Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Penulis
Wisnu Nugroho
Kategori
Buku

Format
Soft Cover (6)

Hasil: 1 - 7 dari 7
GRIDLIST
1.
No Image Available
Soft Cover, Juni 2011
Stock tidak tersedia
Tak banyak yang tahu, Rachmat Witoelar adalah tokoh di balik pasangan serba beda yang mewarnai jagad politik nasional antara 2004-2009. Dialah yang menjodohkan Susilo Bambang Yudhoyono dan Muhammad Jusuf Kalla, yang memenangi Pemilihan Umum Presiden 2004. Tugas sebagai Mak Comblang dilakukan di dalam pesawat Jusuf Kalla yang ditumpanginya, Februari 2003. Peran Rachmat sebagai Mak Comblang juga terlihat saat menjadi Presiden Conference of Parties (COP-13/CMP-3) UNFCCC di Bali, 2007. Dengan ...
2.
Pak Kalla dan Presidennya oleh Wisnu Nugroho
Soft Cover, Februari 2011
Stock tidak tersedia
Tahun 2004-2009 merupakan masa paling dinamis di Istana. Untuk pertama kali, Presiden dan Wakil Presiden dipilih rakyat langsung. Sepasang pemimpin dengan karakter unik dan cenderung berseberangan itu menghadirkan dinamika dan pertanyaan: siapa pemimpin sesungguhnya? Dalam upaya mencari jawab atas pertanyaan itu, buku ini hadir dari Catatan wartawan Kompas Wisnu Nugroho di blog Kompasiana. Kisah ”tidak penting” terkait relasi Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan Presiden Susilo Bambang ...
3.
Pak Beye dan Keluarganya oleh Wisnu Nugroho
Soft Cover, Januari 2011
Stock tidak tersedia
Keluarga adalah tempat Pak Beye kembali dari rutinitasnya sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia. Lewat keluarganya di Cikeas, pemikiran dan cita-citanya ditumbuhkan. Keluarganya tidak lagi terbatas pada ikatan darah. Ada Partai Demokrat dan anak-anak ideologis yang ditumbuhkan di sana. Terhadap kiprah Pak Beye dan keluarganya, muncul sejumlah kritik karena kekhawatiran hadirnya dinasti seperti dalam sistem monarki. Dalam seri terakhir Tetralogi Sisi Lain SBY, Wisnu Nugroho, wartawan ...
4.
Pak Beye dan Kerabatnya oleh Wisnu Nugroho
Soft Cover, September 2010
Stock tidak tersedia
Kerabat adalah orang dekat, bahkan orang-orang terdekat. Sebagai manusia biasa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki banyak kerabat yang dalam beberapa kasus lebih dekat daripada orang-orang terdekat. Wisnu Nugroho, jurnalis harian Kompas yang pernah bertugas meliput di Istana, kembali membagikan catatan tidak pentingnya. Di antara kerabat itu adalah pengusaha, menteri, politisi, dan warga biasa. Dengan merekalah Pak Beye menjaga, merajut, dan mengembangkan kekuasaannya sebagai orang ...
5.
Pak BeYe dan Istananya oleh Wisnu Nugroho (1)
Soft Cover, 2010
Stock tidak tersedia
Presiden Republik Indonesia adalah orang paling penting atau nomor satu di negeri ini. Setidaknya, sesuai pelat nomor sedan kepresidenan: RI 1. Oleh Wisnu Nugroho, wartawan Kompas, sisi tidak penting RI 1 yang kini dijabat Susilo Bambang Yudhoyono dipaparkan dengan lugas,mengalir, dan apa adanya di blog kompasiana. Menulis berita ”penting” RI 1 dan menyiarkannya langsung dan serentak hanya membuat berita makin seragam. Sifat ”penting” berita Istana membuat gereget ”menarik” ...
6.
Pak Beye dan Politik oleh Wisnu Nugroho
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Politik dan Partai Demokrat adalah bagian penting dalam kehidupan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Lewat politik dan Partai Demokrat, SBY terpilih langsung menjadi Presiden RI periode 2004-2009 dan 2009-2014. Karena pentingnya, politik tidak pernah ditinggalkan. Setelah Isterinya, kakak Iparnya, kini Partai Demokrat “dijaga” putra bungsunya. Pencitraan sebagai cara berpolitik kerap dilekatkan pada SBY. Sah saja itu dilakukan sebagai strategi dan trik, sejauh tidak melawan konstitusi. ...
7.
No Image Available
Stock tidak tersedia