Pencarian

Penulis
Wibowo
Kategori
Buku
Politik & Hukum
Sosial & Politik

Hasil: 1 - 4 dari 4
GRIDLIST
1.
Mahalnya Demokrasi, Memudarnya Ideologi oleh Pramono Anung Wibowo
Soft Cover, November 2013
Stock tidak tersedia
Menjadi seorang legislator tidaklah mudah, sebagaimana dibayangkan oleh sebagian kalangan. Diperlukan keahlian dalam memaksimalkan komunikasi politik dengan konstituen, sehingga visi dan misi politiknya dapat ditangkap dengan baik. Belum lagi, dalam sistem proporsional terbuka yang ditandai dengan kemenangan bagi pemilik suara terbanyak, seorang legislator harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal. Konsekuensinya, yang mengemuka adalah politik transaksional dan ideologi politik semakin ...
2.
Soft Cover, Maret 2011
Stock tidak tersedia
Proses demokratisasi di republik ini ternyata terus direcoki bandit demokrasi. Ada yang disebut bandit pengembara, ada bandit menetap. Keduanya sama-sama jahat. Merekalah yang merongrong perjuangan dan beragam upaya kita menegakkan ideologi yang memuliakan rakyat itu. ...
3.
Setelah Air Mata kering
Masyarakat Tionghoa Pasca Peristiwa Mei 1998
oleh I. Wibowo
Soft Cover, Maret 2010
Stock tidak tersedia
Kerusuhan anti-Tionghoa Mei 1998 dapat dikatakan sebuah tonggak sejarah paling buruk dalam kehadiran orang Tionghoa di Indonesia. Peristiwa itu brutal, kejam, berdarah, dan tak berperikemanusiaan. Sepuluh tahun kemudian beberapa orang berkumpul untuk merenungkan peristiwa itu dan melihat apa-apa saja yang telah dicapai ’Setelah Air Mata Kita Kering. Buku ini menyajikan bahasan yang menarik dan sering provokatif, membeberkan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh orang etnis ...
4.
Merangkul Cina
Hubungan Indonesia Cina Pasca Soeharto
oleh I. Wibowo
Soft Cover, Mei 2009
Stock tidak tersedia
Berisi kumpulan tulisan dari 10 orang penulis yang menitikberatkan pada hubungan Indonesia-Cina. Hubungan Indonesia-Cina sudah terjalin sejak tahun 1950, tetapi baru akhir-akhir ini hubungan keduanya menjadi erat. Kunjungan antara pemimpin semakin sering, volume perdagangan meningkat, begitu pula turisme. Ada kerja sama di bidang energi, juga di bidang militer. Puncaknya adalah ditandatanganinya "Kemitraan Strategis" pada April 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Hu ...