Pencarian

Penulis
Kumpulan

Format
Soft Cover (64)

Bahasa
Indonesia (61)
(2)
English (1)

Hasil: 21 - 40 dari 64
GRIDLIST
21.
Soft Cover, Desember 2016
Stock tidak tersedia
Di antara 39 cerpenis yang telah dipilih dalam buku kumpulan cerpen pilihan Kompas sepanjang tahun 1992 hingga 1996, Seno Gumira Ajidarma yang paling menonjol, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. (Faruk) Ketujuh belas cerpen ini dapat disebut bercorak realis, satu dua masih romantis, sesuai dengan pernyataan awal menjadi segudang pengalaman tambahan... Memang, sewaktu-waktu kita tersenyum atau mengernyitkan dahi karena cerita-cerita ini tetap relevan dengan masyarakat ...
22.
Cerpen - Mawar Di Tiang Gantungan oleh Kumpulan Cerpenis
Soft Cover, Desember 2016
Stock tidak tersedia
KETIKA sepasang malaikat membawa ruhku turun dari langit, mereka bergantian membisikkan nasib yang akan kujalani. Kemudian ditiupkan ruhku pada rahim perempuan yang akan menjadi ibuku. Seperti tanah liat yang mulai terbentuk, disematkannya tangan dan kaki pada tubuhku, diberinya aku degup jantung. Aku senang sekali ketika sepasang malaikat itu mulai memberiku telinga mulut dan hidung. Kemudian ditunjukkan padaku sepasang mata yang indah, dan berkata, “Mata ini akan membuatmu jelita. Tapi kau ...
23.
Cerpen Pilihan Kompas 1994 :Lampor oleh Kumpulan Cerpenis
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
Kewajiban mempertimbangkan selera orang banyak, seperti kita lihat dalam kumpulan cerpen ini, memang memperbesar kecenderungan untuk bertutur secara realis dan memakai pola penceritaan yang konvensional. Akan tetapi, kecenderungan ini sama sekali tak berarti harus menjebak pada selera pop dalam arti berkompromi mengencerkan sebuah karya sastra agar dapat lebih mudah dipahami orang banyak. (Budiarto Danujaya) ...
24.
Soft Cover, November 2016
Stock tidak tersedia
Dalam kumpulan 17 cerita pendek berikut ini kita mendapatkan berbagai gaya menyajikan cerita; namun banyak yang masih terkesan diilhami oleh sentimentalisme yang diangkat dari peri kehidupan serba kesempitan, serba pasrah, serba kalah, serba menerima. Sepertinya ada kecenderungan kuat untuk memanggil munculnya suasana perasaan serba mineur: kepiluan, keharuan, keprihatinan, ketidakber-dayaan. Boleh jadi hal ini memang.merupakan pantulan dari kenyataan yang diamati oleh para pengarangnya. Tidak ...
25.
Soft Cover, Agustus 2016
Stock tidak tersedia
`Dingo` Menembus Limit Angkasa - Biografi Ksau Marsekal Tni Agus Supriatna" ...
26.
No Image Available
Cerpen Pilihan Kompas 2015 oleh Kumpulan Cerpenis
Soft Cover, Juni 2016
Stock tidak tersedia
Ini antara lain membuktikan regenerasi dalam dunia kepenulisan di Tanah Air terus berlangsung. Nama-nama besar seperti Budi Darma, Putu Wijaya, Ahmad Tohari, dan Martin Aleida terus menulis dan menghasilkan karya-karya yang tetap bernas. Lalu ada nama besar lainnya: Seno Gumira Ajidarma, Jujur Prananto, Gde Aryantha Soethama, Indra Tranggono, disusul nama-nama yang lebih muda seperti Agus Noor, Triyanto Triwikromo, Gus tf Sakai, Warih Wisatsana, Djenar Maesa Ayu, Oka Rumisni, dan Joko Pinurbo. ...
27.
Menatap Indonesia 2016 oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Januari 2016
Stock tidak tersedia
- ...
28.
Nasionalisme dan Islam Nusantara oleh kumpulan tulisan
Soft Cover, Agustus 2015
Stock tidak tersedia
- ...
29.
No Image Available
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
Akar masalah banjir di Jakarta disebabkan sungai, saluran, serta waduk besar dan kecil yang tidak berfungsi dengan baik karena mayoritas sudah dipenuhi perumahan kumuh legal maupun ilegal. Bagaimana cara mengatasinya? Waduk Pluit harus dibenahi karena waduk ini memiliki peran penting dalam flood control system kota Jakarta. Pembenahan di antaranya relokasi warga Waduk Pluit agar pindah ke rumah susun yang terbukti menjadi lebih baik. ...
30.
No Image Available
Melihat Indonesia oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2013
Stock tidak tersedia
31.
Mengabdi di Negeri Pelangi oleh Kumpulan Artikel (Penyunting: Budi Suwarna)
Soft Cover, Oktober 2013
Stock tidak tersedia
Di lokasi, para sarjana berprestasi dari berbagai universitas terbaik yang menjadi Pengajar Muda Indonesia Mengajar, ditempatkan selama satu tahun penuh. Selama mengabdi sebagai Pengajar Muda untuk mengajar di tingkat sekolah dasar, mereka menyaksikan setumpuk persoalan yang dialami warga di daerah terpencil mulai dari kemiskinan, minimnya kesadaran akan pendidikan, minimnya fasilitas pendidikan, parahnya infrastruktur, dan trauma pascakonflik. Namun, hidup dan mengajar di desa terpencil ...
32.
Menatap Indonesia 2014 oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2013
Stock tidak tersedia
Siapa pun yang akan menjadi Presiden Indonesia 2014 harus memiliki strategi dan perencanaan yang jelas untuk menyelesaikan setumpuk persoalan di dalam negeri dan dalam menghadapi tantangan global. Korupsi dalam skala massif ada di depan mata, menimbulkan gugatan apakah reformasi kelembagaan sudah memadai sehingga tinggal menunggu pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan tentang Indonesia yang tindakan dan ucapannya sejalan? Ataukah reformasi kelembagaan belum selesai, sehingga berbagai ...
33.
Celoteh Perempuan oleh Kumpulan Cerpen MORE
Soft Cover, Juli 2012
Stock tidak tersedia
Siapa bilang menulis itu sulit? Tekad, kemauan belajar, dan latihan tanpa henti bisa jadi membuka bakat terpendam kita. Kumpulan cerita ini adalah karya para penulis perempuan yang boleh dibilang pemula, namun mereka bisa melihat sudut pandang yang tak biasa. Menyuguhkan apa yang dilihat dan dirasakan, dalam setting khayalan. Imajinasi terlihat didorong-dorong keluar, dibentuk, disajikan dengan rapi dalam rangkaian cerita. Semua karya yang ada di sini adalah presentasi dari beragam rasa ...
34.
Soft Cover, Juni 2011
Stock tidak tersedia
”Kemanakah kuda sandel yang dulu sempat terkenal hingga ke mancanegara? Kemanakah kayu cendana terbaik yang dulu sempat mengharumkan nama NTT?” NTT seperti sudah kehilangan segalanya. Tidak lagi seharum cendana. NTT tidak lagi mempesona seperti Danau Kelimutu yang indah itu, juga tidak lagi seperkasa kuda sumba... Kenapa Nusa Tenggara Timur jauh tertinggal? Berdasar Indeks Pembangunan Manusia, NTT berada di peringkat kedua terendah dari 33 provinsi Indonesia. Kemiskinan masih membelit ...
35.
No Image Available
Membuka Pintu Rezeki oleh Kumpulan Hikmah Republika 7
Soft Cover, Maret 2010
Stock tidak tersedia
"Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allahlah yang akan memberi rezekinya." (QS Huud (11) : 6).Ayat di atas menunjukkan janji Allah swt, bahwa rezeki semua orang-orang di muka bumi dijamin oleh-Nya. Selain tentunya dengan ilmu dan usaha. Allah swt juga memberikan "kunci-kunci" khusus untuk membuka "pintu rezeki" Kunci-kunci tersebut di antaranya, pertama, gemar menolong orang-orang lemah baik dalam bentuk fisik ataupun materi. Kedua, gemar bersedekah. Ketiga, gemar ...
36.
Damai Bersama Gus Dur oleh Kumpulan Naskah
Soft Cover, Februari 2010
Stock tidak tersedia
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah sosok pencinta damai (man of peace). Ia Bapak Pluralisme dan Multikulturalisme yang mampu menciptakan kedamaian dalam hati setiap orang. Bagi perdamaian, keikhlasan, dan kejujuranlah Gus Dur mempersembahkan seluruh hi dupnya. Kecintaan pada bangsa ini mengatasi ke cintaannya pada dirinya, sehingga dalam kondisi fisik yang sudah sangat rapuh pun ia masih saja berpikir untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Kita pantas bersyukur pernah memiliki tokoh ...
37.
Perjalanan Politik Gus Dur oleh Kumpulan Tulisan Kompas
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terpilih menjadi Presiden Keempat RI sebagai figur perekat berbagai komponen bangsa yang saat itu sedang terkoyak. Tetapi, perjalanan politik presiden yang kiai ini ternyata berlikaliku. Berbagai pernyataannya kerap kontroversial dan menimbulkan teka-teki. Humor-humor politik yang sering ia lontarkan kian membingungkan banyak orang. Apakah pernyataan kontroversial itu merupakan bencana atau berkah bagi Gus Dur sendiri selaku Presiden? Pernyataan Gus Dur bahwa ...
38.
No Image Available
Gus Dur Santri Par Excellence oleh Kumpulan Tulisan Kompas
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan simbol kesetaraan dan pluralisme, santri neomodernis par excellence. Seorang guru bangsa dan solidarity maker. Ia menginginkan setiap orang diperlakukan setara dalam hukum, tanpa membeda-bedakan warna kulit, etnis, agama, atau ideologinya. Gus Dur menghargai mereka sebagai sesama manusia dan warga negara. "Bagi kalangan minoritas, Gus Dur merupakan pembela utama eksistensi mereka, Gus Dur merupakan sosok pahlawan hak asasi manusia. Bahkan tahun 2004 Gus ...
39.
Cerpen Pilihan Kompas : Smokol oleh Kumpulan Cerpen
Soft Cover, Juli 2009
Stock tidak tersedia
Tahun ini Harian Kompas kembali menerbitkan antologi Cerpen Kompas Pilihan 2008. Seperti yang telah dimulai sejak tahun 2006, pemilihan kali ini pun dilakukan oleh dua orang juri dari luar Redaksi Kompas sebagai bagian dari upaya Kompas untuk terus menerus meningkatkan kualitas karena sifat media massa haruslah selalu bisa mengikuti perubahan suasana zaman. Dari 51 cerpen yang dimuat di Harian Kompas selama 2008, peraih Khatulistiwa Literary Award 2004, Linda Christanty, dan pengajar ...
40.
Jangan Bunuh KPK oleh Kumpulan Naskah Kompas
Soft Cover, Januari 2009
Stock tidak tersedia
Seorang petinggi negeri ini marah kepada KPK. Ia ingin kepemimpinan KPK berantakan dan menjadikan pimpinan komisi itu sebagai tersangka, bahkan masuk penjara. Rumor itu tampaknya mulai mewujud.Dua Wakil Ketua KPK,Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang.Inikah akhir cerita KPK di negeri ini? Sepak terjang KPK selama ini membuat ciut nyali para koruptor. Satu persatu pelaku korupsi diadili dan dijatuhkan hukuman penjara. Tindakan KPK ...