| Soft Cover, April 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
161.
No Image Available
162.
| Soft Cover, Maret 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Siapakah yang diam-diam
menaruh gemunung di dalam
hatimu?
Siapakah yang membentangkan
curiga dari ujung dagu
hingga jendela kamarmu?
Di negeri kami, orang
bercerita tentang
tanah yang hilang,
tentang bangsa yang tak
punya siapa-siapa
selain ibukota.
........
Kita Pernah Saling Mencinta adalah buku puisi perdana Felix K. Nesi. Dalam buku ini terangkum jejak kepenyairan Felix selama rentang 2008-2019. Dengan penuh ironi Felix menyuarakan persoalan keluarga, kerontangnya alam, ...
164.
| Soft Cover, Februari 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
"anak-anak zaman yang slebor
merayap di mana-mana
tangan muda-mudi yang belum dewasa
menggenggam kayu dan besi
mereka bergerak memecahkan hari di kota-kota
paling depan, Rudi Jalak berselendang
giwang di kuping kanan
celana blue jeans kemeja komprang
Rudi Jalak Gugat merupakan potret perlawanan kaum muda terhadap situasi sosial yang terjadi pada masa Orde Baru, suatu masa yang dianggap pincang dan semrawut. Kumpulan sajak Rudi Jalak Gugat berisi karya-karya Yudhistira ANM Massardi ...
165.
| Soft Cover, Februari 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Triyanto Triwikromo, penulis Jungkir Balik Jagat
Jawa berulah. Setelah karib dengan cerita dan
puisi, ia menulis Nggragas! yang menggambarkan
kerakusan orang dalam berpolitik. Mengapa para
pemilik kekuasaan cenderung menindas? Buku
ini menjawab pertanyaan-pertanyaan itu dalam perspektif budaya Jawa.
Apakah ada makhluk yang senantiasa nggragas dan
nggrangsang sekaligus? Ada. Namanya Bakasura. Ia
dalam Mahabharata digambarkan sebagai raksasa
pemakan segala. Ia omnivora yang juga ...
166.
| Soft Cover, Februari 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Selama tiga dekade akhir masa hidupnya, Nizar Qabbani begitu intens menulis sajak-sajak politik. Pada periode ini, sajak-sajaknya berhasil mencetak dirinya menjadi “politisi” dalam arti yang lain. Sebagai pribadi yang independen, ia memang tak memiliki afiliasi ke partai politik mana pun. Namun, sebagai seorang “politisi dalam puisi”, ia selalu hadir sebagai oposisi. Lawan-lawan politiknya bukan satu rezim saja, tetapi seluruh penguasa Arab, terutama penguasa yang anti-kritik, ...
167.
| Soft Cover, Februari 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Salah Piknik adalah kumpulan puisi Joko Pinurbo yang sebagian besar isinya merespons fenomena yang terjadi selama wabah corona melanda dunia. Puisi-puisinya menampilkan permainan kata yang bernada humoris sekaligus getir. Sindiran dan kritik juga hadir dalam buku ini. Dilengkapi dengan ilustrasi karya Alit Ambara, buku puisi ini hadir sebagai dokumentasi sosial yang penting merekam banyak hal baru yang terjadi selama pandemi. ...
168.
| Soft Cover, Januari 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
PAKET INI BERISI: RAHMAN RAHIM CINTA HIDUP ITU HARUS PINTAR NGEGAS NGEREM Pre order: 10-20 Januari 2020 Bonus kartu ucapan caknun undian Tshirt Cak Nun Persediaan terbatas! ...
169.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 89.000 | Rp. 71.200 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
HANS Jika cinta adalah kata yang bisa kulipat di saku celana, maka aku akan terus membawanya bersama semua kenangan tentangmu. DINAR Aku berjalan dalam titian rindu, sendirian, dan menemukan cinta yang baru. Namun, kenapa kamu masih ada di situ? Apakah kamu sedang menungguku? HANS Kalau aku kangen, bolehkah aku sebut namamu? DINAR Biar kupikirkan dulu... di mana harus kusimpan kangennya kamu. Ini kiash cinta Hans dan Dinar. Cinta pertama yang tepisah puluhan tahun lamanya. Mereka berjumpa ...
171.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 65.000 | Rp. 52.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Zadig ou la Destinée ‘Zadig atau Suratan Takdir’ (1747), merupakan hikayat pertama Volaire yang mendapat sukses besar. Kisah Voltaire sesungguhnya amat sederhana, dapat membuat pembaca dengan mudah dapat menangkap alur ceritanya ke dalam pembacaan yang linear.
Suratan Takdir adalah menceritakan kisah seorang pemuda bernama Zadig, yang kaya, tampan dan dermawan, kemudian memadu kasih dengan seorang wanita cantik jelita bernama Semira. Akan tetapi Semira ...
172.
No Image Available
173.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 100.000 | Rp. 80.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Berpindah dari satu tokoh ke tokoh lainnya di masing-masing cerita, karya sastra Turki klasik modern pemenang penghargaan Orhan Kemal Award tahun 1974 ini menyatukan kehidupan yang tampaknya berbeda dalam plot yang cerdas dan seperti prisma. Dimulai dan diakhiri dengan runtuhnya pohon poplar di pusat Kota Ankara, percakapan para tokoh memperlihatkan kepada pembaca karakter-karakter dari berbagai lapisan masyarakat di Turki saat itu.
Dimulai dari kisah penjaga toko dan kekasihnya, mantan guru ...
174.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 95.000 | Rp. 76.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Kepak Sayap Bahasa: Kata, Makna, dan Ruang Budaya merupakan kumpulan esai yang mengangkat pernak-pernik kebahasaan yang “berkeliaran” mengelilingi kehidupan manusia Indonesia. Persoalan bahasa memang penuh warna dan lika-liku, meski kadangkala diabaikan tetapi terkadang membahana dengan letusan yang dahsyat. Bahasa itu universal, tetapi unik dan klasik. Berbeda dengan warisan budaya lainnya yang diturunkan nenek moyang kepada generasi penerusnya, bahasa bersifat lebih dinamis, ...
175.
No Image Available
| Soft Cover, 2021 | Rp. 75.000 | Rp. 60.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Novel ini bercerita tentang “Aku” yang mengagungkan Tanah Suci sebagai tempat suci. Oleh karena itu, “Aku” tidak berani menolak lamaran laki-laki yang baru ia kenal di sana. Ternyata, hati yang suci dan agung itu dinodai oleh laki-laki yang menghilang di saat pernikahan sudah siap dilaksanakan. Akhirnya, “Aku” berusaha melupakan kisah cintanya untuk pergi ke Taiwan. Ternyata, tabir TKI (BMI) yang “Aku” temukan di penampungan, memberikan titik ...
176.
No Image Available
| Soft Cover, 2021 | Rp. 65.000 | Rp. 52.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
“Nyak, Babe sekali lagi Ipung mohon izin, Ipung pengen Nyak ame Babe biar redho dan iklas… !!!”.
Mendengar apa yang diucapkan anaknya, Babe dan Nyak mengeluarkan air mata antara gembira dan sedih, saudara-saudara yang lain juga ikut mengeluarkan air mata tidak tahan melihat adegan seperti itu.
“Nyak ame Babe kagak bisa bilang ape-ape lagi ye Pung, pokoknye disono loe kudu jaga diri ye …. !!!”.
“Ipung janji Nyak, Babe…. Juga ...
177.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 80.000 | Rp. 64.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
"Melalui tiga cerpen yang mengawali antologi ini, pembaca dibawa untuk melihat dengan mata seorang Nenek yang menghadirkan momen-momen kebersamaan dengan cucu, secara segar, visual, hidup – detik demi detik. Kejutan yang mengarifkan selalu tersedia di ujung cerpen. Hal-hal kecil dari rutinitas hidup muncul sebagai kebaruan, karena perspektif atau tingkah cucu yang menyadarkan pada perubahan zaman. Wawasan atau kesadaran akan makna hidup yang diletupkan dari momen-momen ...
178.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 75.000 | Rp. 60.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Bromocorah merupakan kumpulan cerita pendek yang mengasyikan akan tetapi juga dapat dibaca sebagai cermin kenyataan manusia dan masyarakat di Indonesia yang kurang terbuka atau sama sekali tidak terbuka, jika salah seorang anggota masyarakat yang telah dianggap mempunyai cacat, maka seakan seumur hidupnya harus terus-menerus dengan beban cacatnya itu.
Dalam cerita pendek Bromocorah ini merupakan pesan utamanya. Padahal hal yang demikian sebenarnya mengingkari kemampuan manusia untuk selalu ...
179.
| Soft Cover, 2021 | Rp. 85.000 | Rp. 68.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
SETELAH mendapatkan sepotong tulang ayam, kucing hitam melompat dari lubang pembuangan. Kucing hitam itu membawa tulang ayam menuju kebun ubi kayu. Di tengah kelam dan pantulan cahaya lampu yang semar-semar dari pekarangan belakang, Arini kehilangan kucing hitam di antara rumpun ubi kayu.
“Kau melihat ibumu?”
“Perempuan tua di sebelah itu siapa?”
“Nenekmu.”
“Laki-laki tua di ...
180.
| Soft Cover, 2021 | |||
|
Stock tidak tersedia
|
|||
Puasa Puisi Karya Widya Mareta – Sejak Puasa Puisi menjadi bahan diskusi dalam festival literasi Patjar Merah beberapa waktu lalu, dibahas oleh Joko Pinurbo dan Ni Made Purnamasari pula, siapa yang bisa tahan untuk nggak icip baca bukunya?
Sampulnya simpel, tapi terlihat menawan. Judulnya pun eye-catching sekali. Seperti belum mulai membaca saja sudah tampak permainan kata-kata di sana.
Dan ternyata, setelah sampai pada puisi terakhir, Puasa Puisi karya Widya Mareta jadi salah satu ...




Keranjang






