Pencarian

Kata Kunci
Gramedia Pustaka Utama
Format
Soft Cover
Kategori
Buku
Puisi & Sastra
Puisi (98)
Sastra (135)


Hasil: 21 - 40 dari 233
GRIDLIST
21.
Epigram 60 oleh Joko Pinurbo
Soft Cover, Mei 2022 Rp. 66.000 Rp. 52.800 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
IBU KAMI Saban malam ibu kami yang jelata membersihkan pikiran anak-anaknya dari godaan kiat sukses dan kaya dengan mudah, cepat, dan celaka. ...
22.
BSD Nokturnal Melankolia oleh ANGELINA ENNY
Soft Cover, April 2022
Stock tidak tersedia
Cerita-cerita karya Angelina Enny adalah cerita-cerita yang dingin. Ia bercerita tanpa tendensi, apalagi menyodorkan kebaikan-kebaikan dari tokohnya. Ia membiarkan tokoh-tokohnya hadir di hati pembaca sebagaimana adanya. Plotnya yang mengalir, membuat kisah-kisah yang ia ungkapkan sangat mudah dan menarik untuk terus diikuti. Walau misalnya, ia harus mengisahkan lompatan-lompatan waktu lewat mimpi, tetapi tidak terasa bahwa kisah itu janggal. Sekali Anda membaca buku ini, sungguh sulit untuk ...
23.
Kepada Cium (Ed. Exclusive) oleh Joko Pinurbo
Soft Cover, Februari 2022
Stock tidak tersedia
Kepada Cium terbit pertama kali pada 2007. Kini hadir kembali atas permintaan pembaca. Buku ini berisi 30 puisi Joko Pinurbo yang ditulisnya sepanjang tahun 2005-2006. Melalui peristiwa-peristiwa yang tampak kecil dan sederhana, imajinasinya yang liar dan lembut mengajak kita mengembara, menyelami relung-relung sunyi dalam hubungan manusia dengan dunia di dalam dirinya dan dunia di luar dirinya. Cara berpuisinya yang unik sering membawa kita ke batas yang kabur antara yang getir dan yang ...
24.
Soft Cover, Desember 2021 Rp. 79.000 Rp. 63.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
“Pramoedya Ananta Toer dan Sastra Realisme Sosialis” merupakan buku pertama yang ditulis oleh salah satu penulis kenamaan Indonesia, Eka Kurniawan. Awalnya, buku ini merupakan tugas akhir kuliahnya dari Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada. Karyanya tersebut kemudian diterbitkan dalam bentuk buku pertama kali pada tahun 1999. Pembahasan dalam buku setebal 224 halaman ini sangatlah runut. Pada bab-bab awal, penulis menyuguhkan cerita kehidupan Pramoedya Ananta Toer. Penjabaran ...
25.
The Prophet oleh Kahlil Gibran
Soft Cover, Juli 2021
Stock tidak tersedia
on LOVE; on MARRIAGE; on CHILDREN; on GIVING; on EATING and DRINKING; on WORK; on JOY and SORROW; on HOUSES; on CLOTHES; on BUYING and SELLING; on CRIME and PUNISHMENT; on LAWS; on FREEDOM; on REASON and PASSION; on PAIN; on SELF-KNOWLEDGE; on TEACHING; on FRIENDSHIP; on TALKING; on TIME; on GOOD and EVIL; on PRAYER; on PLEASURE; on BEAUTY; on RELIGION; on DEATH ...
26.
Hujan Bulan Juni, novel grafis oleh Sapardi Djoko Damono
Soft Cover, Juli 2021
Stock tidak tersedia
Novel grafis Hujan Bulan Juni karya Sapardi Djoko Damono berkisah tentang sepasang kekasih yang saling mencintai namun terhalang oleh perbedaan budaya dan keyakinan. Tantangan demi tantangan datang silih berganti. Di tengah usaha mengupayakan restu dari kedua keluarga, tangan takdir pun ikut campur untuk menguji cinta mereka. Setelah novel, film, lagu, buku mewarnai, kini Hujan Bulan Juni karya maestro Sapardi Djoko Damono beralih wahana menjadi novel grafis. Buku ini adalah hasil kerja sama ...
27.
The Lyrics of Self-Acceptance oleh R. Yuki Agriardi
Soft Cover, Juni 2021
Stock tidak tersedia
Lost When I feel alone there`s once in a while thought to pour myself away. Then I saw, I was never alone, but only lost. Lost from my herd away. Agriardi is known as an artist that often works with the color of blue and the portrayal of animals, instead this time he uses a juxtaposition of 100 highly colorful drawings and lyrics. As if expressing that each phase towards self-acceptance can`t be flattened-put to one perspective, reason, and problem, hence the explosion of color and experience ...
28.
MEDUSAE oleh Theodora Sarah Abigail
Soft Cover, Mei 2021
Stock tidak tersedia
A girl is born every hour. Goodbye, says the mother. Who are you? asks the father. Every hour, a new curse is unleashed upon the world. *** Once upon a time, in a near yet far-off place, a child sprung into being. Her misadventures, mysterious and absurd, are recounted here as poems. Accompanied by black-and-white illustrations from award-winning artist Nadiyah Rizki S, Medusae is a reincarnation of the myths, legends, and folklore passed down over the past three centuries—from ...
29.
Kita Pernah Saling Mencinta oleh Felix K. Nesi
Soft Cover, Maret 2021
Stock tidak tersedia
Siapakah yang diam-diam menaruh gemunung di dalam hatimu? Siapakah yang membentangkan curiga dari ujung dagu hingga jendela kamarmu? Di negeri kami, orang bercerita tentang tanah yang hilang, tentang bangsa yang tak punya siapa-siapa selain ibukota. ........ Kita Pernah Saling Mencinta adalah buku puisi perdana Felix K. Nesi. Dalam buku ini terangkum jejak kepenyairan Felix selama rentang 2008-2019. Dengan penuh ironi Felix menyuarakan persoalan keluarga, kerontangnya alam, ...
30.
Salah Piknik oleh Joko Pinurbo
Soft Cover, Februari 2021
Stock tidak tersedia
Salah Piknik adalah kumpulan puisi Joko Pinurbo yang sebagian besar isinya merespons fenomena yang terjadi selama wabah corona melanda dunia. Puisi-puisinya menampilkan permainan kata yang bernada humoris sekaligus getir. Sindiran dan kritik juga hadir dalam buku ini. Dilengkapi dengan ilustrasi karya Alit Ambara, buku puisi ini hadir sebagai dokumentasi sosial yang penting merekam banyak hal baru yang terjadi selama pandemi. ...
31.
Soft Cover, Desember 2020
Stock tidak tersedia
Gen Z Senin pagi kau ingin berhenti bekerja, meluncurkan startup, menjadi influencer, dan menerima endorse. Senin siang kau teringat cicilan dan tagihan, investasi bulanan, tabungan liburan, persiapan menikah, dana darurat. Senin sore kau ingin pulang tepat waktu, tapi Bos menahanmu, klien menunggu hasil revisi kelima. • Lucia Priandarini menggubah sajak-sajaknya dengan bahasa yang hidup di tengah masyarakat. Dengan mendayagunakan diksi-diksi dan citraan-citraan kekinian, ...
32.
Soft Cover, Desember 2020 Rp. 99.000 Rp. 79.200 (20% OFF)
Stock di Gudang Supplier
Buku karya M. Aan Mansyur yang terbit pada penghujung tahun 2020 berjudul Mengapa Luka Tidak Memaafkan Pisau ini mungkin bagi sebagian orang yang akrab dengan puisi nama beliau tidak terdengar asing lagi. Buku kumpulan puisinya yang berjudul Tidak Ada Newyork Hari ini sempat bertengger dalam section best seller dan muncul di salah satu adegan dalam film Ada Apa Dengan Cinta 2. Buku ini berisi empat puluh satu puisi yang terbagi dalam lima bagian. Selain kata-kata apik dari M. Aan Mansyur yang ...
33.
Soft Cover, November 2020
Stock tidak tersedia
binatang kesepian dalam tubuhmu bukan serigala bagai anak unggas menetas dari telur bunga telang merambat ke luar tubuh berapa lama lagi air liurmu ampuh merekatkan tubuh yang telah retak? tiada yang sanggup membuka- buka catatan takdir. pun malaikat tampak pura-pura sibuk kehilangan pena Tubuh adalah objek utama dalam buku ini, terutama dalam bentuk metafora dan metonimia. Metafora: karena bisa merujuk ke berbagai hal lain dalam berbagai situasi. Metonimia: karena banyak elemen dalam buku ini ...
34.
Soft Cover, Agustus 2020
Stock tidak tersedia
Dari kamar mandi yang jauh dan sunyi saya ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puisi. Sabda sudah menjadi saya. Saya akan dipecah-pecah menjadi ribuan kata dan suara. Tubuhku kenangan yang sedang menyembuhkan lukanya sendiri. Menggigil adalah menghafal rute menuju ibu kota tubuhmu. Lupa: mata waktu tidur sementara. Tuhan yang merdu, terimalah kicau burung dalam kepalaku. Kita adalah cinta yang berjihad melawan trauma. ...
35.
Museum Kehilangan - Puisi oleh Wawan Kurniawan
Soft Cover, Juli 2020
Stock tidak tersedia
hari-hari mencuri wajahmu esok kita hanya mendengar suara tawa seorang nakhoda pemabuk dari neraka paling celaka dia bawa beribu cerita perihal menemukan seluruh harta karun yang kita cari tapi tak seorang pun akan percaya lagi setelah di museum kehilangan: terpajang cermin, terpasung wajahmu dan kesunyian berabad-abad lamanya. ...
36.
Soft Cover, Juli 2020
Stock tidak tersedia
Selama laut masih bergelombang Dan moke masih terus dituang Mendampingi kunyahan sirih pinang Gelas-gelas akan tetap menengadah Mengharap jatuhnya tetes-tetes baru Melunasi luka-luka. Sebuah kumpulan cakupan puisi. ...
37.
Jangan Mati Sebelum Berguna oleh Fitri Nganthi Wani
Soft Cover, Juni 2020
Stock tidak tersedia
Penyair hilang tak menjadikan buah persetubuhannya sebagai layaknya mereka Karena penyair di negerimu tidaklah seperti aku Karena puisi di negerimu tidaklah seperti puisiku Aku adalah kebebasan yang menjadi nakal Bermain kejar-kejaran dengan sederhananya bahagia di lorong-lorong yang digelapkan gerhana kehidupan Setengah tak dianggap *** Dalam kumpulan puisi ini, Fitri Nganthi Wani menerjemahkan luka, cinta, duka keluarga, dan peliknya kehidupan sebagai anak Wiji Thukul—aktivis ...
38.
Soft Cover, November 2019
Stock tidak tersedia
Apalagi urusan perasaan Cinta bisa berganti benci Percaya memudar berganti kusam ragu Pun komitmen menipis berubah jadi lupa Tapi aku akan tetap di sini Meyakini bahwa Besok pagi, malam pun akan berganti siang Mawar baru akan merekah ulang Dan hujan berikutnya pasti kan datang Kau sungguh boleh pergi Buku ini adalah buku kedua kumpulan sajak Tere Liye dengan ilustrasi terbaiknya. Buku pertamanya masuk dalam daftar salah satu buku sajak paling laris di Indonesia. Hadiahkan sajak-sajak ini untuk ...
39.
Nyanyian Akar Rumput - Puisi oleh Wiji Thukul
Soft Cover, November 2019
Stock tidak tersedia
“Sebagai aktivis dan seniman rakyat, Wiji Thukul memang dengan tepat menggambarkan keterwakilan kelas sosialnya. Pilihan untuk kemudian bergabung bersama petani, buruh, dan kaum miskin lainnya dalam semangat yang semakin menguat, bahwa segala bentuk kemiskinan itu bukanlah semata-mata hadiah dari kekuasaan Tuhan, akan tetapi peluang dan kesempatan itu telah dilahap oleh kekuasaan politik dan modal.” ...
40.
Soft Cover, November 2019
Stock tidak tersedia
Nak... mungkin aku bukanyang terbaik aku bukan yang paling baik, aku tak menampik aku bukan sosok yang tampan atau cantik... kadang aku menghardik pun kadang aku mendelik namun... dalam setiap detik yang berdetak akulah yang dihadapanmu tampak mesti kadang akhirnya aku tercampak.. akulah.. ayah, akulah.. ibu akulah.. mereka itu seperti mereka itu tak kurang, tak lebih meski terlalu banyak kurang dan tak memberi lebih, akulah mereka itu, seperti mereka padamu.. (Puncak, Juni ...