ind' => 'Indonesia'
),
'depts' => array(
'all' => 'Semua Departemen',
'book' => 'Books'
),
'store_depts' => array(
(int) 0 => array(
'Department' => array(
[maximum depth reached]
),
'Store' => array([maximum depth reached])
)
),
'menu_categories' => array(
'Books' => array(
(int) 0 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 1 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 2 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 3 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 4 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 5 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 6 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 7 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 8 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 9 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 10 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 11 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 12 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 13 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 14 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 15 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 16 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 17 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 18 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 19 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 20 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 21 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 22 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 23 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 24 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 25 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 26 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 27 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 28 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 29 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 30 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 31 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 32 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 33 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 34 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 35 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 36 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 37 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 38 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 39 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 40 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 41 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 42 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 43 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 44 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 45 => array(
[maximum depth reached]
),
(int) 46 => array(
[maximum depth reached]
)
)
),
'wishlists' => array()
)
$show_edit = false
$products_by_author = array()
$current_author = array(
'People' => array(
'id' => '97599',
'name' => 'Lee Pyeong',
'description' => '',
'email' => '',
'website' => '',
'facebook' => '',
'twitter' => '',
'instagram' => '',
'google+' => ''
),
'PeopleImage' => array()
)
$products_bought_relation = array()
$availability = array(
'text' => 'Stock di Gudang Supplier',
'color' => 'product_status_orange',
'qty' => '0'
)
$promo_combined = array()
$result = array(
'ProductBook' => array(
'id' => '2010001334910',
'EAN' => '9786237100959',
'code' => '',
'name' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone',
'subname' => '',
'brand' => 'Trans Pustaka',
'brand_id' => '2401',
'brand_discount_id' => null,
'dimension_x' => '0',
'dimension_y' => '0',
'dimension_z' => '0',
'shipping_weight' => '205',
'weight_flag' => 'scaled',
'price' => '99000',
'price_dollar' => '99000',
'currency' => 'IDR',
'description' => '<p><span style="color:rgb(21, 21, 21); font-family:nunito,serif; font-size:14px">Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,</span></p>
',
'eol' => 'no',
'product_group_id' => null,
'department_id' => '1',
'review_rating' => '0',
'review_count' => '0',
'review_count_1' => '0',
'review_count_2' => '0',
'review_count_3' => '0',
'review_count_4' => '0',
'review_count_5' => '0',
'sold' => '0',
'status' => 'active',
'isbn' => '6237100954',
'isbn13' => '9786237100959',
'date_release' => 'Januari 2023',
'date_available' => '2023-01-00',
'serie_id' => '0',
'serie' => null,
'edition' => '',
'pages' => '0',
'tax' => 'include',
'status_available' => 'normal',
'redirect_ean' => '',
'data_source' => null,
'data_source_id' => null,
'data_source_updated' => null,
'created' => '2023-06-12 13:38:08',
'modified' => '2023-06-12 13:39:41',
'price_discount' => (int) 74250,
'discount_percent' => '25'
),
'Brand' => array(
'id' => '2401',
'name' => 'Trans Pustaka',
'name_web' => 'Trans Pustaka',
'website' => '',
'phone' => '',
'fax' => '',
'email' => '',
'facebook' => '',
'twitter' => '',
'cash_status' => null,
'cash_value' => null,
'credit_status' => null,
'credit_value' => null,
'consign_status' => null,
'consign_value' => null,
'status' => 'active',
'created' => '2014-06-23 10:46:36',
'modified' => '2014-06-23 10:46:41',
'department_id' => '1'
),
'SearchCache' => array(
'id' => '1177020',
'product_id' => '2010001334910',
'product_id_old' => null,
'serie' => '',
'serie_id' => '0',
'name' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone',
'subname' => '',
'edition' => '',
'date_release' => '2023-01-00',
'date_calc' => '2023-01-01',
'date_available' => '2023-01-00',
'ean' => '9786237100959',
'string_x1' => 'Lee Pyeong',
'string_x2' => 'Soft Cover',
'string_x3' => null,
'code' => '',
'code_x1' => '6237100954',
'code_x2' => '9786237100959',
'code_x3' => null,
'code_x4' => null,
'code_x5' => null,
'brand' => 'Trans Pustaka',
'brand_id' => '2401',
'price_min' => '99000',
'price_max' => '0',
'price_dollar' => '99000',
'currency' => 'IDR',
'rating' => '0',
'reviewer' => '0',
'department' => 'Books',
'department_code' => 'book',
'department_id' => '1',
'picture' => 'a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg',
'picture_old' => null,
'product_group_id' => '0',
'parent_group_id' => null,
'dimension_x' => '0',
'dimension_y' => '0',
'dimension_z' => '0',
'weight' => '205',
'qty' => '0',
'qty_supplier' => '0',
'sold' => '0',
'safety_stock' => '0',
'status' => 'normal',
'tax' => 'include',
'description_small' => 'Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah ',
'preorder' => 'no',
'status_available' => 'normal',
'input_reset_status' => 'yes',
'redirect_ean' => '',
'created' => '2023-06-12 13:39:41',
'modified' => '2023-06-12 13:39:41',
'data_fetch' => 'no',
'data_fetch_date' => null,
'data_compare_ignore' => 'no'
),
'ProductCategory' => array(
(int) 0 => array(
'id' => '954542',
'product_id' => '2010001334910',
'category_id' => '207',
'category_text' => ':: Buku :: Pengembangan Diri & Motivasi :: Motivasi',
'category_ids' => '1,296,207',
'created' => '2023-06-12 13:39:41',
'modified' => '2023-06-12 13:39:41'
)
),
'ProductImage' => array(
(int) 0 => array(
'id' => '846269',
'product_id' => '2010001334910',
'image' => 'a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg',
'weight' => '0',
'image_set_key' => null,
'image_set_id' => null,
'created' => '2023-06-12 13:39:38',
'modified' => '2023-06-12 13:39:41'
)
),
'Detail' => array(
'language' => array(
(int) 132 => 'Indonesia'
),
'format' => array(
(int) 100 => 'Soft Cover'
),
'author' => array(
(int) 97599 => 'Lee Pyeong'
)
)
)
$rating = array(
'count' => (int) 0,
'rating' => (int) 0,
'count1' => (int) 0,
'count2' => (int) 0,
'count3' => (int) 0,
'count4' => (int) 0,
'count5' => (int) 0
)
$reviews = array()
$first_image = array(
'id' => '846269',
'l1' => 'a',
'l2' => '2',
'image' => 'a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg'
)
$promo = array()
$unavailable = false
$meta = array(
'description' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - Oleh: Lee Pyeong - Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,
',
'og:title' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - Oleh: Lee Pyeong',
'og:type' => 'book',
'og:image' => 'https://img.bukabuku.net/product/a/2/a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg',
'og:url' => 'https://www.bukabuku.com/browses/product/9786237100959/you-dont-need-to-be-loved-by-everyone.html',
'og:description' => 'Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,
',
'twitter:title' => 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - Oleh: Lee Pyeong',
'twitter:description' => 'Awali dengan Berlatih Mencintai Diri Sendiri Teman kuliahku menghubungi setelah sekian lama. "Lagi sibuk apa, nih?” Tanda bahwa pesan sudah dibuka langsung muncul setelah aku membacanya. Aku berhenti di tengah ketergesa gesaan untuk menulis balasan. Sebab, aku akan terlihat seperti pengangguran jika menjawab, "Tidak sibuk, kok," dan akan terkesan sombong jika menjawab, "Iya, sibuk banget, nih.” Akhirnya, kuputuskan untuk tidak menjawab dulu dan pergi ke sebuah kafe. Jam pulang kerja tiba sehingga aku memilih menghindari tempat ramai dan masuk ke sebuah kafe yang lengang. Aku langsung melangkah ke meja kasir setelah menaruh tas laptop di meja kosong. "Mau pesan apa?" tanya pelayan ketika aku memandangi menu dengan penuh keraguan untuk beberapa saat. "Segelas es americano, ya," ujarku memilih pesanan paling aman sambil menatap wajah pelayan itu karena merasa tidak enak. Kemudian, aku kembali ke meja setelah membayar. Aku menyalakan laptop untuk membaca sekilas naskah 'You Don't Need to be Loved by Everyone'. Saat itu, aku teringat keraguan untuk membalas pesan temanku dan jawaban asalku akibat desakan pelayan kafe. 'Aku bisa menjawab kabarku baik-baik saja, kan? Untuk apa ragu?' 'Aku bisa memintanya untuk menunggu sebentar, kan? Untuk apa terburu-buru begitu?' Kenyataannya, aku belum bisa hidup sendiri dengan bebas walau telah berkoar-koar ke semua orang hingga bibirku lecet bahwa aku telah hidup seperti itu. Walau berpikir tidak perlu baik ke semua orang, aku tetap terlalu memikirkan tatapan orang lain. Aku tak perlu dicintai maupun mencintai semua orang, Seberapa sering kita melakukan suatu hal hanya karena ingin terlihat baik atau dipuji orang lain, Tepatnya, melakukan segala tindakan hanya demi orang lain, bukan untuk diri sendiri, Sikap seperti ini justru menimbulkan konflik dalam hubungan antarmanusia, Pada akhirnya, kita menjadi tak jujur, penuh pencitraan dengan pura-pura bahagia hanya demi menyenangkan orang lain, dan perasaan tertekan yang semakin membuncah, Jangan tertukar mana yang bisa dimanfaatkan dan mana yang baik, 'Kebaikan' hanya ditujukan untuk orang yang sama baiknya, kehangatan' untuk orang yang bersimpati tinggi, dan 'keramahan' untuk orang yang penuh kasih, Mari berusaha untuk bersikap 'baik, ramah, dan tulus' tergantung dengan lawan bicara kita. Tidak perlu bersusah payah untuk mencoba akur dengan orang yang tidak menghormati kita, Buanglah hasrat untuk akrab dengan semua orang dan belajarlah fokus pada hubungan yang diinginkan. Tak perlu lagi memaksakan untuk dicintai atau mencintai semua orang, You Don't Need to be Loved by Everyone mengajak kita untuk lebih menghargai diri sendiri. Melakukan segala hal bukan demi menyenangkan orang lain, melainkan untuk membahagiakan diri sendiri dengan sederhana, apa adanya, dan mantap,
',
'twitter:image' => 'https://img.bukabuku.net/product/a/2/a213eca6003544d965290b99aa38582b.jpg'
)
$title_for_layout = 'You Dont Need To Be Loved By Everyone - BukaBuku.com - Toko Buku Online'
$url = 'browses/product/9786237100959/you-dont-need-to-be-loved-by-everyone.html'
$no_discount = array(
(int) 0 => (int) 2010001193678,
(int) 1 => (int) 2010001181750,
(int) 2 => (int) 2010001181767,
(int) 3 => (int) 2010001181736,
(int) 4 => (int) 2010001181743,
(int) 5 => (int) 2010001166962,
(int) 6 => (int) 2010001140221,
(int) 7 => (int) 2010001139553,
(int) 8 => (int) 2010001138846,
(int) 9 => (int) 2010001137580,
(int) 10 => (int) 2010001135500,
(int) 11 => (int) 2010001135135,
(int) 12 => (int) 2010001073796,
(int) 13 => (int) 2010001081821,
(int) 14 => (int) 2010001084686,
(int) 15 => (int) 2010001106319,
(int) 16 => (int) 2010001120469,
(int) 17 => (int) 2010001121046,
(int) 18 => (int) 2010001123521,
(int) 19 => (int) 2010001124139,
(int) 20 => (int) 2010001126324,
(int) 21 => (int) 2010001127574,
(int) 22 => (int) 2010001130055,
(int) 23 => (int) 2010001132219,
(int) 24 => (int) 2010001133490,
(int) 25 => (int) 2010001157434,
(int) 26 => (int) 2010001198611,
(int) 27 => (int) 2010001207054
)
$add_to_cart = 'normal'
$price_display = 'normal'
include - APP/View/Browses/product_book.ctp, line 60
View::_evaluate() - CORE/Cake/View/View.php, line 971
View::_render() - CORE/Cake/View/View.php, line 933
View::render() - CORE/Cake/View/View.php, line 473
Controller::render() - CORE/Cake/Controller/Controller.php, line 963
BrowsesController::product() - APP/Controller/BrowsesController.php, line 2268
ReflectionMethod::invokeArgs() - [internal], line ??
Controller::invokeAction() - CORE/Cake/Controller/Controller.php, line 491
Dispatcher::_invoke() - CORE/Cake/Routing/Dispatcher.php, line 193
Dispatcher::dispatch() - CORE/Cake/Routing/Dispatcher.php, line 167
[main] - APP/webroot/index.php, line 110