| 2015 | Rp. 85.000 | Rp. 68.000 (20% OFF) | |
|
Stock di Gudang Supplier
|
|||
Sampai sekarang, Mangalua, masih melembaga di tengah masyarakat Batak. Adat dan Agama, baik Islam, Kristen (Katolik/Protestan) bahkan juga agama leluhur Batak PARMALIM, masih melaksanakannya. Bedanya, dahulu Mangalua, terjadi karena beberapa faktor. Pertama, karena mahar (Sinamot) yang tak sanggup dibayar oleh pihak lelaki. Kedua karena tidak adanya persesuaian, sebab antar kampung masih terjadi perseteruan.
Jogal, anak Mangaraja Parhujinjang, justru ingin menghapus perseteruan itu. Agar kedua ...




Keranjang






