Pencarian

Brand
Dipta
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Sejarah


Format
Soft Cover (4)
Hard Cover (1)

Hasil: 1 - 5 dari 5
GRIDLIST
1.
No Image Available
Kisah Cinta Gajah Mada oleh Gesta Bayuadhy
Soft Cover, Juni 2015
Stock tidak tersedia
Gajah  Mada  merupakan  sosok  kontroversial.  Orang  tua,  tempat  lahir,  wafat,  kehidupan  percintaan,  bahkan  sepak terjang Gajah Mada merupakan hal yang masih misterius. Terlepas dari segala kontroversi yang menyelingkupi kehidupan Gajah Mada, nyatanya nusantara dan Majapahit makmur pada zamannya. Bahkan, adanya Indonesia ini juga berkat Sumpah Palapa yang ia ucapkan untuk menyatukan nusantara. Lalu, bagaimanakah sebenarnya ...
2.
Soft Cover, Februari 2015
Stock tidak tersedia
3.
Sejarah Lengkap Wali Sanga oleh Masykur Arif
Hard Cover, Juni 2013
Stock tidak tersedia
Wali Sanga menjadi penanda dari sejarah masuknya Islam ke Pulau Jawa. Melalui tangan para Wali Sanga itulah, Islam berkembang pesat di tanah Jawa. Dipandang dari akar kata, "Wali Sanga" berarti wali yang berjumlah sembilan. Memang, ada yang mengataka,n bahwa Wali Sanga merupakan nama organisasi dakwah pada masa itu, sehingga jumlahnya tidak hanya sembilan orang, melainkan lebih banyak lagi. Akan tetapi, di kalangan masyarakat umum, Wali Sanga yang populer adalah Wali Sanga yang ...
4.
No Image Available
Sejarah Lengkap Syekh Siti Jenar oleh Sartono Hadisuwarno
Soft Cover, Mei 2013
Stock tidak tersedia
Syekh Siti Jenar. Membincang tokoh kontroversial yang satu ini memang seolah tak akan ada habisnya. Kegaiban dan keajaiban ajarannya berbanding lurus dengan sejarah dan perjalanan hidupnya. Penuh teka-teki. Penuh kontroversi. Bahkan, kematiannya pun tak luput dari intrik dan kentalnya misteri. Hingga kini, ada beragam kisah yang beredar di masyarakat mengenai tokoh yang satu ini. Mulai dari yang berbau mistis hingga politis; mulai dari yang bersifat logika hingga seolah khayalan ...
5.
Sultan Agung oleh Daryanto
Soft Cover, April 2013
Stock tidak tersedia
"Ingin menaklukkan tanah Jawa?" tanya Adipati Mandraka. "Ya, Eyang," jawab Sultan Agung mantap. "Karena, hingga kini, masih banyak daerah timur yang belum mengaku takluk kepada Mataram. Bahkan, beberapa kadipaten yang semula mengakui kekuasaan Mataram, secara terang-terangan memerdekakan diri. Walaupun bukan berarti memberontak, mereka harus diingatkan." "Tidak hanya itu, aku juga akan mengusir orang-orang Belanda yang kini menguasai Sunda Kelapa," ...