| Soft Cover | Rp. 70.000 | Rp. 59.500 (15% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Humanisme Gie berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap penderitaan manusia konkret. Kritiknya terhadap kekuasaan—baik Orde Lama maupun Orde Baru—tidak didorong oleh ambisi ideologis semata, melainkan oleh sensitivitas moral terhadap ketidakadilan, kemunafikan, dan pengkhianatan terhadap rakyat. “Aku selalu besertamu, orang-orang malang,” begitulah tegasnya, sebagai wujud pembelaannya terhadap wong cilik yang tertindas dan tak berdaya. Dalam catatan hariannya, ia menolak Tuhan ...




Keranjang






