| Soft Cover, 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
41.
No Image Available
46.
No Image Available
47.
| Soft Cover, Juli 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Zubaidah memandang kepada suaminya, seraya meneguk air seleranya. Dadanya yang tiada penuh benar lagi ditekannya dengan tangan kirinya, akan menahan gelora hatinya. Suria duduk mengapai pada sandaran kursi, kakinya menolak nolakkan ke meja, sedangkan ia mengembus-embuskan asap rokok keloteng.
Apa jadinya jika seekor katak hendak menjadi lembu? Begitulah. Seorang pegawai rendahan bernama Suria, yang jadi mantri kabupaten di kantor patih Sumedang, merasa dirinya berkuasa. Celakanya, Suria pun ...
48.
| Soft Cover, Juli 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Di sebuah kampung yang bernama Sungai Batang, Maninjau, Suku Minang. Sumatera barat, tinggallah sebuah keluarga yang terdiri atas ibu yang bernama Mariati, seorang anak laki-laki bernama Asri dan anak perempuan bernama Asnah serta pembantu mereka bernama Liah. Asnah bukanlah anak kandung ibu Mariati melainkan anak angkat yang masih mempunyai hubungan kekeluargaan dengan keluarga bu Mariati. Tetapi mereka berdua selalu akrab seperti layaknya kakak beradik kandung.
Kedua "bersaudara"itu ...
51.
No Image Available
| Soft Cover, April 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Gajah Mada adalah prajurit, mangkubumi, dan perdana menteri yang selama 45 tahun bertugas di bawah tiga Raja Majapahit. Seorang negarawan yang mempersatukan wilayah-wilayah yang kini dikenal sebagai Nusantara.
Namun, tak ada gading yang mulus sempurna. Dalam kebesaran Gajah Mada terdapat beberapa catatan, yaitu pertama kegagalan diplomasi politiknya yang berakibat pertumpahan darah di Bubat antara negara Pasundan Baru dengan Majapahit, dan kedua kelalaiannya menyiapkan kepemimpinan muda ...
55.
No Image Available
59.
No Image Available
| Soft Cover, April 2006 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Abdul Hamid namanya. Biasa dipanggil "si dul". Anak Betawi asli yang pemberani, rajin mengaji, dan suka bertingkah lucu.C
Cita-cita si Dul hanya satu: bersekolah! Tapi keinginan itu ditentang sama engkongnya yang mantan jawara itu, anak Betawi tidak perlu sekolah, yang penting salat dan mengaji. Apalagi setelah ditinggal ayahnya yang tewas dalam sebuah kecelakaan, kehidupan Dul dan ibunya semakin sulit.
Bagaimana cerita selanjutnya? Apakah si Dul berhasil mewujudkan ...




Keranjang






