| Soft Cover | Rp. 44.000 | Rp. 35.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
341.
No Image Available
343.
No Image Available
344.
No Image Available
Dan Engkau adalah Cerita
Puisi Cinta dan Rindu Seorang Wanita
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Kalau cinta benar buta adanya mungkin saat ini aku tak memujamu laksana dewa laut pun tak kusandingkan dengan sejuknya pelukanmu cinta memiliki banyak mata menggelora bahkan di ujung kata selalu terdengar aku ingin ikut samapi ke surga.
kalau cinta benar buta adanya rasanya saat ini kuingin menunjuk segala kata mungkin tak bisa ada yang mengelak berkasih mesra dengan raja,mungkin berpeluk mesra dengan pangeran,mungkin atau sekedar berkeliling menghitung hari pergi bersama tanpa mengatas ...
345.
No Image Available
| Soft Cover | Rp. 250.000 | Rp. 212.500 (15% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Penyair Sitok Srengenge tidak menulis tentang bunga-bunga liar atau keelokan sawah berundak dari kampung halamannya. Puisi-puisinya dimaksudkan Untuk memantik, terkadang mengejutkan. Sitok dianggap penyair muda Indonesia terbaik. Ia kerap disebut berperan dalam “kebangkitan” sastra Indonesia.
- Asiaweek
Puisi Sitok Srengenge diukir secara cantik. Ritmis tapi penuh makna, luas dan dalam, terbuka bagi berbagai kemungkinan interpretasi, kegembiraan, dan pengayaan bagi pembacanya... ...
346.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pemenang Nobel, Rabindranath Tagore adalah salah satu penulis paling penting dalam abad ke-20 dalam kesusastraan India. Di antara pekerjaannya, "Gitanjali" dianggap sebagai salah satu prestasi terbesar, dan telah menjadi buku terlaris abadi sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1913.
...
348.
No Image Available
| Soft Cover | Rp. 20.000 | Rp. 15.000 (25% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Buku ini berisi puisi-puisi pilihan dari semua buku kumpulan puisi karya almarhumah Azwina Aziz Miraza, sejak pertama diterbitkan tahun 1980, Tango Kota Air, sampai Tuhan, Aku Sendirian (2008). Masa penciptaannya mencakup 32 tahun, sejak sajak pertama dibuat tahun 1976 ketika masih siswa SMP sampai 2008 ketika sudah menjadi ibu dari tiga orang anak. Antologi demikian ini merupakan impiannya semaca hidup. Puluhan puisi dalam buku ini menggambarkan perjalanan batinnya, pandangannya terhadap ...
349.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Suara ku-chen di rerumpun bambu,
di hutan kecil bertabur kabut.
Selepas subuh, dara melangkah
di tangannya sekeranjang persik
dan angin menggelitik, lewat bukit-bukit.
Suara ku-chen di antara ilalang,
cahaya merebak lewat pepohonan.
Selepas pagi, dara berdendang
suaranya menyelusup lewat rerimbun dahan
dan dedaunan gerisik, karena angin menggerisik.
Nah, lihatlah!
Ketika burung mencericit dan dara tertawa
pada pagi lembayung muda,
ketika angin bertingkah
dan ...
350.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Faiz, nama lengkapnya Abdurahman Faiz, lahir di jakarta, 15 November 1995. Masih muda banget, kan? Siswa kelas 2 SDN 02 Cipayung ini pada usia 3 tahun, pernah bilang, "Bunda, aku mencintai Bunda seperti aku mencintai surga". Dan, sejak saat itu, setiap waktu, Faiz bisa tiba-tiba mengeluarkan kalimat-kalimat puitis layaknya seorang penyair.
Putra pertama Tomi Satryatomo dan Helvy Tiana Rosa ini pada Agustus 2003 lalu, meraih Juara I Lomba Menulis Surat untuk Presiden, Tingkat Nasional, yang ...
351.
No Image Available
Buku ini merupakan kumpulan sajak yang bersifat epik tentang masyarakat Arab pernakanan di Indonesia dari sudut pandang seorang Arab peranakan yang menjadi pemenang pertama sayembara puisi Dewan Kesenian Jakarta Tahun 1998-2002.
...
352.
To Love To Wander
The Poetry of Sitor Situmorang
| Soft Cover | Rp. 125.000 | Rp. 100.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
The more than one hundred poems in this book trace the development of Indonesia’s longest-reigning poet, from before the revolution through the turbulent 1960s and finally to his current residence abroad. ...
354.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Pembicaraan tentang sastra tidak habis-habisnya dilakukan orang dalam usaha meningkatkan wawasan masyarakat tentang sastra-terutama sastra Indonesia dan sastra di Indonesia-yang semakin hari semakin berkembang. Pembicaraan-pembicaraan itu terwujud dalam penelitian sastra, baik sastra Indonesia lama maupun penelitian sastra Indonesia modern. Hasil pembicaraan tersebut haruslah disebarluaskan kepada masyarakat agar apa yang dihasilkan oleh kegiatan tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat ...
355.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Hasyim "Bunglon" Wahid
Oleh: Radhar Panca Dahana
Kompas, 6 September 2005
Ruang gelap itu pecah oleh suara mendengking dengan dengung panjang ditinggalkannya. Teater Kecil Taman Ismail Marzuki, lepas Isya, 28 Agustus lalu, itu pun terpaku. Tak hanya lantaran suara gitar elektrik yang menikam gendang telinga, tapi juga Indonesia Raya dalam melodi yang ganjil. Lagu agung itu pun seperti hukum rejam yang pedih dan menyakitkan pengunjung yang memenuhi acara peluncuran buku puisi Bunglon karya ...
357.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Rantau, sparring partner, silaturahmi, adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua. Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jarak yang mendekatkan. Sesuatu yang semasa di kampung dianggap biasa, ketika diingat atau dikenang kembali, justru terasa baru. Tanda, lambang, dan nama-nama datang menggoda, membantunya mencipta idiom, metafora, dan gaya pengucapan; membuat perumpamaan, menghidupkan khazanah lama. Tradisi rantau ...
358.
No Image Available
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Tan Lioe Le mungkin bisa di sebut sebagai penyair pertama di Indonesia yang serius melakukan eksplorasi atas ritual dan mitologi Tionghoa untuk puisi. Ini dapat dibaca pada puisi-puisinya dalam buku ini, antara lain Co Kong Tik dan Cing Bing. Akan tetapi, nuansa etnik yang kental tak lantas membuat puisi-puisi Tan Lioe Le kehilangan daya pikatnya untuk khalayak yang luas. Karena bagaimanapun, puisi tetap saja perkasa melampaui batas-batas ...
359.
| Soft Cover | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Inilah himpunan lengkap pertama puisi-puisi dari lima windu karir Goenawan Mohamad, sang penyair, eseis dan wartawan Indonesia.
***
"... ciri khas yang paling menonjol, dan yang menjadikan puisi ini mempesona dan sekaligus sering sukar dipahami secara rasional ialah semantik kata. Metaforiknya sangat orisinal, kaya dan kuat, acap kali mengejutkan atau membingungkan .... Lebih khas lagi cara sajak Goenawan Mohamad sering mempertahankan asosiasi yang ditimbulkan oleh metafor atau perumpamaan ...




Keranjang




