| Hard Cover, Februari 2018 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Mei 2017 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Mei 2017 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Januari 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, September 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Mei 2013 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Januari 2010 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Januari 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Agustus 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Juli 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, CD, Januari 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Hard Cover, Mei 2007 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Buku ini berisi kisah nabi dan rasul yang ditulis dengan bahasa ringan dan menyenangkan. Menjadi pilihan tepat bagi orang tua untuk mengenalkan nabi dan rasul sejak dini kepada anak. Ditulis dengan dua bahasa, Indonesia dan Inggris, menjadi media untuk mengenalkan bahasa asing pada anak.
Cerita yang ditulis di buku ini mengambil poin-poin kisah yang paling menarik dari setiap nabi dan rasul. Urutan nabi dan rasul ditulis berdasarkan urutan masa kenabian mereka. Ilustrasi mendukung narasi yang menggambarkan kisah tiap-tiap nabi dan rasul, sehingga orang tua bisa mengembangkan cerita dan kisah nabi sembari menceritakan kepada anak. Buku ini dilengkapi fakta menarik pada beberapa nabi dan rasul, untuk menambah pengetahuan agama bagi anak.
Yuk, segera miliki buku ini!
Seri “Aku Cinta Islam” membantu buah hati tercinta untuk:
- Membentuk sikap religius
- Menambah pengetahuan
- Bonding antara orang tua dan anak
- Membangun karakter anak
[Preview salah satu halaman spread, kemudian di sekelilingnya ditulis]:
Transliterasi arab-latin
Ilustrasi penjelasan
Menumbuhkan spiritualitas
Membiasakan hal baik
Menumbuhkan ketakwaan
">
Buku ini menjadi tuntunan bagi anak-anak untuk belajar menghafal gerakan wudu dan bacaan shalat. Melalui buku ini, mereka akan mudah menghafal dan memahaminya karena disampaikan dengan jalan cerita yang seru dan menyenangkan. Sangat direkomendasikan untuk dijadikan panduan dalam menumbuhkan spiritualitas dan semangat beribadah pada anak.
[Preview salah satu halaman spread, kemudian di sekelilingnya ditulis]:
Transliterasi arab-latin
Ilustrasi penjelasan
Menumbuhkan spiritualitas
Membiasakan hal baik
Menumbuhkan ketakwaan
">
Buku ini menjadi tuntunan bagi anak-anak untuk belajar menghafal gerakan wudu dan bacaan shalat. Melalui buku ini, mereka akan mudah menghafal dan memahaminya karena disampaikan dengan jalan cerita yang seru dan menyenangkan. Sangat direkomendasikan untuk dijadikan panduan dalam menumbuhkan spiritualitas dan semangat beribadah pada anak.
[Preview salah satu halaman spread, kemudian di sekelilingnya ditulis]:
Transliterasi arab-latin
Ilustrasi penjelasan
Menumbuhkan spiritualitas
Membiasakan hal baik
Menumbuhkan ketakwaan
">
Buku ini menjadi tuntunan bagi anak-anak untuk belajar menghafal gerakan wudu dan bacaan shalat. Melalui buku ini, mereka akan mudah menghafal dan memahaminya karena disampaikan dengan jalan cerita yang seru dan menyenangkan. Sangat direkomendasikan untuk dijadikan panduan dalam menumbuhkan spiritualitas dan semangat beribadah pada anak.
[Preview salah satu halaman spread, kemudian di sekelilingnya ditulis]:
Transliterasi arab-latin
Ilustrasi penjelasan
Menumbuhkan spiritualitas
Membiasakan hal baik
Menumbuhkan ketakwaan
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
">
Kiki dan Cici sudah asyik bermain bersama Ibu. Sampai-sampai, semua mainan keluar dari kotaknya. Mainan pun berserakan di lantai. Ups, bagaimana ini? Apakah Kiki dan Cici bisa membereskan mainan sendiri?
Buku ini melatih anak untuk bersikap mandiri dan memiliki inisiatif. Melalui buku ini, anak-anak diharapkan bisa tumbuh sikap kemandiriannya, ditunjukkan dengan kemampuannya membereskan mainan sendiri. Disusun dengan gaya bahasa sederhana dan ringan, serta alur cerita yang dekat dengan keseharian anak, membuat anak senang dan merasa relate saat membacanya. Ditulis bilingual Indonesia-Inggris, membuat buku ini juga bisa menjadi media untuk belajar bahasa asing sejak dini.
...Hasan sakit gigi! Ibu menyuruhnya ke dokter gigi, tapi ia takut. Kata Bella, tidak perlu takut. Yang penting baca Bismillah dulu.
Kapan ya harus mengucapkan Bismillah? Mengapa kita harus mengucapkannya?
Buku ini mengajak anak untuk senantiasa mengingat Allah, dan menyertakan Allah dalam setiap aktivitas. Anak-anak akan mudah memahami isi buku karena ceritanya ditulis dengan bahasa yang menyenangkan. Selain itu, tokoh di dalam cerita sesuai dengan usia anak-anak. Pembaca akan merasa sesuai dengan isi cerita.
Serial Kalimat Thayyibah mengajak anak untuk menanamkan keimanan dan kecintaan terhadap islam sejak dini. Melalui serial ini, diharapkan anak-anak akan semakin senang untuk mempelajari agamanya dan bangga dengan keislamannya.
">
Hasan sakit gigi! Ibu menyuruhnya ke dokter gigi, tapi ia takut. Kata Bella, tidak perlu takut. Yang penting baca Bismillah dulu.
Kapan ya harus mengucapkan Bismillah? Mengapa kita harus mengucapkannya?
Buku ini mengajak anak untuk senantiasa mengingat Allah, dan menyertakan Allah dalam setiap aktivitas. Anak-anak akan mudah memahami isi buku karena ceritanya ditulis dengan bahasa yang menyenangkan. Selain itu, tokoh di dalam cerita sesuai dengan usia anak-anak. Pembaca akan merasa sesuai dengan isi cerita.
Serial Kalimat Thayyibah mengajak anak untuk menanamkan keimanan dan kecintaan terhadap islam sejak dini. Melalui serial ini, diharapkan anak-anak akan semakin senang untuk mempelajari agamanya dan bangga dengan keislamannya.
">
Hasan sakit gigi! Ibu menyuruhnya ke dokter gigi, tapi ia takut. Kata Bella, tidak perlu takut. Yang penting baca Bismillah dulu.
Kapan ya harus mengucapkan Bismillah? Mengapa kita harus mengucapkannya?
Buku ini mengajak anak untuk senantiasa mengingat Allah, dan menyertakan Allah dalam setiap aktivitas. Anak-anak akan mudah memahami isi buku karena ceritanya ditulis dengan bahasa yang menyenangkan. Selain itu, tokoh di dalam cerita sesuai dengan usia anak-anak. Pembaca akan merasa sesuai dengan isi cerita.
Serial Kalimat Thayyibah mengajak anak untuk menanamkan keimanan dan kecintaan terhadap islam sejak dini. Melalui serial ini, diharapkan anak-anak akan semakin senang untuk mempelajari agamanya dan bangga dengan keislamannya.
">
Hasan sakit gigi! Ibu menyuruhnya ke dokter gigi, tapi ia takut. Kata Bella, tidak perlu takut. Yang penting baca Bismillah dulu.
Kapan ya harus mengucapkan Bismillah? Mengapa kita harus mengucapkannya?
Buku ini mengajak anak untuk senantiasa mengingat Allah, dan menyertakan Allah dalam setiap aktivitas. Anak-anak akan mudah memahami isi buku karena ceritanya ditulis dengan bahasa yang menyenangkan. Selain itu, tokoh di dalam cerita sesuai dengan usia anak-anak. Pembaca akan merasa sesuai dengan isi cerita.
Serial Kalimat Thayyibah mengajak anak untuk menanamkan keimanan dan kecintaan terhadap islam sejak dini. Melalui serial ini, diharapkan anak-anak akan semakin senang untuk mempelajari agamanya dan bangga dengan keislamannya.
...Lihat, aku bisa melompat dengan kakiku! Aku juga bisa mencium harum bunga dengan hidungku.
Lewat buku ini, anak akan diajak untuk mengenal bagian tubuh mereka dan memahami fungsinya lewat cerita sederhana, seru dan menyenangkan. Dilengkapi halaman aktivitas, buku ini menjadi panduan ringkas bagi anak untuk belajar sambil bermain.
Seri “Aku dan Lingkunganku” membantu buah hati tercinta untuk:
[simbol kelompok] menumbuhkan kecerdasan sosial
[simbol otak] merangsang kecerdasan emosi
[simbol keluarga] bonding keluarga
[simbol karakter/moral] membangun karakter
">
Lihat, aku bisa melompat dengan kakiku! Aku juga bisa mencium harum bunga dengan hidungku.
Lewat buku ini, anak akan diajak untuk mengenal bagian tubuh mereka dan memahami fungsinya lewat cerita sederhana, seru dan menyenangkan. Dilengkapi halaman aktivitas, buku ini menjadi panduan ringkas bagi anak untuk belajar sambil bermain.
Seri “Aku dan Lingkunganku” membantu buah hati tercinta untuk:
[simbol kelompok] menumbuhkan kecerdasan sosial
[simbol otak] merangsang kecerdasan emosi
[simbol keluarga] bonding keluarga
[simbol karakter/moral] membangun karakter
...Kenapa ya, kita harus mengucapkan “Astaghfirulah”? Kapan harus mengucapkannya?
Melalui buku ini, anak akan diajak belajar mengenal ucapan istighfar melalui cerita Bella yang seru dan menyenangkan. Alur cerita yang menarik, mengajak anak untuk memahami, kapan saja harus mengucapkan istighfar. Buku ini juga mengajarkan pada anak untuk tidak takut berbuat salah, namun juga belajar mengakui kesalahan dan tidak mengulangnya.
Seri “Kalimah Thayyibah” membantu buah hati tercinta untuk:
[simbol anak laki2 pake peci, perempuan pake jilbab] membentuk pribadi religius
[simbol berdoa] menumbuhkan kecerdasan spiritual
[simbol keluarga] bonding antara orang tua dan anak
[simbol karakter/moral] membangun karakter anak
">
Kenapa ya, kita harus mengucapkan “Astaghfirulah”? Kapan harus mengucapkannya?
Melalui buku ini, anak akan diajak belajar mengenal ucapan istighfar melalui cerita Bella yang seru dan menyenangkan. Alur cerita yang menarik, mengajak anak untuk memahami, kapan saja harus mengucapkan istighfar. Buku ini juga mengajarkan pada anak untuk tidak takut berbuat salah, namun juga belajar mengakui kesalahan dan tidak mengulangnya.
Seri “Kalimah Thayyibah” membantu buah hati tercinta untuk:
[simbol anak laki2 pake peci, perempuan pake jilbab] membentuk pribadi religius
[simbol berdoa] menumbuhkan kecerdasan spiritual
[simbol keluarga] bonding antara orang tua dan anak
[simbol karakter/moral] membangun karakter anak
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
">
Saat Aku Merasa Takut direkomendasikan untuk dibaca oleh anak-anak usia 3-8 tahun dengan didampingi orang tua mereka. Buku ini menjadi pegangan bagi orang tua untuk membantu mengenalkan emosi dan perasaan kepada anak-anaknya. Mengenal emosi sejak dini dapat membantu anak-anak menjadi lebih paham dengan kondisi diri mereka. Memahami emosi ‘takut’ membantu anak-anak mengatasi masalah yang muncul karena ada perasaan takut dalam diri mereka. Melalui buku ini, anak juga diajak untuk bisa mengontrol diri supaya bisa menghilangkan rasa takut dalam diri mereka.
Ditulis oleh psikolog anak professional, membuat buku ini menjadi lebih terkualifikasi. Seluruh isinya disesuaikan dengan standar-standar yang terdapat pada ilmu psikologi.
...



Keranjang






