Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Penulis
Kumpulan Cerpen
Kategori
Buku

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Soft Cover, Juli 2019
Stock tidak tersedia
Menampilkan 23 cerpen Kompas sepanjang 2018 dalam buku ini seperti membaca keberagaman lanskap budaya dengan latar belakang ranah kultural berbeda. Keberagaman lanskap budaya inilah yang ikut mewarnai cerpen Kompas dari masa ke masa. Selain itu, dalam setiap cerpen terkandung getaran moralitas, apabila disimak secara sadar dan terbuka akan memberikan nutrisi berarti tentang pentingnya kembali menjadi manusia; pentingnya menyayangi sesama, serta menghormati kearifan lokal dan alam. ...
2.
Soft Cover, Januari 2018
Stock tidak tersedia
“…Mungkin bukan kebetulan bahwa dalam seleksi Kompas, cerita pendek yang tampil paling siap untuk menjadi sebuah kisah pendek adalah yang ditulis oleh A.A. Navis, seorang yang sudah dikenal menulis sejak tahun 1950-an. Dua Sahabat berangkat dan berakhir dengan fokus; ia melukiskan sebuah kejadian yang berlangsung hanya satu dua jam… Laba-laba Gus tf Sakai juga menampakkan kemampuan verbal dengan arah yang lain: tidak mendeskripsikan, tapi membangkitkan, sebuah suasana… Sebuah prosa yang ...
3.
Derabat-Cerpen Pilihan Kompas 1999 oleh Kumpulan Cerpen
Soft Cover, April 2017
Stock tidak tersedia
Derabat memang memenuhi kualifikasi cerpen yang baik…. Di samping itu, dari segi penuturan dan suasana yang dibangun dalam cerita, Derabat juga memikat. Sebagai pembaca, saya seperti langsung disergap dalam alur cerita yang mendebarkan, seperti masuk dalam cerita silat. Sedangkan cerpen “Ulat dalam Sepatu” menggunakan metafor yang kena untuk melukiskan proses pembusukan birokrasi, meskipun dari segi alur penuturan tidak istimewa. Birokrasi yang menurut Max Weber tadinya merupakan ...
4.
Cerpen Pilihan Kompas : Smokol oleh Kumpulan Cerpen
Soft Cover, Juli 2009
Stock tidak tersedia
"Langit jadi merah. Seekor naga menukik, menyapu bintang-bintang dan matahari. Pucuk-pucuk sayapnya memercik bara. Api bertebaran. Angin berputing. Ketakutan disemprotkan ke udara seperti tinta gurita." Kalimat di atas adalah penggalan cerpen "Pada Suatu Hari, Ada lbu dan Radian". Penulisnya, Avianti Armand, adalah nama baru di Harian Kompas, bahkan cerpennya tersebut adalah yang pertama dimuat di harian ini. Meski demikian, kritikus sastra, Budiarto Danujaya, dan Menteri Riset dan Teknologi ...