Pencarian

Brand
Kepustakaan Populer Gramedia
Format
Soft Cover
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Puisi (19)
Sastra (68)

Hasil: 61 - 80 dari 87
GRIDLIST
61.
Soft Cover, Desember 2013
Stock tidak tersedia
Peranan sastra, sastrawan, dan tokoh sastra dalam kehidupan kadang dipertanyakan, terutama saat negara sibuk dengan pembangunan ekonomi. Para penguasa sering merasa terganggu oleh sastrawan karena sering bersikap kritis pada pemerintah, politikus, dan pejabat korup. Apa peranan sastra bagi Indonesia? Siapakah tokoh-tokoh sastra Indonesia paling berpengaruh dalam satu abad perjalanan sastra Indonesia? Dalam hal apa dan di kalangan mana mereka berpengaruh? Dan sejauh mana jangkauan pengaruh ...
62.
Sultan, Pahlawan dan Hakim oleh Henri Chambert-Loir
Soft Cover, Desember 2011
Stock tidak tersedia
Buku ini menampilkan lima teks Indonesia lama pendek, yang kebanyakan belum pernah terbit selama ini. Yang pertama, Hikayat Hang Tuah, dikarang waktu dunia Nusantara terbagi atas berbagai kerajaan dan kesultanan. Keempat yang lain ditulis waktu Hindia Belanda sudah menjadi kekuatan politik dominan. Teks-teks itu merupakan dokumen-dokumen sejarah tentang kerajaan, tokoh, malah barang (tempayan dan piring) yang terpencar antara Sumatra Utara dan Sulawesi Selatan. Teks-teks itu mengungkapkan ...
63.
Pucuk Gunung ES oleh Amin Sweeney
Soft Cover, Juli 2011
Stock tidak tersedia
AMIN SWEENEY adalah pengamat bahsa dan sastra tak tertandingi. Ia menguasai dan menyerap berbagai bahasa:Bercakap dengan anaknya berbahasa Melayu Kelantan, berpidato dalam bahasa Melayu dari Merauke sampai ke Perak dan Petani, serta mambaca karya dalam berbagai bahasa Eropa tanpa kesulitan. Lahir dalam keluarga Irlandia di London sekitar 72 tahun silam, Amin Sweeney, pernah profesor emeritus pengkaji Melayu pada Universitas California, BErkeley, sangat mencintai sepulauh tahun mencurahkan ...
64.
Mangir
(Cetak Ulang Cover Baru)
oleh Pramoedya Ananta Toer
Soft Cover, Juli 2011
Stock tidak tersedia
Setelah Majapahit runtuh pada 1527. Jawa kacau balau dan bermandi darah. Kekuasaan tak berpusat, tersebar praktis di seluruh kadipaten, kabupaten, bahkan desa. Perang terus-menerus menjadi untuk memperebutkan penguasa tunggal. Permata-permata kesenian, baik dibidang sastra, musik, dan arsitektur tidak lagi ditemukan. Selama hampir satu abad jawa di kungkung oleh pemerintah teror, yang berpolakan tujuan menghalalkan cara. ...
65.
Geliat Bahasa Selaras Zaman
Perubahan Bahasa-bahasa Di Indonesia Pasca-orde Baru
oleh Mikihiro Moriyama, Manneke Budiman
Soft Cover, Januari 2010
Stock tidak tersedia
Bahasa, mulai dari derah, Mandarin, sampai Inggris menjadi lazim dalam komunikasi sehari-hari, novel, pendidikan, sampai ke media massa. Pada sisi lain muncul gejala menulis novel dalam berbagai bahasa asing, seolah batas identitas konvensional tidak ada lagi pada abad ke-21. Sejumlah peneliti bahasa Indonesia berkumpul di Kampus UI Depok pada 9 - 11 Juni 2008 untuk membahas gejala berbahasa itu. Dalam pertemuan itu terungkap gejala perubahan besar dalam Bahasa Indonesia sejak 1997 yang ...
66.
Pengakuan Pariyem oleh Linus Suryadi AG
Soft Cover, Juni 2009
Stock tidak tersedia
Kumpulan prosa karya Linus Suryadi ini sebagai karya puncak lewat Pariyem, seorang babu asal Wonosari, Gunung Kidul. Dalam karya ini, Linus -sebagai seorang kejawen- membeberkan beragam segi kebudayaan Jawa: dari soal doa sampai dosa, dari soal falsafah hidup sampai sex, dari soal wayang sampai sikap kebangsawanan. Semua termaktub dalam prosa tanpa kehilangan rasa humor dan wajar. Bahkan soal sex, Linus dengan berani menggambarkan agak telanjang, namun tidak terjebak dalam kevulgaran. Sopan, ...
67.
No Image Available
Bahasa Sanskerta dan Bahasa Melayu oleh James T. Collins
Soft Cover, April 2009
Stock tidak tersedia
Di antara kata-kata setiap hari yang kita gunakan terdapat ratusan kata yang berasal dari bahasa Sanskerta. Namun ini hanya permukaan dari pengaruh bahasa Sanskerta atas bahasa Melayu, alias Indonesia, selama 1.300 tahun perkembangannya. Bahsa Sanskert sebenarnya pernah digunakan secara luas di Nusantara, kemudian menyuburkan aneka ragam kasusastraan, bahkan melahirkan berbagai jenis aksara dan sistem tulisan dari Sumatra Utara sampai Sulawesi Selatan. ...
68.
Soft Cover, 2008
Stock tidak tersedia
Hikayat Abdullah merupakan jilid ke-3 Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi yang diterbitkan oleh KPH (Kepustakaan Populer Gramedia). Karya ini terpanjang dan terkompleks yang dihasilkan oleh Abdullah. Selain edisi litografi 1849, Jilid III ii mengandung seluruh isi versi naskah 1843. Inilah pertama kali versi naskah diterbitkan. Naskah tersebut berisi beberapa kritikan pedas yang disensor oleh majikan Abdullah dalam versi cetak. Jika dahulu peran Abdullah masih dianggap penting ...
69.
No Image Available
Soft Cover, Juni 2006
Stock tidak tersedia
Karya Lengkap Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi jilid ke-2 menampilkan dua syair dan tiga prosa. Dua syair ini adalah Syair Singapura Terbakar Api dan Syair Kampung Gelam Terbakar. Prosa yang ditampilkan dalam buku ini adalah dua versi Ceretera Kapal Asap dan Ceretera Haji Sabar Ali Dua syair yang diangkat memang memaparkan kejadian yang sama, namun sering disalahartikan oleh banyak pihak. Keduanya memang mengisahkan kejadian yang sama namun dengan pendekatan yang bertentangan. Syair Kampung ...
70.
Pohon-pohon Sesawi oleh Y.B. Mangunwijaya
Soft Cover, 2006
Stock tidak tersedia
Kumpulan cerita yang sibuat oleh Romo Mangunwijaya sebagai perjalanan rohaninya sebagai imam. ...
71.
Soft Cover, Desember 2005
Stock tidak tersedia
Cergam penuh hikmah tentang ibadah, hidup, doa, dosa, cinta, kematian, dan rezeki. ...
72.
Soft Cover, Mei 2005
Stock tidak tersedia
Mungkin ada bakal pembaca yang terdorong untuk bertanya: "Karya Abdullah Munsyi? Itu bukankah sastra Malaysia? Abdullah itu bukan orang Indonesia." Pandangan demikian jelas anakronistis: perbatasan politik sekarang diproyeksikan pada abad ke-19, padahal pemisahan dalam pengkajian sastra antara wilayah yang sekarang menjadi Indonesia dan Malaysia artifisial semata-mata. Sebagaimana Raja Ali Haji tidak asing sebagai tokoh satra Melayu di Malaysia, begitu juga karya Munsyi Abdullah ...
73.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 9 oleh Marcus AS dan Yul Hamiati (Penyunting)
Soft Cover, Maret 2005
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaSeri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan Indonesia. ...
74.
Puisi Mbeling oleh Remy Sylado
Soft Cover, 2004
Stock tidak tersedia
Inilah buku pertama yang memuat puisi-puisi mbeling karya Remy Sylado, pencetus gerakan puisi mbeling, dari 1971 sampai 2003. ...
75.
Kekasihku: Puisi Joko Pinurbo oleh Joko Pinurbo
Soft Cover, 2004
Stock tidak tersedia
Hal yang paling menakjubkan dari karya sastra-khususnya puisi-dan kosmologi, keduanya merupakan pengembaraan hening. Suatu perjalanan menuju jantung kelengangan, mencapai bilik dan ruang yang belum bernama karena kata tak pernah cukup untuk menjamahnya ... Joko Pinurbo adalah seorang penyair yang produktif, terbukti setelah lima buku kumpulan puisinya diterbitkan : Celana (1999), Di Bawah Kibaran Sarung (2001), Pacarkecilku (2002), Trouser Doll (2002), dan Telepon Genggam (2003) kali ini ...
76.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 8 oleh Marcus AS dan Yul Hamiati (Penyunting)
Soft Cover, 2004
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaDua cerita dalam buku ini berjudul Pendekar Dari Chapei karya Kwee Tek Hoay (KTH) dan Battalion Setan karya Njoo Cheong Seng (Monsieur d'Amour). Kisah-kisah ini, yang berlatarbelakang masa perang Tiongkok-Jepang (1932-1945), antara lain bertutur tentang korupsi dan kemunafikan-sikap yang jamak pada masa itu dan juga sekarang.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa ...
77.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 7 oleh Marcus AS dan Yul Hamiati (Penyunting)
Soft Cover, 2003
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaBagaimanakah potret kehidupan perempuan pada masa kolonial, ketika pekik emansipasi belum bergaung lantang seperti sekarang? Beragam kisah tentang nyai dalam KMT jilid ke-7 ini barangkali bisa menggambarkannya.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa ...
78.
Surat dari Palmerah oleh Seno Gumira Ajidarma
Soft Cover, April 2002
Stock tidak tersedia
Kompilasi tajuk rencana majalah Jakarta-Jakarta yang diltulis oleh Seno Gumira Ajidarma menjelang dan sesudah runtuhnya Orde Baru. Masuk dalam kompilasi ini beberapa tajuk yang dilarang dipublikasikan. ...
79.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 6 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2002
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaLima karya dalam buku ini--Korbannya Kong-Ek (1926), Berjuang(1934), Masyarakat (1939), Bergerak (1935, Satu Milion (1938)-- boleh dibilang tidak hanya mampu menggambarkan peristiwa atau keadaan masyarakat zaman itu, tapi juga amat aktual.Betapa tidak. Sepak-terjang para lid-bestuur Tiong Hoa Hwe Koan yang cenderung mementingkan diri sendiri seperti ditampilkan Kwee Tek Hoay dalam drama Korbannya Kong-Ek mengingatkan kita pada tingkah polah wakil rakyat zaman ...
80.
No Image Available
Kesastraan Melayu Tionghoa 5 oleh Marcus A. S, Pax Benedanto
Soft Cover, 2002
Stock tidak tersedia
Seri Kesastraan Melayu TionghoaBerisi biografi hartawan Oey Tambahsia, Bapak Melayu Tionghoa Lie Kimhok, dan dua jago kunfu legendaris di Nusantara: Louw Djing Tie dan Lo Ban Teng.Seri ini memberi kesaksian bahwa Sastra Melayu Tionghoa merupakan salah satu pelopor dan berperan menyebarluaskan lingua franca Bahasa Melayu, yang merupakan cikal bakal Bahasa Indonesia. Sastra Melayu Tionghoa menjadi saksi dan bukti peranan etnis Tionghoa dalam pembentukan kebangsaan Indonesia. ...