Tak dinyana, Kota Bandung ternyata menyimpan jejak-jejak gerakan okultisme di masa silam. Dua gerakan utama, Teosofi dan Freemasonry berkiprah signifikan di Bandoeng doeloe. Siapa saja tokoh-tokoh kedua gerakan tersebut dan apa yang saja kiprahnya, mengejutkan! Sejumlah fakta-fakta baru seputar sejarah Kota Bandung diungkapkan.
Pendekatan blusukan ternyata sudah dilakukan seorang bupati (pribumi) anggota Freemansory sejak doeloe. Dalam otobiografinya Sang Bupati menjelaskan bahwa ia menggunakan metode tournee atau blusukan dalam mengelola 250 desa yang berada di wilayahnya. Ia biasa berkunjung dan menginap di rumah-rumah warga untuk membaur dan menyerap aspirasi warganya.