Pencarian

Kata Kunci
Bentang Pustaka
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Puisi


Format
Soft Cover (11)
Hard Cover (1)

Bahasa
Indonesia (12)

Hasil: 1 - 12 dari 12
GRIDLIST
1.
No Image Available
Sayap-sayap Patah oleh Khalil Gibran
Soft Cover, April 2021
Stock tidak tersedia
2.
Puisi-puisi Cinta oleh W.S. Rendra
Soft Cover, Maret 2018
Stock tidak tersedia
Rendra dijuluki “Si Burung Merak” bukan hanya karena pesonanya di atas panggung saja. Tapi, memang begitulah ia. Sesosok pribadi yang penuh vitalitas dan gairah. Seorang pecinta, bak merak yang merentangkan ekor cantiknya untuk menarik perhatian sang kekasih. Untuk merekalah, para kekasih, ia tuangkan cintanya lewat puisi. Di dalam buku ini, terangkum puisi-puisi cinta Rendra dari tiga masa. Puisi-puisi masa mudanya begitu sederhana, tapi manis dan jenaka. Puisi-puisi masa dewasanya terasa ...
3.
Rio begitu terobsesi dengan mobil jeep hijau yang menghuni garasi rumahnya. Setiap saat, dia berharap bersama mobil itu akan mampu memupus kerinduannya kepada sosok bernama Indah. Tetapi, rasa sepi dan hampa malah makin menggigit. Kuku mengemudi mobilnya kencang-kencang. Memacari seorang pembunuh adalah pilihan yang tak pernah ada dalam kamusnya, apalagi pembunuh yang mencabut nyawa kekasihnya. Bagi Rio, Kuku, dan manusia-manusia lainnya, mobil jeep hijau itu bukanlah sekadar ...
4.
Almustafa oleh Kahlil Gibran
Hard Cover, Mei 2017
Stock tidak tersedia
Tokoh di dalam buku ini, Almustafa, hendak kembali ke negerinya dengan menaiki sebuah kapal. Keberangkatannya tertunda oleh pertanyaan-pertanyaan tentang misteri kehidupan yang diajukan oleh penduduk kota. Wejangan-wejangan yang disampaikan oleh Almustafa bertujuan untuk memerdekakan pikiran siapa pun yang menyimaknya. Almustafa—yang dalam edisi bahasa Inggris berjudul The Prophet—adalah mahakarya Gibran yang telah menginspirasi banyak orang, termasuk penyair ...
5.
Puisi-puisi Cinta oleh W.S. Rendra
Soft Cover, September 2015
Stock tidak tersedia
 Kekasihku seperti burung murai suaranya merdu. Matanya kaca hatinya biru.   Kekasihku seperti burung murai bersarang indah di dalam hati.   Rendra dijuluki “Si Burung Merak” bukan hanya karena pesonanya di atas panggung saja. Tapi, memang begitulah ia. Sesosok pribadi yang penuh vitalitas dan gairah. Seorang pecinta, bak merak yang merentangkan ekor cantiknya untuk menarik perhatian sang kekasih. Untuk merekalah, para kekasih, ia tuangkan cintanya lewat ...
6.
Konsierto Di Kyoto oleh mochtar Pabottingi
Soft Cover, Agustus 2015
Stock tidak tersedia
Kau bacakah rinduku pada lengking klarinet sore hari. Jauh di seberang Kamogawa kala puluhan burung bangau meluncur senyap menyusuri kemilat kaca sungai ke utara. Ke Kitayama Kau bacakah hasratku pada liuk rumpun ilalang. Yang tumbuh memanjang seperti siang musim gugur. Bergetar bersama angin. Menarikan irama ricik sungai Seperti itulah, Nadia, jari jemariku bergetar. Seperti pertama kali lagi Menyusuri lekuk-lekuk malam. Mencari buah-buah ranum yang mereka rindu di peraduan Shugakuin *** ...
7.
Manusia Istana oleh Radhar Panca Dahana
Soft Cover, Maret 2015
Stock tidak tersedia
Dalam dunia politik, kata-kata bergulir, beredar dan mengelilingi meja-meja pengambil keputusan dalam makna yang sangat mentah. Tiada kemasakan, tak ada kedalaman, tanpa nuansa. Semua bahasa berkata secara pragmatis dengan maksud yang sangat praktis. Tiada lagi keindahan, estetika, hingga dalam cara berpolitiknya. Kultur dalam politik kian miskin, hingga pada tahap ia tidak lagi menjadi dasar (fundamen) bahkan dihindari dalam semua permainan politik yang dimainkan. Bahasa telah selesai, sebagai ...
8.
Doa Untuk Anak Cucu oleh W.S. Rendra
Soft Cover, April 2013
Stock tidak tersedia
Rendra, penyair legendaris negeri ini, telah lama berpulang. Namun, dia tidak sepenuhnya pergi. Ditinggalkannya alunan kata yang indah dan bertenaga bagi kita. Rendra bukan hanya seorang penyaji estetika. Dia turut menghadirkan realita di dalamnya. Perhatikanlah betapa puisi-puisinya selalu bicara tentang peristiwa di sekeliling kita. Tentang mulut-mulut yang terbungkam. Tentang orang-orang yang dirampas haknya. Tentang harapan mereka yang dilupakan. Namun, tak lupa pula dia membingkai rasa ...
9.
Kata oleh Bakdi Soemanto
Soft Cover, November 2007
Stock tidak tersedia
Kumpulan Puisi Sebagai seorang budayawan, penyair, sekaligus akademisi, Bakdi Soemanto berhasil mengelaborasikan kompleksitas dirinya itu ke dalam puisi-puisi yang kontemplatif. Dengan gaya bahasa yang jernih, Bakdi mampu membuat manusia, alam, dan Tuhan menjadi terjangkau oleh nalar kita tanpa harus dengan kernyit di kening. Puisi-puisi dalam buku ini ditulis dalam kurun waktu antara tahun 60-an hingga 80-an. ...
10.
No Image Available
Duka-Mu Abadi - Kumpulan Puisi oleh Sapardi Djoko Damono
Soft Cover
Stock tidak tersedia
11.
No Image Available
Gugusan Mata Ibu oleh Raudal Tanjung Benua
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Rantau, sparring partner, silaturahmi, adalah tiga tradisi utama yang mewarnai perjalanan kepenyairan Raudal Tanjung Banua. Di sini ia mencoba merumuskan konsepsi personalnya tentang rantau sebagai jarak yang mendekatkan. Sesuatu yang semasa di kampung dianggap biasa, ketika diingat atau dikenang kembali, justru terasa baru. Tanda, lambang, dan nama-nama datang menggoda, membantunya mencipta idiom, metafora, dan gaya pengucapan; membuat perumpamaan, menghidupkan khazanah lama. Tradisi rantau ...
12.
No Image Available
Malam Cahaya Lampion oleh Tan Lioe Ie
Soft Cover
Stock tidak tersedia
Tan Lioe Le mungkin bisa di sebut sebagai penyair pertama di Indonesia yang serius melakukan eksplorasi atas ritual dan mitologi Tionghoa untuk puisi. Ini dapat dibaca pada puisi-puisinya dalam buku ini, antara lain Co Kong Tik dan Cing Bing. Akan tetapi, nuansa etnik yang kental tak lantas membuat puisi-puisi Tan Lioe Le kehilangan daya pikatnya untuk khalayak yang luas. Karena bagaimanapun, puisi tetap saja perkasa melampaui batas-batas ...