Pencarian

Kata Kunci
Wafa
Format
Soft Cover
Kategori
Buku
Anak-Anak (13)
Fiksi (4)
Komik (3)
Religius (3)


Bahasa
Indonesia (23)

Hasil: 21 - 23 dari 23
GRIDLIST
21.
No Image Available
30 Kunci Kebahagiaan: Teladan Orang-Orang Saleh oleh Aliyullah Abu Al-Wafa (1)
Soft Cover, Juli 2006
Stock tidak tersedia
Orang bisa membeli rumah yang megah, tapi tak bisa membeli keluarga yang sakinah.Orang bisa membeli kasur yang empuk,tapi tak bisa membeli tidur yang tenang dan nyenyak.Orang bisa membayar dokter,tapi tak bisa membeli kesehatan dan kebugaran.Orang bisa membayar biaya sekolah,tapi tak bisa membeli kepandaian dan kebijaksanaan.Orang bisa membayar ongkos berhaji,tapi tak bisa membeli kemabruran dan kekhusyukan. Lalu, di manakah kenyamanan dan kebahagiaan sejati itu bisa kita temukan? Inilah ...
22.
KOMIK KKPK: FAKE ACCOUNT! oleh Naila Wafa’ Syakira, dkk
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

 

 

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

">

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

">

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

 

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

">

“Sana, pergi! Kami tidak mau main denganmu lagi!”
“Kukira kamu baik, tapi ternyata suka membocorkan rahasia teman sendiri!”
Kessie dimusuhi teman-teman sekelasnya karena munculnya akun

atas namanya. Pemilik akun palsu itu kerap mengunggah
foto-foto Kessie dan menulis hal-hal buruk di caption
tentang teman-teman sekelas Kessie.

Apalagi, pemilik akun palsu itu menyebut mereka sebagai pencuri,
penuduh, pengadu, dan sebutan buruk lainnya.
Tentu saja, teman-teman Kessie marah. Selain sedih karena dimusuhi,

Kessie juga kesal dengan pembuat akun fake itu.

Meskipun belum tahu siapa di balik akun itu, Kessie mencurigai seseorang,
yaitu Fira, anak pendiam yang lumayan pintar.
Setiap hari, Fira selalu curi-curi bermain HP di kelas. Itulah yang membuat Kessie

yakin bahwa Fira adalah pelaku dibalik fake account tersebut.
Namun, saat dituduh, dengan tegas, Fira mengelak dan mengatakan

kalau dia bukan pelakunya.
Aduh! Memang, siapa, sih, yang iseng membuat akun tidak bermanfaat seperti itu?
Ayo, kita selidiki bersama Kessie dalam buku ini!

...
23.
KOMIK KKPK: LITTLE PHOTOGRAPHER oleh Naila Wafa Syakira
Rp. 39.000 Rp. 31.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Yuna, anak perempuan yang suka memotret, tiba-tiba didaftarkan lomba fotografi oleh kakaknya! Untung saja, Kak Yuvi mau membantunya. Tema lomba fotografi yang Yuna ikuti adalah makanan. Jadi, Yuna harus membuat atau menyiapkan produk makanan terlebih dahulu. Yuna dan Kak Yuvi memutuskan untuk membuat pancake. Dibantu Kak Yuvi, Yuna berhasil membuat pancake. Sebelum memotret, Kak Yuvi juga mengajarkan berbagai hal penting dalam dunia fotografi. Tapi, Yuna jadi panik. Dia hanya suka memotret ...