Pencarian

Penulis
Acep Zamzam Noor
Kategori
Buku

Hasil: 1 - 12 dari 12
GRIDLIST
1.
Aku Kini Doa oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover, Oktober 2024 Rp. 55.000 Rp. 44.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Sifat lirik yang lebih pekat—dengan kata lain, kadar puisi yang besar, menghasilkan sajak-sajak indah, misalnya sajak Elegi, Sajak, Ibu dan Aku Kini Doa. Sajak-sajak itu tidak mengarahkan perhatian kepada satu pokok, akan tetapi mampu membuka pikiran, perasaan dan khayal kita untuk menghayati suatu wilayah pengalaman yang luas. Ini tidak mungkin terjadi kalau bahasa sajak-sajak itu tidak bersih.   ...
2.
No Image Available
Gema tanpa Sahutan oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover, Mei 2022 Rp. 60.000 Rp. 48.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kekhusyukan adalah gelombang Yang mengendap jauh di balik dada Hempasan ombak yang mengental Pada lubuk hati. Adapun keheningan Tak lain puncak tertinggi dari puisi Yang dibangun seorang penyair Menjadi doa. Sebuah menara sunyi Yang tegak di antara kehancuran Dan kebangkitan kembali kata-kata ...
3.
Puisi dan Bulu Kuduk oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover, 2021
Stock tidak tersedia
PUISI DAN BULU KUDUK ...
4.
Jalan Menuju Rumahmu oleh Acep Zamzam Noor
Hard Cover, Januari 2019
Stock tidak tersedia
Bukan saja karena penulis ikut serta memperhatikan perkembangan kepenyairan Acep sejak awal, melainkan juga karena Acep adalah salah seorang di antara penyair yang tulus. Bagi Acep berpuisi adalah suatu upaya yang bersungguh-sungguh di dalam melakukan pengembaraan dan petualangan rohani. Ia sekaligus memasuki dua dunia, yaitu dirinya sendiri dan lingkungannya, baik itu lingkungan manusia, lingkungan alam dan lingkungan spiritualnya. Hubungan kedua dunia itu, yang adalah makna dari pengalaman ...
5.
Membaca Lambang oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover, Oktober 2018
Stock tidak tersedia
Di muara kudengar langkah waktu sayup-sayup sampai Rumpun bakau menjelma ruang yang memantulkan gema Ketika angin kemarau berkejaran dengan gulungan ombak Di pantai. Aku tertinggal jauh di luar batas kesementaraan Sekalipun yang tampak di hadapan tinggal kabut semata Tentu ada yang masih bisa diteroka. Aku membaca lambang Merenungi bagaimana langit merendah dan bumi meninggi Namun bukan sedang mengulurkan benang basah ke udara Pengembaraan adalah detik-detik yang mengalir dari gunung Diteruskan ...
6.
Menjadi Sisifus oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover, Februari 2018
Stock tidak tersedia
"Saya masih percaya bahwa puisi merupakan seni merangkai kata-kata. Dengan demikian bagi seorang penyair kata-kata merupakan media utama, seperti halnya cat dan kanvas bagi pelukis. Untuk merangkai kata-kata menjadi sebuah frasa atau kalimat tentu dibutuhkan keterampilan, dan keterampilan tersebut tidak akan jatuh dari langit. Keterampilan harus diupayakan, harus dilatih terus-menerus. Harus didawamkan dengan ikhlas dan istiqomah. Dari sisi keterampilan saja akan terlihat bedanya mana penyair ...
7.
Berguru Kepada Rindu oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover Rp. 40.000 Rp. 32.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Di sini aku ingin belajar pada kelembutan kabut yang bergerak Tanpa mengusik. Aku ingin berguru pada gunung yang tahan Menyimpan dan merawat kerinduannya bertahun-tahun Aku ingin belajar pada kesabaran magma yang tahu kapan Saatnya harus bicara. Aku ingin berguru pada ketulusan rindu Yang tak pernah berontak pada waktu yang memendamnya ...
8.
Tonggeret oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover Rp. 58.000 Rp. 46.400 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Kau adalah masa silamku yang tercecer Pada serpihan kertas. Aku masih membacamu Meski pandanganku mulai samar-samar. Kau adalah masa silamku yang tersisa. Pada gulungan kaset. Aku masih mendengarmu Meski telingaku hanya menangkap kebisuan Kau adalah masa silamku yang teronggok Pada keranjang sampah. Aku masih memilahmu Meski tanganku sulit membedakan terang dan gelap Kau adalah masa silamku yang terpahat Pada sebongkah nisan. Aku masih menziarahimu Meski doaku ...
9.
Mawar dari Maria oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover Rp. 60.000 Rp. 48.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Seorang kritikus sastra Jepang, Kojin Karatani, menyatakan bahwa puisi-puisi Jepang mewujudkan dunia transendental. Maknanya, para penyair Jepang tidak melukiskan apa yang dapat dilihat dengan mata secara nyata tetapi melukiskan sesuatu yang dapat dilihat dengan mata hati. Tidak akan dilukiskan secara rinci satu demi satu, tetapi gambaran atau image yang muncul dalam hatinya dilukiskan dalam puisinya. Dengan demikian pembaca juga ikut mewujudkan dunia transendental dan merasakan keindahan ...
10.
Islam Santai oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover Rp. 75.000 Rp. 63.750 (15% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Jangan serius-seriuslah dalam beragama. Santai saja. Mari mendekat kepada Allah dengan santai, jangan petentengan.” KH. Musthafa Bisri, kiai dan peraih anugerah gelar doctor honoris causa di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. “Islam yang sebenar-benarnya Islam adalah dan hanyalah Islam yang sejatinya dimaksudkan oleh Allah. Semua pemeluk Islam berjuang dengan pandangan-pandangannya masing-masing mendekati sejatinya Islam. Sehingga tidak ada satu kelompok pun yang legal dan logis untuk ...
11.
Gema tanpa Sahutan oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Gema Tanpa Sahutan Kekhusyukan adalah gelombang Yang mengendap jauh di balik dada Hempasan ombak yang mengental Pada lubuk hati. Adapun keheningan Tak lain puncak tertinggi dari puisi Yang dibangun seorang penyair Menjadi doa. Sebuah menara sunyi Yang tegak di antara kehancuran Dan kebangkitan kembali kata-kata ...
12.
Titik Akanan oleh Acep Zamzam Noor
Soft Cover Rp. 55.000 Rp. 44.000 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Aku tak pernah mengundang bulan Ke dalam pelukan. Aku masih percaya awan Yang akan mempersilakan cahaya lewat Dan menerangi perjalananku Aku tak pernah memohon bintang Menjadi petunjuk. Aku masih percaya malam Yang kegelapannya selalu menghadirkan pelita Titik akanan bagi setiap langkahku Aku tak pernah menolak api Sebagai kutukan. Aku masih percaya embun Yang kesejukannya dapat memadamkan Amarah yang membakar hatiku ...