Pencarian

Brand
Diva Press
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Sastra


Hasil: 81 - 85 dari 85
GRIDLIST
81.
Perca-Perca Bahasa oleh Holy Adib
Soft Cover
Stock tidak tersedia
PERCA - PERCA BAHASA ...
82.
Riwayat Sarung oleh Ahmad Nyabeer
Soft Cover Rp. 47.000 Rp. 37.600 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Tradisi bersarung yang biasa kita kenal di kalangan santri dan kaum nahdiyin, menjadi bagian penting bagi Ahmad Nyabeer. Penyair Madura ini sangat kuat dalam tradisi "sarungan" terasa dalam buku puisi ini. Selain budaya dan alam Madura itu sendiri. Puisi "Sarung ibu" menarik bagi saya, dan bukan tak disengaja diletakkan di awal dan jadi lokomotif kumpulan puisi ini: 'Ibu tua itu terus mendongeng/sebuah sarung bergambar/pagi yang ceria'. Lalu puisi kedua yang berjudul 'Ibu Ingin Pulang" dan ...
83.
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Dari beberapa kisah-kisah drama dalam buku ini, satu di antaranya adalah lakon "Perempuan-Perempuan Chairil" yang membawa kita pada kisah cinta Chairil Anwar dan perempuan-perempuan dalam hidupnya. Sisi romantis dan kisah getir percintaan penyair yang kerap disebut sebagai "binatang jalang" itu, ternyata juga merefleksikan pergulatan kepenyairannya. Kisah drama ini menjadi sangat menarik ketika hadir dalam situasi perayaan 100 Tahun Chairil Anwar. "Perempuan-Perempuan Chairil" pernah ...
84.
Film dan Pascanasionalisme oleh Seno Gumira Ajidarma
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Ini bukan tentang film, melainkan ideologi—sebagaimana tiada yang melebihi film dalam menanggung beban nasionalisme di Indonesia. Sejak pemutaran pertama Darah dan Doa di Istana Merdeka pada 1950; pengalaman Orde Baru yang memisahkan film dari bentuk seni lain, dan mengendalikannya di bawah Departemen Penerangan; sampai masa pasca-Reformasi, tempat Festival Film Indonesia masih terus menjadi ajang pengujian: apakah film Indonesia itu “sudah Indonesia” atau belum. Bagaimanakah cara ...
85.
Rawi Tanah Bakarti oleh Kiki Sulistyo
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Di mana rahasia terbuka, bahwa di tenggara, jauh di tenggara, karang itu masih ada tumbuh inci demi inci, bagai tubuh jin gili, jadi tanah tanpa perawi yang kau sebut Bakarti. ...