Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Format
Soft Cover
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Politik & Hukum
Sosial & Politik


Hasil: 81 - 100 dari 137
GRIDLIST
81.
Soft Cover, November 2011
Stock tidak tersedia
Globalisasi yang diharapkan bisa menyatukan umat manusia melalui ilmu pengetahuan, ekonomi, politik, pertahanan dan keamanan bersama, malah membuat diversity semakin deras. Terjadi emansipasi di semua aspek kehidupan. Siapa yang gagal mengelola Unity in diversity akan ditinggalkan dan menjadi part of the problemperadaban masa depan. Seperti yang diajarkan oleh orang bijak di zaman dulu : " Ketika berkata-kata ingat akan perbuatan - ketika berbuat ingat akan kata-kata" (Konfusius). Menari ...
82.
Pikiran dan Gagasan Daoed JOSOEF
10 Wacana tentang Aneka Masalah Kehidupan Bersama
oleh Daoed Joesoef
Soft Cover, Oktober 2011
Stock tidak tersedia
Memuat sepuluh uraian analitis. Seuntai benang kontinuitas mengaitkan kesepuluh uraian tersebut. Satu analisis menjelaskan asal-usul sebutan "Indonesia". Lima analisis mengenai makna dari etika masa depan, sumbangan disiplin matematika dan fisika kepada masyarakat, ideal, intelektual, dan keindahan. Empat analisis mengetengahkan ide kekaryaan profesional dalam rangka pembangunan nasional, yang terkait pada aspek kekuatan nasional, ekonomi nasional, peran ahli hukum, dan profesi kedokteran yang ...
83.
Gerwani: Kisah Tapol Wanita dari Kamp Plantungan oleh Amuwani Dwi Lestariningsih
Soft Cover, September 2011
Stock tidak tersedia
Menyusul meletusnya peristiwa G30S, para anggota Gerwani ditangkapi aparat rezim Orde Baru. Mereka diisolasi di kamp tahanan politik khusus wanita di Plantungan. Padahal, sebagian dari mereka sebetulnya hanya korban prasangka dan kecurigaan, sama sekali bukan anggota organisasi perempuan itu. Salah seorang korban salah tangkap itu adalah Sumilah, yang ikut ditahan dan menderita. Kehidupan para tahanan politik wanita di Plantungan sarat dengan tindak kekerasan: fisik maupun mental. Di sana, ...
84.
Soft Cover, Juli 2011
Stock tidak tersedia
Kisah perburuan Osama bin Laden oleh pasukan Sekutu yang dipimpin Amerika Serikat (AS). Kenapa AS dengan teknologi tingginya perlu waktu begitu lama untuk menemukan dedengkot Al Qaeda itu? Meski sudah diburu sejak 1998, keberadaan Osama baru terendus tahun 2011, setelah melewati massa pemerintahan tiga presiden AS, sejak Bill Clinton, George Walker Bush, hingga Barack Obama. Masih ada setumpuk pertanyaan lain yang berusaha diungkap para penulis buku ini: Kenapa usaha pelacakan Osama ...
85.
Demokrasi di Bawah Bayangan Mimpi N11
Dilema Politik Islam Dalam Peradaban Modern
oleh Abdul Munir Mulkhan, Bilveer Singh
Soft Cover, Mei 2011
Stock tidak tersedia
Sikap umat Islam soal demokrasi sungguh beragam. Ada yang sepenuhnya menolak. Sebagian lagi menjadikannya sasaran antara. Namun, ada pula yang justru menerima, karena dipandang sesuai dengan nilai-nilai keamanusiaan dalam ajaran Islam. Masih terus hidupnya gagasan Negara Islam Indonesia (NII) merupakan bagian dari dinamika ini. Gagasan NII oleh banyak pihak diletakkan sebagai turunan dari sistem ajaran Islam yang hampir bebas dari kritik. Karenanya, wacana NII masih kerap muncul dan ikut ...
86.
Soft Cover, Maret 2011
Stock tidak tersedia
Proses demokratisasi di republik ini ternyata terus direcoki bandit demokrasi. Ada yang disebut bandit pengembara, ada bandit menetap. Keduanya sama-sama jahat. Merekalah yang merongrong perjuangan dan beragam upaya kita menegakkan ideologi yang memuliakan rakyat itu. ...
87.
Pak Beye dan Keluarganya oleh Wisnu Nugroho
Soft Cover, Januari 2011
Stock tidak tersedia
Keluarga adalah tempat Pak Beye kembali dari rutinitasnya sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia. Lewat keluarganya di Cikeas, pemikiran dan cita-citanya ditumbuhkan. Keluarganya tidak lagi terbatas pada ikatan darah. Ada Partai Demokrat dan anak-anak ideologis yang ditumbuhkan di sana. Terhadap kiprah Pak Beye dan keluarganya, muncul sejumlah kritik karena kekhawatiran hadirnya dinasti seperti dalam sistem monarki. Dalam seri terakhir Tetralogi Sisi Lain SBY, Wisnu Nugroho, wartawan ...
88.
Pak Beye dan Kerabatnya oleh Wisnu Nugroho
Soft Cover, September 2010
Stock tidak tersedia
Kerabat adalah orang dekat, bahkan orang-orang terdekat. Sebagai manusia biasa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memiliki banyak kerabat yang dalam beberapa kasus lebih dekat daripada orang-orang terdekat. Wisnu Nugroho, jurnalis harian Kompas yang pernah bertugas meliput di Istana, kembali membagikan catatan tidak pentingnya. Di antara kerabat itu adalah pengusaha, menteri, politisi, dan warga biasa. Dengan merekalah Pak Beye menjaga, merajut, dan mengembangkan kekuasaannya sebagai orang ...
89.
Guru-Guru Keluhuran oleh Rosihan Anwar, Ciputra, Emil Salim Dkk
Soft Cover, Agustus 2010
Stock tidak tersedia
IMPIAN, cita-cita* harapan, adalah aspek das solen, aspek ideal dari kehidupan yang menawarkan cahaya, keindahan, dan kesempurnaan. Tak demikian halnya dengan kenyataan, realitas, yang tak selalu gemerlap, indah, bahkan kerap penuh aura kegelapan. Impian dan harapan 23 tokoh nasional senior, yang telah menjalani hidup dalam tiga zaman: zaman kolonial Belanda diselingi Ing-gris, .zaman pendudukan Jepang, dan zaman kemerdekaan, terangkum dalam buku ini. Me-lalui buku ini kita dapat belajar ...
90.
1 Abad Muhammadiyah oleh (Majelis Diktilitbang dan LPI) PIMPINAN PUSAT MUHAMMADIYAH
Soft Cover, Juni 2010
Stock tidak tersedia
Buku ini memaparkan eksistensi Muhammadiyah secara utuh, sejak gerakan ini didirikan pada 1912 hingga saat ini, ketika usianya telah mencapai satu abad, termasuk uraian tentang dinamika Muhammadiyah pasca-Muktamar Malang 2005. Hampir semua bidang yang menjadi perhatian Muhammadiyah sepanjang sejarahnya, sejak bidang pendidikan, kesehatan, sosial kemanusiaan, hingga politik, memperoleh ruang penjelasan yang memadai. Melalui bidang-bidang amal itu, Muhammadiyah terbukti telah secara aktif dan ...
91.
Centurygate
Mengurai Konspirasi Penguasa-Pengusaha
oleh Wartawan Dan Kolumnis
Soft Cover, Mei 2010
Stock tidak tersedia
Benarkah ada konspirasi memanfaatkan dana talangan Bank Century untuk belanja politik? Jika dilihat kronologi kejadiannya, sangat mungkin benar! Waktu dana talangan dikucurkan, antara November 2008-Juli 2009, partai-partai politik tengah berada di puncak aktivitas: Pemilu Legislatif (April 2009) dan Pemilu Presiden (Juni 2009), dua pesta demokrasi yang membutuhkan dana besar. Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan, dari enam periode penarikan dana talangan, paling ...
92.
No Image Available
Berbeda Tetapi Setara
Pemikiran tentang Kajian Perempuan
oleh Saparinah Sadli
Soft Cover, April 2010
Stock tidak tersedia
Dalam dekade 1970-an, bersama merebaknya gerakan pemenuhan hak-hak kaum perempuan, Women’s Lib, yang dimulai di Amerika Serikat, lahir dan tumbuh kembang pula bidang kajian perempuan. Kini, nyaris tak ada satu pun lembaga pendidikan tinggi dan institusi penelitian prestisius di dunia yang tak memiliki program kajian perempuan. Sebagaimana yang dilakukan para akademisi di bidang-bidang kajian lain, para pakar kajian perempuan pun kini ikut terlibat dalam wacana aneka masalah global, khususnya ...
93.
Gagalnya Sistem Kanal
Pengendalian banjir Jakarta dari Masa ke Masa
oleh Restu Gunawan
Soft Cover, April 2010
Stock tidak tersedia
Dapatkah Banjir Kanal Timur atau Kanal Banjir Timur (KBT) jadi solusi pamungkas bagi persoalan banjir Jakarta? Jawabnya masih perlu ditunggu sampai pengerjaannya benar-benar usai dan kanal yang dibangun di sepanjang sisi timur Ibu Kota itu berfungsi sepenuhnya. Sejak lama diyakini, masalah banjir Jakarta dapat diatasi dengan membangun kanal-kanal, terusan, sudetan, dan saluran (drain). Pada belahan pertama abad ke-20, pemerintah kolonial Belanda menggali kanal Kali Malang, antara daerah ...
94.
No Image Available
Soft Cover, Maret 2010
Stock tidak tersedia
Buku ini terutama menyoroti perubahan besar yang terjadi di lingkungan Nahdlatul Ulama sejak kembali ke Khittah 1926. Hal ini diawali oleh keterpilihan Gus Dur sebagai Ketua Tanfidziyah NU. Ia memberi inspirasi pada kiai-kiai muda NU untuk terlibat dalam wacana keagamaan secara kritis. Lebih dari itu, Gus Dur menjadi benteng bagi pemikiran- pemikiran kritis di kalangan generasi muda NU dari serangan generasi tua. ...
95.
Setelah Air Mata kering
Masyarakat Tionghoa Pasca Peristiwa Mei 1998
oleh I. Wibowo
Soft Cover, Maret 2010
Stock tidak tersedia
Kerusuhan anti-Tionghoa Mei 1998 dapat dikatakan sebuah tonggak sejarah paling buruk dalam kehadiran orang Tionghoa di Indonesia. Peristiwa itu brutal, kejam, berdarah, dan tak berperikemanusiaan. Sepuluh tahun kemudian beberapa orang berkumpul untuk merenungkan peristiwa itu dan melihat apa-apa saja yang telah dicapai ’Setelah Air Mata Kita Kering. Buku ini menyajikan bahasan yang menarik dan sering provokatif, membeberkan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh orang etnis ...
96.
Damai Bersama Gus Dur oleh Kumpulan Naskah
Soft Cover, Februari 2010
Stock tidak tersedia
K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah sosok pencinta damai (man of peace). Ia Bapak ”Pluralisme dan Multikulturalisme” yang mampu menciptakan kedamaian dalam hati setiap orang. Bagi perdamaian, keikhlasan, dan kejujuranlah Gus Dur mempersembahkan seluruh hi dupnya. Kecintaan pada bangsa ini mengatasi ke cintaannya pada dirinya, sehingga dalam kondisi fisik yang sudah sangat rapuh pun ia masih saja berpikir untuk rakyat dan bangsa Indonesia. Kita pantas bersyukur pernah memiliki tokoh ...
97.
Fatwa dan Canda Gus Dur oleh K.H. Maman Imanulhaq Faqieh
Soft Cover, Februari 2010
Stock tidak tersedia
Dalam acara Malam Amal "Satu Jam Bercanda Bersama Gus Dur", Jaya Suprana bertanya pada Gus Dur, berapa besar dana yang akan ia sumbangkan pada lembaga Rumah Sahabat Anak Puspita? Gus Dur menjawab mantap, "Lima puluh juta rupiah!" Beberapa bulan kemudian, panitia pembangunan rumah singgah bagi anak jalanan itu datang ke kediaman Gus Dur di Ciganjur untuk menanyakan sumbangan yang telah dijanjikan. Dengan ringan Gus Dur menjawab, "Lho, nama acaranya kan ’Satu Jam Bercanda Bersama Gus ...
98.
Pengalaman Pembangunan Indonesia oleh Widjojo Nitisastro
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
99.
Pak BeYe dan Istananya oleh Wisnu Nugroho (1)
Soft Cover, 2010
Stock tidak tersedia
Presiden Republik Indonesia adalah orang paling penting atau nomor satu di negeri ini. Setidaknya, sesuai pelat nomor sedan kepresidenan: RI 1. Oleh Wisnu Nugroho, wartawan Kompas, sisi tidak penting RI 1 yang kini dijabat Susilo Bambang Yudhoyono dipaparkan dengan lugas,mengalir, dan apa adanya di blog kompasiana. Menulis berita ”penting” RI 1 dan menyiarkannya langsung dan serentak hanya membuat berita makin seragam. Sifat ”penting” berita Istana membuat gereget ”menarik” ...
100.
Soft Cover, November 2009
Stock tidak tersedia
Lewat buku ini Agus Sudibyo menunjukkan gerakan reformasi pasca-1998 belum sepenuhnya mampu membebaskan media dari dominasi sistem politik dan ekonomi. Keinginan menjadikan media sebagai ruang publik yang bebas dan demokratis belakangan justru dihadapkan pada tren kembali menguatnya kontrol negara dan kembali berkuasanya pemilik modal. Regulasi dan praktik bermedia lebih mencerminkan ambisi penggunaan media untuk mempertahankan kekuasaan politik dan ekonomi, bukan untuk mencerdaskan dan ...