Pencarian

Brand
Penerbit Buku Kompas
Bahasa
Indonesia
Kategori
Buku
Just for Fun

Penulis
Rumeli Moeshar (4)
Cindy Saja (1)
Kompas (1)

Format
Soft Cover (6)

Hasil: 1 - 6 dari 6
GRIDLIST
1.
TTS Anak Jilid 4 oleh Cindy Saja
Soft Cover, Oktober 2021 Rp. 49.000 Rp. 44.100 (10% OFF)
Stock di Gudang Supplier
2.
No Image Available
TTS Pilihan Kompas Jilid 8 oleh Rumeli Moeshar
3.
No Image Available
TTS Pilihan KOMPAS Jilid 7 oleh Rumeli Moeshar, dkk
4.
No Image Available
TTS Pilihan Kompas Jilid 6 oleh Rumeli Moeshar, dkk
Soft Cover, Januari 2014
Stock tidak tersedia
"Sejak SMP, TTS tak pernah lepas dari kehidupanku. Manfaat TTS, selain bisa membunuh waktu, juga bisa bikin kita enggak pikun; dan buat aku juga bisa menghilangkan stres... Kalau ada pertanyaan yang enggak bisa aku jawab, aku akan cari jawabannya bagaimanapun caranya... Dari dulu aku suka banget dengan permainan yang berhubungan dengan kata-kata.." - Meriam Bellina "Ketika mengisi TTS, jangan hanya keasyikan mencari dan menemukan jawabannya saja, tapi kegiatan ini juga harus ...
5.
No Image Available
TTS PILIHAN KOMPAS Jilid 3 oleh Rumeli Moeshar, dkk.
Soft Cover, Desember 2011
Stock tidak tersedia
Selalu ada kisah menarik di seputar TTS. Tahun 2011 Mahasiswa Universitas Binus, Jakarta, mendapat penghargaan Guinness World Records setelah berhasil memecahkan rekor mengisi TTS dengan mengumpulkan 550 orang untuk mengisi TTS bersama. Buku TTS Pilihan Kompas jilid 3 ini antara lain berisi uraian step by step cara membuat TTS. Tujuannya, agar Anda tak hanya sekadar menjadi pengisi TTS, tapi juga mampu berkarya membuat TTS sendiri. Dua kontributor TTS Kompas, Bambing Danu Ismoyo dan Dwiweko ...
6.
Pemilu yang Rileks oleh Kompas
Soft Cover, 1999
Stock tidak tersedia
Untuk menampung berita, tulisan dan analisis mengenai Pemilihan Umum (Pemilu) Harian Kompas memutuskan menerbitkan semacam "suplemen" khusus mengenai Pemilu 1999. Maksud utama memang berusaha memberikan yang terbaik kepada pembaca, selain niat ikut berperan serta menyukseskan pemilu yang oleh banyak kalangan disebut paling demokratis, setelah enam kali pemilu semasa rezim Orde Baru yang penuh rekayasa dan intimidasi. Seperti pada setiap peristiwa penting dan penting lainnya, dibentuklah Tim ...