Terapi komplementer (complementary therapie) belakang-an ini telah menjadi isu di banyak negara, dan didukung berbagai teori, seperti teori Nightingale, Roger, dan Leininger. Terapi ini tergolong terapi non-konvensional yang digunakan sebagai tambahan dan pelengkap untuk terapi konvensional yang direkomendasikan oleh penyelenggara pelayanan kesehatan, dan merupakan bentuk penyembuhan yang bersumber pada berbagai sistem, modalitas, dan praktik kesehatan. Kebutuhan masyarakat yang meningkat dan berkembang-nya penelitian terhadap terapi komplementer menjadi peluang bagi perawat untuk berpartisipasi dalam terapi ini. Perawat dapat berperan sebagai konsultan untuk klien dalam memilih alternatif yang sesuai ataupun membantu memberikan terapi langsung. Buku ini membahas berbagai hal tentang terapi kom-plementer, dari mulai teori sampai jenis-jenis terapi serta sejarah dan kegunaannya.