| Soft Cover, April 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
121.
No Image Available
122.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Setelah sekian lama, Huangshen Weiwo dan Goldy Louis bahu membahu menghadapi makhluk yang bersemayam dalam peti mati akhir masa. Sementara Weiwo bertarung dengan tiruan dirinya sendiri, Goldy Louis menghadapi lawan yang mengambil wujud anak yang dikasihinya, Isabella!
...
123.
Emile Durkheim
Pemikir Utama dan Percabangannya ke Radcliffe-Brown, Fortes,Lěvi-straussturner, dan Holbraad
| Soft Cover, Maret 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Memperlihatkan pandangan Emile Durkheim, bapak sosiologi dan antropologi, tentang masyarakat manusia sebagai organisme sosial yang memiliki dan terikat ruang dan waktu. Dipaparkan juga lima percabangan pemikiran yang mengambil inspirasi dari kompleksitas gagasan Durkheim, yaitu Radcliffe-Brown yang menambahkan dengan pemikiran utilitarian, Meyer Fortes dengan sentuhan psikoanalisis Sigmund Freud, Claude Lévi-Strauss dengan struktur tersembunyi cara berpikir manusia, antropologi simbolis ...
124.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pertemuan Shi Heilong dan ayahnya, membuat mereka sempat berbincang-bincang.
“Kelak kita masih punya banyak waktu!
Ketika kau kecil, kita jarang bersama, aku tak bisa melakukan tugas seorang ayah...
Heilong, jika suatu hari Aliran Tongtian berhadapan dengan Long Hu Men lagi, kau berdiri di pihak mana?”, tanya sang ayah.
“Tak peduli Tongtian atau Long Hu Men, aku memihak kebenaran!”, jawab Heilong dengan tegas.
...
125.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2015 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Lari dari perangkap maut dari sesama bangsa Mongol, Temujin bertemu Amitris dan sampai ke kota Phoenix. Selain menjadi tempat pertemuan para pedagang dari empat penjuru dunia, ...
127.
No Image Available
| Soft Cover, Februari 2015 | Rp. 25.000 | Rp. 18.750 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
131.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Abad ke-12, selarik meteor yang bercahaya teramat terang nampak memasuki langit bumi. Tepat pada saat itu, lahirlah seorang anak laki-laki dari suku Hiyan yang berdarah Mongol murni. Anak yang lahir di bawah gemilangnya sinar “bintang serigala biru” itu bernama Temujin. Dialah sosok yang ditakdirkan akan menaklukkan banyak bangsa di muka bumi.
Ramalan bintang serigala biru, ternyata dapat dibaca oleh Wang Chongyang, seorang jago kungfu aliran Tao di era dinasti Xia Barat. Wang ...
132.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dua tahun silam...
Di perairan Jepang...
Dewa Iblis Awan Api Xicheng Yong...
Sejak pertarungan di Gunung Dewa, ketua Aliran Luo Cha yang menghadapi pendekar-pendekar Long Hu, terdorong oleh longsoran salju ke laut.
Dia... Xicheng Yong masih hidup, sisa kemampuan Ilmu Pengubah Otot membuat dirinya memasuki keadaan hibernasi, ia belum mati!
Sejak itu Xicheng Yong yang dianggap hilang, mengalami kehidupan terpuruk...
Selama masih hidup, masih ada ...
133.
No Image Available
| Soft Cover, Oktober 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Xiaolong dan Dongfang Wudi mengadu telapak, tenaga dan kekuatannya setara.
“Baru beberapa lama tidak bertemu, tenagamu sudah meningkat. Pantas sombong!”, ucap Dongfang Wudi.
“Hng! Aku tak pernah sungkan terhadap orang yang banyak berbuat jahat!”, balas Xiolong.
Dongfang Wudi yang murka meningkatkan tenaganya, Xiaolong siap menerima tekanan.
Kali ini lawan Xiaolong adalah Dongfang Wudi, perubahan Telapak Penakluk Naga tak tampak ...
134.
No Image Available
| Soft Cover, September 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kalajengking menemukan orang tua di goa misterius di markas Dewan Dunia, berdasarkan aliran napas lemah sosok itu. “Tak sangka kau menemukanku...” “Pasti kau yang mengaktifkan lima batu kristal,meningkatkan kekuatan Jurus Mengalahkan Langit, sehingga aku mampu menemukanmu berdasarkan aliran napasmu yang lemah...”, ucap Kalajengking. “Meski aku tampak kuat, hidup manusia ada batasnya. Sejak lama tubuhku sudah tak kuat lagi, sel tubuh mati karena tua, aku mencari ...
135.
No Image Available
| Soft Cover, September 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Jinmu Eimei menguasai satu set ilmu beladiri yang tak terkalahkan ciptaan Dewa Beladiri. Tenaga Enam Jurus Penghancur sanggup mengatasi Xiaolong dan Wei Tuo.
Semua serangan dijatuhkan tepat di pergelangan tangan. Kemampuannya hebat!
Jurus Penghancur bukan cuma mengatasi, juga mencederai otot dan saluran energi.
Tangan Dewa Iblis dapat mengenali tempat dengan sangat tepat!
"Sekarang kalian takut kan!" ...
137.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Bocah, kau hebat, akhirnya kau berhasil membantuku menciptakan jurus yang ke-10.000!
Jurus ke-10.000 telah tercipta, Tie Zhuifeng sudah seperti iblis. Energi murni dalam tubuh Heilong juga sudah mencapai puncaknya. Perisai Lonceng Emas-nya sudah melampaui tahap 11. Pada saat yang sama, jurus yang berisi kemampuan Ciyun selama hidupnya tercipta. ...
138.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Anasir lurus dan anggota keluarga Huangshen yang seharusnya bersatu untuk melawan penghancuran jagad, nampaknya masih belum juga bisa bersatu padu. Huangshen Weiwo yang mengalami percepatan penuaan diri dan terancam kehilangan anak dan istrinya, bertemu dengan Xiao Mao yang kini telah menghamba pada Sha Ba. Akankah dendam lama membuat Weiwo berseberangan dengan Xiao Mao? ...
139.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dibawah patung Luo Cha yang lalim tengah terjadi pembantaian kejam.
Aliran Luo Cha juga bisa dibantai orang...Ada yang bersumpah untuk menumpas habis keluarga Xicheng berikut kekuasaan mereka sampai tuntas! Itu tekad Serigala Petarung, musuh Jinmu Yuuuha! ...
140.
No Image Available
| Soft Cover, Agustus 2014 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pertarungan Heilong dengan Kalajengking semakin seru. Heilong yang emosi, ia mengerahkan tenaganya, sehingga memicu timbulnya keadaan tak terkendali. Perisai Lonceng Emas hancur!
Heilong tak bergerak, darah turun bak air hujan.
“Bau darah bercampur aduk, pertanda organ dalamnya terluka!
Ada banyak pertanyaan yang harus kau jawab. Kau tak boleh mati dulu!”
Isyarat Tangan Pemusnah Dunia
Ilmu unik yang belum pernah ada catatan resminya, hanya orang Dewan Dunia yang tahu. ...




Keranjang






