Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Penulis
Kompas

Hasil: 41 - 60 dari 107
GRIDLIST
41.
Kata-kata Terakhir Romo Mangun oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
"Saya ini daging tua, tidak menarik diterjang peluru... Ya...paling-paling jadi pupuk...," demikian potongan-potongan ucapan Romo Mangun yang terdengar panitia di Hotel Le Meridien, Jakarta, dalam obrolan saat rehat siang, sesaat sebelum ia meninggal dunia karena serangan jantung. Di awal tahun 1999 itu kita sempat terhenyak mendengar kabar wafatnya Romo Mangun. Ia menghembuskan napas terakhir dengan cara mulia, sebagai cendikiawan, saat menjadi pembicara dalam sebuah seminar. Budayawan ...
42.
Worldcupedia
Ensiklopedia Piala Dunia 1930-2022
oleh Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2014
Stock tidak tersedia
Dapatkan Discount 20% s/d 31 Juli 2014 Tahukah Anda, Inggris, negeri "penemu" sepak bola modern, baru mengikuti  Piala Dunia di ajang yang keempat, 20 tahun setelah turnamen perdananya digulirkan?    Sementara itu, Uruguay, negeri  tuan rumah sekaligus juara dunia pertama langsung memboikot penyelenggaraan Piala Dunia berikutnya. Sikap ini merupakan bagian dari  aksi ”balas dendam”  atas penolakan sejumlah negara Eropa untuk  hadir ...
43.
No Image Available
Melihat Indonesia oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2013
Stock tidak tersedia
44.
No Image Available
Buku Pintar Kompas 2012 oleh Litbang Kompas
Soft Cover, Maret 2013
Stock tidak tersedia
Salah satu  persoalan terbesar di era informasi sekarang ini adalah justru terlalu me­lim­pahnya informasi itu sendiri. Beragamnya kualitas informasi menimbulkan pula kesulitan pengukuran informasi yang layak dipercaya. Buku Pintar  Kompas 2012 hadir sebagai solusi. Inilah buku rujukan berisi rekam jejak berbagai persoalan dan peristiwa yang terjadi sepanjang tahun 2012. Berbagai fakta politik, sosial, budaya, hingga olahraga, dari dalam dan luar negeri, disajikan secara ...
45.
Menatap Indonesia 2014 oleh Kumpulan Tulisan Wartawan Kompas
Soft Cover, Februari 2013
Stock tidak tersedia
Siapa pun yang akan menjadi Presiden Indonesia 2014 harus memiliki strategi dan perencanaan yang jelas untuk menyelesaikan setumpuk persoalan di dalam negeri dan dalam menghadapi tantangan global. Korupsi dalam skala massif ada di depan mata, menimbulkan gugatan apakah reformasi kelembagaan sudah memadai sehingga tinggal menunggu pemimpin yang memiliki visi jauh ke depan tentang Indonesia yang tindakan dan ucapannya sejalan? Ataukah reformasi kelembagaan belum selesai, sehingga berbagai ...
46.
Buku Pintar Kompas 2011 oleh Litbang Kompas
Soft Cover, Mei 2012
Stock tidak tersedia
Salah satu persoalan terbesar di era informasi sekarang ini adalah justru terlalu melim pahnya informasi itu sendiri. Beragamnya kualitas informasi menimbulkan pula kesulitan pengukuran informasi yang layak dipercaya. Buku Pintar Kompas 2011 hadir sebagai solusi. Inilah buku rujukan berisi rekam jejak berbagai persoalan dan peristiwa yang terjadi sepanjang tahun 2011. Berbagai fakta politik, sosial, budaya, hingga olahraga, dari dalam dan luar negeri, disajikan secara kronologis berdasarkan ...
47.
Sepanjang Hayat Bersama Rakyat
100 Tahun Sultan Hamengku Buwono IX
oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, April 2012
Stock tidak tersedia
- ...
48.
Kota Tua Punya Cerita oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Maret 2012
Stock tidak tersedia
Ada seribu satu cerita sejarah, legenda, mitos–yang serius, kocak, sampai yang seram— yang terkait dengan Lapangan Fatahillah, gedung Museum sejarah Jakarta (balai kota zaman kolonial), dan sudut-sudut lain di kawasan Kota tua Jakarta. termasuk cerita si Jagur, meriam warisan Portugis yang sempat lama dikeramatkan warga batavia yang percaya ia dapat membuat hamil setiap perempuan yang ingin punya anak. Kota tua adalah tempat paling bersejarah di Jakarta berawal. dalam kurun waktu ...
49.
No Image Available
Membentuk Jiwa Wirausaha oleh Kolumnis, Wartawan Kompas
Soft Cover, Januari 2012
Stock tidak tersedia
50.
Bencana Mengancam Indonesia oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2011
Stock tidak tersedia
Persoalan datang silih berganti menerpa Indonesia. Bencana susul menyusul menimbulkan keprihatinan bangsa. Bahkan, bencana cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Perubahan iklim ekstrem yang menghantui turunnya produktivitas pertanian kian menambah persoalan. Mungkin benar, apa kata para ilmuwan dunia, Indonesia adalah laboratorium bencana. Persoalan bangsa ini masih ditambah dengan beragam kasus yang terjadi di ranah politik dan hukum. Apa sebenarnya yang salah dengan bangsa ini? Bagaimana ...
51.
Soft Cover, Juni 2011
Stock tidak tersedia
”Kemanakah kuda sandel yang dulu sempat terkenal hingga ke mancanegara? Kemanakah kayu cendana terbaik yang dulu sempat mengharumkan nama NTT?” NTT seperti sudah kehilangan segalanya. Tidak lagi seharum cendana. NTT tidak lagi mempesona seperti Danau Kelimutu yang indah itu, juga tidak lagi seperkasa kuda sumba... Kenapa Nusa Tenggara Timur jauh tertinggal? Berdasar Indeks Pembangunan Manusia, NTT berada di peringkat kedua terendah dari 33 provinsi Indonesia. Kemiskinan masih membelit ...
52.
No Image Available
Elegi Penegakkan Hukum oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Desember 2010
Stock tidak tersedia
Karut marut penegakan hukum di tanah air merupakan elegi yang tidak berkesudahan, perangkat hukum hanya merupakan alat permainan penguasa yang bisa diputar balik sesuka hati. Apalagi bila menimpa wong cilik yang lemah dan buta huku, maka penegak hukum yang sangat fasih bicara pasal dapat memanfaatkan mereka yang lemah, sehingga keadilan dan kebenaran yang didambakan sulit dicapai. Kisah Sum Kuning, Sengkon-Karta, Lingah-Pacah, Marsinah, Fuad Muhammad Syafruddin, bisa dikonstruksikan ...
53.
Kisah Istimewa Bung Karno oleh Kolumnis dan Wartawan Kompas
Soft Cover, Agustus 2010
Stock tidak tersedia
Pada suatu malam, ketika kami sedang sibuk belajar, tiba-tiba terdengar suara seperti orang yang berpidato. Ingin tahu suara apa itu, kami berlari-lari menuju ke tempat dari mana suara itu datang. Astagaaa... Sukarno dalam kamar gelapnya berdiri di atas meja sedang berpidato meniru seorang volkstribuun (pemimpin rakyat) dari zaman Yunani kuno yang menguraikan soal demokrasi dan kedaulatan rakyat.(Herman Kartowisastro) Apa keistimewaan Bung Karno hingga kini tetap melekat di hati rakyat? Apakah ...
54.
Split Second, Split Moment oleh Julian Sihombing: Wartawan Foto Harian Kompas
Hard Cover, Agustus 2010
Stock tidak tersedia
Buku ini berisikan foto-foto terbaik Wartawan Senior Kompas Julian Sihombing dalam rentang waktu lebih dari 20 tahun. Berbagai peristiwa bersejarah bangsa ini terekam dalam buku ini, seperti Tragedi Trisakti, meninggalnya Ibu Tien Soeharto, masa-masa akhir Presiden Soeharto, masa kepemimpinan Megawati, dsb. Buku ini pun dipenuhi oleh berbagai peristiwa keseharian yang penuh dengan humanisme dan keindahan. Setiap orang yang menyukai dan penikmat fotografi wajib untuk memilikinya. Selain ...
55.
Soft Cover, Juni 2010
Stock tidak tersedia
Langit jadi merah. Seekor naga menukik, menyapu bintang-bintang dan matahari. Pucuk-pucuk sayapnya memercik bara. Api bertebaran. Angin berputing. Ketakutan disemprotkan ke udara seperti tinta gurita. Kalimat di atas adalah penggalan cerpen Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian. Penulisnya, Avianti Armand, adalah nama baru di Harian Kompas, bahkan cerpennya tersebut adalah yang pertama dimuat di harian ini. Meski demikian, kritikus sastra, Budiarto Danujaya, dan Menteri Riset dan ...
56.
Soft Cover, April 2010
Stock tidak tersedia
Meski degradasi lingkungan yang terjadi kian mengancam daya dukung keberadaan Sungai Musi, tetapi pesona dan eksotika sungai sepanjang 720 kilo­meter ini masih bisa di­nikmati. Bagi masyarakat Sumatera Selatan, Musi adalah legenda hidup yang terus mengalir. Buku Jelajah Musi hasil reportase lapangan tim ekspedisi Kompas ini mengangkat itu semua, menghadirkan beragam potret keseharian manusia dan lingkungan di sepanjang daerah aliran Sungai Musi, beserta problematikanya, dari berbagai aspek ...
57.
No Image Available
Wajah DPR dan DPD 2009-2014 oleh Litbang Kompas
April 2010
Stock tidak tersedia
Buku Wajah DPR & DPD 2009-2014 merupakan upaya Litbang Kompas dalam menghadirkan profil Anggota Legislatif ke tengah masyarakat. Ini merupakan upaya ketiga setelah Wajah DPR 1999-2004, Wajah DPR dan DPD 2004-2009, dan kini Wajah DPR & DPD 2009-2014: Latar Belakang Pendidikan dan Karier. Di dalamnya terdapat antara lain asal perguruan tinggi dan pengalaman organisasi. Apakah latar belakang pendidikan dan karier tersebut mempunyai korelasi dengan penampilan DPR dan DPD selama ini. ...
58.
Perjalanan Politik Gus Dur oleh Kumpulan Tulisan Kompas
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) terpilih menjadi Presiden Keempat RI sebagai figur perekat berbagai komponen bangsa yang saat itu sedang terkoyak. Tetapi, perjalanan politik presiden yang kiai ini ternyata berlikaliku. Berbagai pernyataannya kerap kontroversial dan menimbulkan teka-teki. Humor-humor politik yang sering ia lontarkan kian membingungkan banyak orang. Apakah pernyataan kontroversial itu merupakan bencana atau berkah bagi Gus Dur sendiri selaku Presiden? Pernyataan Gus Dur bahwa ...
59.
No Image Available
Gus Dur Santri Par Excellence oleh Kumpulan Tulisan Kompas
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
Abdurrahman Wahid (Gus Dur) merupakan simbol kesetaraan dan pluralisme, santri neomodernis par excellence. Seorang guru bangsa dan solidarity maker. Ia menginginkan setiap orang diperlakukan setara dalam hukum, tanpa membeda-bedakan warna kulit, etnis, agama, atau ideologinya. Gus Dur menghargai mereka sebagai sesama manusia dan warga negara. "Bagi kalangan minoritas, Gus Dur merupakan pembela utama eksistensi mereka, Gus Dur merupakan sosok pahlawan hak asasi manusia. Bahkan tahun 2004 Gus ...
60.
Rendra, Ia Tak Pernah Pergi oleh Penulis-Penulis Kompas
Soft Cover, September 2009
Stock tidak tersedia
"Buku rangkuman tulisan yang pernah dimuat di harian Kompas dalam kurun waktu 30 tahun terakhir ini mengajak pembaca untuk selalu mengenang Rendra, laki-laki yang namanya tertulis dengan tinta emas dalam sejarah teater dan kesusastraan Indonesia modern. Rendra telah tiada, namun karya kar yanya yang monumental membuatnya seperti tak pernah pergi " ...