| Soft Cover, 2026 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, 2026 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, 2026 | Rp. 69.000 | Rp. 55.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, 2024 | Rp. 124.000 | Rp. 99.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Melalui pendidikan kultural, anak mempelajari ilmu hewan, ilmu tumbuhan, sejarah, dan geografi. Aktivitas-aktivitas dalam pendidikan kultural tidak hanya mengenalkan anak pada lingkungan sekitarnya, tetapi juga alam semesta beserta seluruh isinya.
Melalui buku ini, orang tua dapat:
- Memperbanyak kosakata yang akan dikenal anak.
- Memelihara ketertarikan anak terhadap hewan
- Membangkitkan rasa ingin tahu tentang dunia botani.
- Mengakrabkan anak dengan tanaman/buah/sayur.
- Memenuhi kecenderungan alami anak akan eksplorasi.
">
Selama ini, metode Montessori mungkin lebih dikenal melalui aktivitas practical life yang menggunakan perlengkapan dan furnitur sesuai ukuran anak. Metode ini juga lebih dikenal melalui aktivitas matematika, bahasa, dan sensoris lewat berbagai aparatus kayu yang menarik. Padahal, ada satu lagi pilar dalam metode Montessori yang sama pentingnya untuk membantu anak tumbuh, yakni pendidikan kultural.
Melalui pendidikan kultural, anak mempelajari ilmu hewan, ilmu tumbuhan, sejarah, dan geografi. Aktivitas-aktivitas dalam pendidikan kultural tidak hanya mengenalkan anak pada lingkungan sekitarnya, tetapi juga alam semesta beserta seluruh isinya.
Melalui buku ini, orang tua dapat:
- Memperbanyak kosakata yang akan dikenal anak.
- Memelihara ketertarikan anak terhadap hewan
- Membangkitkan rasa ingin tahu tentang dunia botani.
- Mengakrabkan anak dengan tanaman/buah/sayur.
- Memenuhi kecenderungan alami anak akan eksplorasi.
">
Selama ini, metode Montessori mungkin lebih dikenal melalui aktivitas practical life yang menggunakan perlengkapan dan furnitur sesuai ukuran anak. Metode ini juga lebih dikenal melalui aktivitas matematika, bahasa, dan sensoris lewat berbagai aparatus kayu yang menarik. Padahal, ada satu lagi pilar dalam metode Montessori yang sama pentingnya untuk membantu anak tumbuh, yakni pendidikan kultural.
Melalui pendidikan kultural, anak mempelajari ilmu hewan, ilmu tumbuhan, sejarah, dan geografi. Aktivitas-aktivitas dalam pendidikan kultural tidak hanya mengenalkan anak pada lingkungan sekitarnya, tetapi juga alam semesta beserta seluruh isinya.
Melalui buku ini, orang tua dapat:
- Memperbanyak kosakata yang akan dikenal anak.
- Memelihara ketertarikan anak terhadap hewan
- Membangkitkan rasa ingin tahu tentang dunia botani.
- Mengakrabkan anak dengan tanaman/buah/sayur.
- Memenuhi kecenderungan alami anak akan eksplorasi.
">
Selama ini, metode Montessori mungkin lebih dikenal melalui aktivitas practical life yang menggunakan perlengkapan dan furnitur sesuai ukuran anak. Metode ini juga lebih dikenal melalui aktivitas matematika, bahasa, dan sensoris lewat berbagai aparatus kayu yang menarik. Padahal, ada satu lagi pilar dalam metode Montessori yang sama pentingnya untuk membantu anak tumbuh, yakni pendidikan kultural.
Melalui pendidikan kultural, anak mempelajari ilmu hewan, ilmu tumbuhan, sejarah, dan geografi. Aktivitas-aktivitas dalam pendidikan kultural tidak hanya mengenalkan anak pada lingkungan sekitarnya, tetapi juga alam semesta beserta seluruh isinya.
Melalui buku ini, orang tua dapat:
- Memperbanyak kosakata yang akan dikenal anak.
- Memelihara ketertarikan anak terhadap hewan
- Membangkitkan rasa ingin tahu tentang dunia botani.
- Mengakrabkan anak dengan tanaman/buah/sayur.
- Memenuhi kecenderungan alami anak akan eksplorasi.
| Soft Cover, 2022 | Rp. 69.000 | Rp. 55.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, 2022 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, 2022 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, 2022 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, 2022 | Rp. 59.000 | Rp. 47.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, November 2021 | Rp. 79.000 | Rp. 63.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, Juni 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, 2019 | Rp. 99.000 | Rp. 79.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
| Soft Cover, Mei 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, Mei 2016 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, Februari 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, Januari 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover, Januari 2012 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sebetulnya di luar sana ada banyak pasangan yang secara mental belum siap mengasuh anak, tetapi akhirnya “ikut-ikutan”cepet-cepet punya anak karena tuntutan sosial dan keluarga. Akibatnya, anak dibesarkan oleh orang tua yang belum dewasa, penuh drama, perang ego, anak ditelantarkan,
bahkan tidak diperhatikan.
Melalui buku ini, kita akan menemukan apa yang sebetulnya sudah ada di dalam diri kita masing-masing, yakni kesadaran, khususnya bagi Anda yang saat ini diberi tanggung jawab hadirnya si kecil yang dititipkan Alam Semesta untuk Anda rawat dan jaga.
">
Kesulitan orang tua baru dalam menghadapi perannya amat jarang terangkat ke permukaan karena sejak dulu saat seorang anak lahir ke dunia, semua orang seolah wajib bersukacita dan meniadakan perasaan-perasaan negatif yang secara alamiah bisa saja muncul pada ayah dan ibunya.
Sebetulnya di luar sana ada banyak pasangan yang secara mental belum siap mengasuh anak, tetapi akhirnya “ikut-ikutan”cepet-cepet punya anak karena tuntutan sosial dan keluarga. Akibatnya, anak dibesarkan oleh orang tua yang belum dewasa, penuh drama, perang ego, anak ditelantarkan,
bahkan tidak diperhatikan.
Melalui buku ini, kita akan menemukan apa yang sebetulnya sudah ada di dalam diri kita masing-masing, yakni kesadaran, khususnya bagi Anda yang saat ini diberi tanggung jawab hadirnya si kecil yang dititipkan Alam Semesta untuk Anda rawat dan jaga.
">
Kesulitan orang tua baru dalam menghadapi perannya amat jarang terangkat ke permukaan karena sejak dulu saat seorang anak lahir ke dunia, semua orang seolah wajib bersukacita dan meniadakan perasaan-perasaan negatif yang secara alamiah bisa saja muncul pada ayah dan ibunya.
Sebetulnya di luar sana ada banyak pasangan yang secara mental belum siap mengasuh anak, tetapi akhirnya “ikut-ikutan”cepet-cepet punya anak karena tuntutan sosial dan keluarga. Akibatnya, anak dibesarkan oleh orang tua yang belum dewasa, penuh drama, perang ego, anak ditelantarkan,
bahkan tidak diperhatikan.
Melalui buku ini, kita akan menemukan apa yang sebetulnya sudah ada di dalam diri kita masing-masing, yakni kesadaran, khususnya bagi Anda yang saat ini diberi tanggung jawab hadirnya si kecil yang dititipkan Alam Semesta untuk Anda rawat dan jaga.
">
Kesulitan orang tua baru dalam menghadapi perannya amat jarang terangkat ke permukaan karena sejak dulu saat seorang anak lahir ke dunia, semua orang seolah wajib bersukacita dan meniadakan perasaan-perasaan negatif yang secara alamiah bisa saja muncul pada ayah dan ibunya.
Sebetulnya di luar sana ada banyak pasangan yang secara mental belum siap mengasuh anak, tetapi akhirnya “ikut-ikutan”cepet-cepet punya anak karena tuntutan sosial dan keluarga. Akibatnya, anak dibesarkan oleh orang tua yang belum dewasa, penuh drama, perang ego, anak ditelantarkan,
bahkan tidak diperhatikan.
Melalui buku ini, kita akan menemukan apa yang sebetulnya sudah ada di dalam diri kita masing-masing, yakni kesadaran, khususnya bagi Anda yang saat ini diberi tanggung jawab hadirnya si kecil yang dititipkan Alam Semesta untuk Anda rawat dan jaga.
...
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||




Keranjang




