| Soft Cover, Oktober 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
181.
No Image Available
182.
| Soft Cover, Mei 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Silvermist tidak pernah panik. Ia peri-bakat-air yang paling tenang, setenang air danau yang dalam di pegunungan. Tapi kemudian seekor kepik putih yang "membawa sial" hinggap di kepalanya, dan dunianya yang teratur jadi kacau-balau.
Ia mulai kehilangan barang, mengalami kecelakaan, dan melakukan berbagai kesalahan.... Silvermist tidak percaya takhayul. Tapi mengingat semua musibah itu terjadi sejak ia menemukan si kepik putih, ia jadi ragu. Siapa tahu pendapat peri-peri lain benar? Siapa ...
183.
| Soft Cover, Mei 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tinker Bell dan Terence bersahabat. Tapi kadang-kadang Terence mengesalkan. Ia selalu berada di dekat Tink sehingga Tink merasa terganggu. Ketika Terence secara tidak sengaja merusakkan mangkuk kesayangannya, amarah Tink meledak dan ia mengusir Terence.
Tapi tak lama kemudian Tink menyadari bahwa ia salah. Bagaimana ia dapat memperbaiki hubungannya dengan Terence? Ah, ia akan memberinya hadiah istimewa, debu pixie dari pohon yang sudah musnah sejak zaman dahulu kala.
Tink pun pergi ke ...
184.
No Image Available
| Soft Cover, Mei 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Wah, bukan main beruntungnya Beau! Anak kuda kesayangan Ariel itu tinggal di istana layaknya anggota keluarga kerajaan. Beau tidur di bantal empuk lengkap dengan selimut. Makanannya disiapkan khusus oleh juru masak dan disajikan di ruang makan istana.
Beau bahkan boleh duduk di samping Ariel dan Pangeran Erik di balairung!Tapi bagaimana ketika Beau mulai besar? Dapatkah kuda dipelihara di dalam istana?
Judul-judul lengkap seri ini:
- Anak Kuda Kesayangan Ariel
- Buttercup si ...
185.
No Image Available
| Soft Cover, Mei 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Aurora ingin punya kuda sendiri, dan ia telah memilih Buttercup. Kuda itu begitu gagah berani. Ia mengelilingi halaman istana dengan penuh percaya diri dan sama sekali tidak kaget ketika para prajurit meniup trompet. Ketika Aurora menyuruhnya melompati tembok batu, ia pun melakukannya dengan mulus.
Buttercup kuda yang sempurna! Tapi, ketika Aurora mengajak Buttercup ke pondok tiga peri baik di hutan, kuda itu tiba-tiba berubah. Ia takut pada binatang-binatang kecil sahabat Aurora. Ia ...
186.
| Soft Cover, Mei 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Sultan sedang kesal. Pacuan Kuda di Padang Pasir akan segera diadakan dan sudah tiga tahun berturut-turut Agrabah kalah. Yasmin menawarkan diri untuk mewakili Agrabah dalam pacuan kali ini. Yasmin yakin kudanya yang sangat cepat, Midnight, pasti menang.
Tapi Sultan tidak mengizinkan karena pacuan itu sangat berbahaya. Aladin ingin menggantikan Yasmin menunggang Midnight, tapi sang kuda yang tidak mengizinkan!Wah, bagaimana ini? Yasmin harus mencari akal untuk ikut pacuan tanpa diketahui ...
187.
| Soft Cover, April 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Rani si peri-bakat-air sangat menyukai hujan. Tapi ketika ia mengundang awan hujan kecil untuk mampir, segalanya menjadi kacau. Bidadari air nakal bernama Dab menipu Rani dan menjadikannya penjaga sekumpulan awan hujan!
Dab tidak mau mengambil kembali awan-awan itu sebelum Rani menjawab teka-tekinya. Apa tiga harta peri yang paling berharga? Rani tak tahu jawabannya, sementara peri-peri lain yang mencoba membantunya malah bertengkar sendiri! Gawat deh, bisa-bisa Pixie Hollow basah terus ...
188.
No Image Available
| Soft Cover, April 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dulcie yang malang! Setelah peri-bakat-kue yang kelelahan ini gagal menyiapkan sarapan, Ratu Clarion menyuruhnya libur. Tapi liburan Dulcie sama sekali tidak menyenangkan. Semua kawannya terlalu sibuk untuk menemaninya. Dan lebih buruk lagi, peri-bakat-kue yang baru, Ginger, mengambil alih pekerjaan Dulcie!
Lalu Dulcie menemukan resep ajaib di perpustakaan. Ia ingin segera mencobanya. Tapi bagaimana ia bisa membuat Kue Nyaman yang misterius itu, kalau ia tidak diizinkan masuk ke dapur? ...
189.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Cinderella akan ikut pacuan kuda. Raja menyediakan 122 kuda gagah untuk ditunggangi, tapi Cinderella memilih kuda tuanya, Frou. Cinderella yakin Frou memiliki hati seorang juara dan ia pasti menang. Masalahnya, Frou sendiri tidak yakin.
Selama latihan ia terus-menerus melakukan kesalahan.Untunglah, Ibu Peri datang dan memberinya tapal kuda kaca! ...
190.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Putri Salju sangat kaget ketika kuda Pangeran, Astor, pulang tanpa majikannya. Apa yang terjadi pada Pangeran? Bukankah tadi pagi mereka pergi bersama-sama? Astor mengentak-entakkan kaki dengan tak sabar.
Sepertinya kuda itu ingin berkata, "Selamatkan Pangeran!" Ketika Putri Salju naik ke punggungnya, Astor langsung melesat ke arah hutan.Bahaya apa yang menanti mereka di hutan yang gelap itu? ...
191.
No Image Available
| Soft Cover, Maret 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Belle bingung sekali. Kuda kesayangannya, Phillipe, tampak sedih dan loyo. Belle menghias kandang kuda supaya suasananya lebih ceria, tapi Phillipe tidak gembira.
Belle mengadakan pertunjukan orkes untuknya, tapi Phillipe tetap muram. Bahkan, mandi busa ala raja-raja pun tak dapat membangkitkan semangat Phillipe. Kalau saja kuda itu bisa bicara... Apa sih yang diinginkannya? ...
192.
| Soft Cover, Januari 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pada suatu masa hiduplah seorang pekerja serabutan bernama Skeeter Bronson. Ia menikmati hidupnya yang sederhana, meski ia tetap mempunyai mimpi-mimpi. Sesuatu yang aneh terjadi ketika Skeeter bertugas menjaga keponakan-keponakannya selama seminggu.
Kisah-kisah pengantar tidur yang diceritakannya kepada mereka benar-benar menjadi kenyataan! Skeeter mencoba memanfaatkan keajaiban ini untuk mewujudkan mimpi-mimpinya. Tapi pengendali kisah-kisah itu ternyata bukan dirinya. Bukannya mendapatkan ...
193.
No Image Available
194.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Seorang bayi perempuan tertawa untuk pertama kalinya. Tawa itu terbang keluar dari dunia manusia, tiba di Never Land, dan menjadi seorang peri!
Peri baru itu bernama Tinker Bell, dan ia bangga menjadi peri tinker---peri-bakat-memperbaiki. Tapi kemudian ia melihat bakat teman-temannya yang lebih hebat. Vidia, misalnya, yang dapat membuat angin puyuh, sementara ia hanya membuat kuali dan panci!
Tink ingin menciptakan penemuan-penemuan yang luar biasa, tapi hasilnya malah kekacauan. Putus ...
195.
No Image Available
| Soft Cover, Desember 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Yuk ikut Tinker Bell terbang ke Pixie Hollow!
Kita kenalan dengan teman-temannya: Iridessa yang membuat pelangi. Fawn yang
dapat berbicara dengan binatang. Terence yang bertugas membagikan debu peri.
Tapi, hati-hati terhadap Rumput Duri Berlari, elang, dan Vidia! ...
197.
No Image Available
198.
No Image Available
| Soft Cover, November 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Dongeng-Dongeng yang Cocok untuk Seorang Putri!
Bersiaplah untuk sebuah cara baru dalam menikmati kisah-kisah putri Disney kesukaanmu. Dalam buku
dongeng-komik ini, yang mengisahkan ulang dongeng-dongeng Disney kesayanganmu, kau akan bergabung bersama Cinderella ketika ia berdansa di pesta, Putri Salju ketika ia membersihkan pondok Tujuh Orang Kerdil, dan Pangeran Phillip ketika ia bertempur melawan si jahat Maleficent untuk menyelamatkan Aurora. Yang paling menyenangkan, kau bisa melihat ...
199.
| Soft Cover, Oktober 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Yasmin ingin sekali melihat Bintang Persia, permata yang keindahannya sudah menjadi legenda. Tapi, permata itu tersimpan di puncak menara yang tinggi dan dijaga oleh pengawal yang galak. Hanya seorang ratu yang pandai, adil, dan baik hati yang diizinkan masuk ke menara.
Bagaimana Yasmin dapat membuktikan dirinya pandai, adil, dan baik hati?
...
200.
No Image Available
| Soft Cover, Oktober 2008 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Hari ini hari ulang tahun Aurora yang ketujuh belas. Wah, bukan main gembiranya dia, apalagi ibunya akan menghadiahinya mahkota berlian yang cantik. Tapi sebelumnya, Aurora harus membuktikan dirinya pantas mendapatkan mahkota itu. Caranya? Dengan menjawab tiga teka-teki! ...




Keranjang






