| Soft Cover, Mei 2009 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Aurora ingin punya kuda sendiri, dan ia telah memilih Buttercup. Kuda itu begitu gagah berani. Ia mengelilingi halaman istana dengan penuh percaya diri dan sama sekali tidak kaget ketika para prajurit meniup trompet. Ketika Aurora menyuruhnya melompati tembok batu, ia pun melakukannya dengan mulus.
Buttercup kuda yang sempurna! Tapi, ketika Aurora mengajak Buttercup ke pondok tiga peri baik di hutan, kuda itu tiba-tiba berubah. Ia takut pada binatang-binatang kecil sahabat Aurora. Ia ...




Keranjang





